Berdasarkan prinsip kerjanya, tidak ada bedanya antara head hunter international dan lokal, semua bekerja berdasarkan prinsip sebagai perantara antara employer dan employee. Perbedaannya hanya terletak dari bentuk jasanya yg pada dasarnya bisa merupakan sbb: head hunter hanya menjual CV employee dan mereka dapat fee dari employer untuk jasanya dalam hal membantu proses recruitment sampai mobilisasi termasuk urusan visa/perizinan. Selanjutnya kontrak agreement antara employer dan employee akan diatur oleh employer (direct hired). Head hunter menghire employee untuk disalurkan ke client mereka. Contract agreement akan diatur oleh kesepakatan antara head hunter dan employee (indirect hired).

Tanya – muhammad rifai

Bagi orang kontraktor atau yang coba coba jadi TKI, mungkin sering berhubungan dengan yang namanya head hunter mumpung lagi rame bahas tentang HR… saya tertarik sharing dari teman teman, tanpa menyebutkan nama head hunternya, kira kira apa plus minusnya menyerahkan urusan kita ke head hunter lokal vs asing (mungkin bisa dibagi lagi head hunter regional dan internasional).

Tanggapan 1 – gusti04

Mumpung lagi bicara head hunter, saya pernah ada yang dari negara tetangga yang sibuk menghubungi saya tanpa ada satupun follow upnya, sehingga saya mencurigai dia hanya ingin mengetahui harga pasar Indonesia.
Maaf jika salah.

Tanggapan 2 – siasadi sastrodihardjo

Mungkin ada diantara teman2 yang pernah dihubungi head hunter international dan ujung2nya minta uang dengan alasan untuk mengurus visa dan work permit.
Mula2 ditawari via email pekerjaan tertentu entah di UK, Africa dll dengan penghasilan yang fantastis, sangat menarik dan membuat kita kita seperti terbius/hipnotis dan menuruti langkah2 yang mereka tunjukin.

Pernah kakak saya ditawari kerja di UK di perusahaan British Gas, lengkap dengan berkas kontrak dan gaji betul2 fantastik. Untung kakak saya minta pertimbangan saya dan saya anjurkan buka website yang ada di kop surat dst……ternyata tidak ada perusahaan British Gas seperti pada nama website.
Karena kakak saya tidak bereaksi, seminggu kemudian di tilpon katanya dari UK, dia marah2 kenapa nggak kirim uang untuk urus visa dan work permit. Dan ancaman untuk diberikan kepada orang lain pekerjaan tsb. …… dan jawaban kakak saya…..silahkan berikan ke orang lain..emangnya gue pikirin (terjemahan dlm bhs indonesia)

Satu lagi kawan yang kerja di Qatar mendapat tawaran dari Shell Nigeria,komplit dengan surat resmi (seolah-olah). Dia hubungi saya (waktu itu sedang di Nigeria) saya lakukan pengecekan nomor tilponnya ternyata bukan nomor tilpon Shell.

Lagi2 teman dari Qatar juga dapat tawaran kerja di salah satu negara Afrika (saya lupa). Dia minta pertimbangan saya, apakah perlu diteruskan prosesnya. Menurut dia tanpa adanya surat lamaran tiba2 ada penawaran dari salah satu head hunter. Saran saya tidak perlu dilanjutkan, atau kalau mau lanjut dan mau ngerjain head hunter tsb, saya beri pengarahan juga caranya.

Alhamdullillah pengalaman saya sendiri tidak pernah dapat head hunter yang palsu. Pengalaman pertama dengan Guna Mandiri (Indonesia) dan ternyata bagus. Kemudian Oil Consulltant UK (www.OC99.com) walaupun akhirnya nggak jadi berangkat namun perusahaan di Kazakhstan (client OC99) membayar ganti rugi 7 hari kerja kali USD 1050. Lumayanlah bisa untuk uang belanja selama menunggu dapat perusahaan baru.

Masih ada pengalaman lain, namun gantian dong sharing pengalaman baik dan buruknya agar kita semua tahu dan tidak tertipu.

Tanggapan 3 – berlian syako

Berdasarkan prinsip kerjanya, tidak ada bedanya antara head hunter international dan lokal, semua bekerja berdasarkan prinsip sebagai perantara antara employer dan employee. Perbedaannya hanya terletak dari bentuk jasanya yg pada dasarnya bisa merupakan sbb:

head hunter hanya menjual CV employee dan mereka dapat fee dari employer untuk jasanya dalam hal membantu proses recruitment sampai mobilisasi termasuk urusan visa/perizinan. Selanjutnya kontrak agreement antara employer dan employee akan diatur oleh employer (direct hired).
head hunter menghire employee untuk disalurkan ke client mereka. Contract agreement akan diatur oleh kesepakatan antara head hunter dan employee (indirect hired).

Pada kedua bentuk kerjasama tsb, semua pihak head hunter, employer, dan employee sama2 menginginkan yg terbaik. Head hunter akan berusaha meloloskan kandidat nya dengan rate terbaik karena mereka akan mendapatkan fee dan penghasilan lebih tinggi tentunya dengan memperhitungkan rate yg kompetitif. Bagi employee yg masih pemula yg belum tahu pasaran rate international sangat terbantu oleh head hunter karena tidak perlu bernego ke pihak employer, percayakan saja ke head hunter. Pada banyak kasus orang2 yg disalurkan melalui head hunter sering mendapatkan rate lebih tinggi dibanding lewat proses HRD employer. Hal ini disebabkan kepiawaian head hunter dalam bernegosiasi.

Head hunter yg baik dan professional tentulah menjaga bisnis jangka panjang baik terhadap employer maupun employee. Head hunter akan memastikan bahwa kandidat yg disalurkan ke employer adalah kandidat yg competence sehingga tidak mengecewakan employer. Bahkan ada head hunter yg berani memberi garansi kalau salah memberi kandidat maka uang kembali (money back guarantee). Makanya head hunter paling senang dengan orang2 yg sudah terbukti reputasinya, salah satu tools mereka adalah menyelidiki kandidat melalui orang2 yg bisa memberikan referensi. Saat ini ada tools yg banyak dipakai oleh head hunter yaitu melacak kandidat melalui website, yg saat ini lagi ngetrend adalah www.linkedin.com. Saya banyak dapat tawaran kerja melalui website ini.

Head hunter yg professional juga menjaga hubungan baik dengan employee, pada kasus indirect hired, head hunter yg baik akan memastikan bahwa gaji akan dibayar tepat waktu. Head hunter yg bonafid akan mampu membackup pembayaran gaji employee sampai beberapa bulan kedepan walau belum mendapatkan pembayaran dari employer. Saya punya pengalaman di Nigeria di hire langsung oleh employer dan di hire melalui head hunter. Pada saat saya di hire melalui head hunter (dari UK) saya menerima gaji lancar tepat waktu, tapi pada saat saya di hire langsung oleh employer malah gak lancar dan 1 bulan gaji terakhir saya pernah gak dibayar, employernya failit / tekor. Dalam hal ini employee sangat terbantu dengan adanya head hunter karena bisa memjamin pembayaran gaji dan tepat waktu, pengalaman saya di Malaysia di hire lewat agen juga gaji lancar dan tepat waktu.

Pengalaman saya yg lain yaitu saat ini, CV saya dijual oleh agen di UK ke salah satu company di Nigeria. Sekarang saya direct hired oleh company di Nigeria dan kembali terulang gaji telat bayar bahkan menurut pengalaman expat lainnya bisa telat sampai 2 bulan lebih, bisa jadi si employer tidak punya duit atau masalah cash flow sehingga terpaksa menunggu pembayaran dari client mereka. Pada banyak kasus, saya merasa lebih nyaman di hired lewat agen (indirect hired). Employer yg kurang bonafid sering menggunakan jasa agen untuk menalangi pembayaran gaji sehingga bisa me maintain cash flow.

Perlu teman2 sadari bekerja kontrak/project base dihire lewat head hunter maupun direct hire tidaklah punya kekuatan hukum yg mutlak karena tidak ada pihak yg bisa menjamin, semuanya tergantung situasi bisnis semata2. Adalah hal yg biasa salah satu pihak memutuskan kontrak sebelum masanya, misal pihak employer memutuskan kontrak karena proyek di cancel atau dipending, atau sebaliknya employee memutuskan kontrak karena dapat tawaran lebih baik atau tidak suka dengan employer. Banyak teman2 yg belum terbiasa dengan situasi seperti ini karena kalau di Negara sendiri kita bisa menuntut melalui serikat pekerja kalau ada hal2 yg melanggar perjanjian. Tapi di Negara lain kita harus siap2 dengan resiko terburuk gaji telat atau tidak terbayar atau kontrak diputus sebelum masanya, tapi memang imbalan yg besar tentulah punya resiko yg besar. Bagi teman2 yg lebih nyaman dengan posisi permanent, banyak juga head hunter yg mengincar kandidat untuk posisi permanent baik untuk disalurkan ke client mereka maupun dipakai sendiri, tapi tentunya dengan rate yg berbeda. Masing2 punya kekurangan dan kelebihan. Kalau saya pribadi lebih suka kontrak kalau gak senang take it or leave it, tidak perlu menggerutu dan mengeluh dan langsung cari kerja yg lain.

Demikian sharing saya mengenai head hunter / agen. Perlu teman2 waspadai juga bahwa ada head hunter/ agen palsu yg mencari keuntungan melalui penipuan tawaran kerja, kemudian ada lagi agen2 yg benar (asli) tapi masih amatiran / kurang bonafid dan tidak professional. Tentunya kembali ke kita masing2 harus jeli dalam memilih head hunter.

Berdasarkan pengalaman saya head hunter paling banyak berlokasi di UK. Yg jelas agen yg sudah bertaraf international tentunya memiliki jaringan lebih luas, hubungan bisnis lebih luas ke banyak employer dan punya posisi tawar lebih baik dibanding agen lokal. Carilah head hunter melalui website2 yg sudah punya reputasi misalnya www.rigzone.com, www.oilcareer.com, www.expatengineer.net, atau buka profil pribadi di www.linkedin.com, dll.

Semoga sharing ini bermanfaat. Selamat berburu kerja.

Tanggapan 4 – Pungki Purnadi

Dear rekans,

Pada dasarnya yang namanya Head Hunters ada banyak kategorinya.
Ada yang kelas wahid sampai dengan kelas teri. Ada yang hanya forward CV sampai ada yang melakukan all dirty jobs (mulai dari screen CV, interview, test, negotiation, work permit formalities, etc.) dan client tinggal terima bersih.

So, semuanya akan tergantung melihat apakah head hunter seperti ini layak kita response atau tidak. Maka untuk tidak berpolemik lebih jauh, ada baiknya memang kita tidak terlalu menanggapi bila ada head hunters yang meminta ‘down payment’ ataupun ‘komisi’ dari kita untuk di proses CV kita.

Disatu sisi lain, sekarang ini sudah banyak perusahaan melakukan yang namanya employee referral program, sehingga mereka tidak lagi membutuhkan head hunters, melainkan menggunakan jasa pekerja didalam untuk memberikan referensi teman nya yang ok untuk bisa masuk ke perusahaan.

Zaman sekarang juga sudah semakin canggih dimana yang namanya proses recruitment sudah lebih banyak dilakukan lewat application on line dimana setiap pelamar bisa langsung melamar ke website perusahaan yang dituju.

Kesimpulan nya sebenarnya adalah head hunters diminta oleh clients yang memang tidak punya resources ataupun system seperti diatas (employee referral program, on line application, etc.)

Demikian sekedar masukkan sebelum anda menanggapi head hunters yang memang banyak sekali kualitas nya.