Kontraktor EPC atau ME seyogyanya mereka lebih prefer memilih orang yg punya background pendidikan engineering karena produk yg mereka jual adalah jasa/ services EPC (engineering, proc, construction) , dan ME (mechanical / electrical). Sementara itu, marketer yg diperlukan haruslah memiliki product knowledge yg cukup baik. Karena itulah biasanya marketer yg berbackground teknik akan jauh lebih cepat menguasai product knowledgenya ketimbang marketer yg non-teknik. Diharapkan dgn mengerti product knowledgenya maka bisa memuaskan atau meyakinkan customer.

Tanya – Muhtar Alim

Dear Milister,

Sekedar bertanya pada temen2 Milister. Bukan berarti nambah2 sensasi atau nambah bahasan (yang mungkin menurut beberapa temen gak perlu).

Saya pengen tanya, apakah Marketing di kumpeni EPC kontraktor atau M/E kontraktor harus selalu dari background atau pendidikan Engineering ya?

Yang saya perhatikan, setiap ada lowongan (khususnya) marketing, selalu tercantum, harus punya ijazah ensinyur. Bahkan nggak hanya EPC atau M/E kontraktor, di bidang Tambang, Chemical dan Fertilizer juga.

Gimana dengan orang2 yang ingin apply lowongan kerja untuk posisi (khususnya) marketing di perusahaan2 tersbut diatas tapi nggak punya background engineering ya?

Demikian temen2. Terima kasih.

Tanggapan 1 – wirosableng2010

Dear Pak Muhtar,

Menurut pendapat sy, kontraktor EPC atau ME seyogyanya mereka lebih prefer memilih orang yg punya background pendidikan engineering karena produk yg mrk jual adalah jasa/ services EPC (engineering, proc, construction) , dan ME (mechanical / electrical). Sementara itu, marketer yg diperlukan haruslah memiliki product knowledge yg cukup baik. Karena itulah biasanya marketer yg berbackground teknik akan jauh lebih cepat menguasai product knowledgenya ketimbang marketer yg non-teknik. Diharapkan dgn mengerti product knowledgenya maka bisa memuaskan atau meyakinkan customer.
Silahkan rekan lain menambahkan. Thanks.

Tanggapan 2 – Ade Fajar

Mas Muhtar,

Saya kira dengan adanya background engineering akan membantu memasarkan produk atau jasa dari EPCC. Karena kaalu kita menjual EPCC, maka kita akan banyak berhubungan dengan hal-hal teknis selain hal commerical tentunya. Yang paling mungkin untuk tidak terelakkan adalah kemampuan membaca drawing untuk mengerti scope of work yang diminta oleh client. Setidaknya dari pengalaman pribadi saya kerja di fabrikator, hal pertama yang harus direview dari client query adalah technical drawing, baru dari situ kita akan bicara scope of work. Baru, kemudian kita akan meneruskan diskusi dengan tim internal (costing, project manager, QA) mengenai query dari customer dan kemudian merangkumnya dalam suatu qoutation.

Mudah-mudah2an menjawab.