Dalam term kompetensi, tidak dikenal istilah ‘kemampuan teknis’. Term yang standard adalah : 1. Knowledge; 2. Skills; 3. Experience; 4. Personal Attributes. Seorang biasanya dianggap kompeten jika mampu menggunakan ke 4 unsur tersebut untuk menghasilkan hasil kerja. Seorang sarjana baru lulus, biasanya lebih punya ‘knowledge’. Skills biasanya hanya seputar bahasa, komputer, mengemudi kenderaan, berhitung…yah semacam itu lah. Technical Skills adalah gap terbesar dan hampir nol bagi seorang yang baru lulus sarjana S1/D3, di mana ini biasanya akan diisi dengan program training yang dilakukan oleh perusahaan. Kemampuan bertahan hidup saat helicopter jatuh di laut misalnya termasuk Technical Skill gap. Skills semisal menghitung balance energi dan balance massa belum tentu diperlukan, karena skills yang dibangun akan disesuaikan dengan fungsi anda di perusahaa nantinya. Walaupun anda berlatar belakang Teknik Kimia, jika misalnya difungsikan menjadi Professional QA, maka skills menganalisa proses kerja lebih diutamakan daripada skills menganalisa process kimia.