CV dalam format word lebih memudahkan kita sebagai recruiter untuk memformat ulang. Namun bukan berarti kita merubah gaya dan style dari CV original anda. Karena fungsi kita membantu klien untuk mendapatkan talen yg paling sesuai dan biasanya role yg mereka berikan selalu specific maka format CV yang kita kirimkan ke user sudah di tambahkan noted tentang competency anda. Hal ini bertujuan membantu pihak kandidat maupun klien untuk mempermudah proses rekruitmennya. Dan merupakan etika recruiter untuk dapat di percaya bahwa setiap CV merupakan suatu dokumen rahasia yang hanya dapat di pergunakan / dikirimkan ke klien hanya atas persetujuan kandidat ybs.

Tanya – Riksha. L [Mr.]

Selamat pagi semua.

Saya ada sedikit pertanyaan yang mengganjal & berhubungan dengan aktivitas pencarian ‘lahan parkir’ kerja baru.
Setiap ada vacancy yg kira-kira match dgn kualifikasi saya, kemudian CV saya (dalam format PDF) pun terkirim ke recruiter.

Yang jadi pertanyaan saya, seringkali HRD staff me-reply untuk re-send CV dalam bentuk Ms Word.

Padahal isi di dalam PDF/Ms Word adalah identik.

Dan ini terjadi baik pada Recruiter local maupun Luar.

Mohon kepada rekan-rekan / Staff HRD yang mengetahui dimohon untuk dapat SHARE alasannya.

Terima kasih

Tanggapan 1 – haditomo_irawan

Rekan Riksha,

Sejauh pengetahuan saya keperluan dalam bentuk ms word adalah utk proses editing pihak agency menyangkut tatabahasa atau grammarnya. Dan memudahkan utk di printing ke company letter agency nya.
Mohon maaf apabila saya bukan dari HRD namun saya banyak rekan2 dari Head-hunter.

Tanggapan 2 – anthony yulius

Rekan Riksha Lenggana

Sedikit saya tambahkan komentar, memang betul menurut Pak Irawan , semua outsorching/recruitment company meminta kepada pelamar kalau mengirimkan CV biasanya mereka mintak dengan memakai MS Word program, utk proses editing menyangkut tatabahasa atau grammarnya untuk mempermudahkan meng-edit baik dari manapun letak bahasa yang akan dirubah, bisa men-eddit/delete kata/bahasa disesuaikan dengan selera permintaan dari client mereka. ( mereka itu menjual CV, bagaimana tatabahasa/grammer/susunan letaknya dalam format program/ specific perusahaan tsb ( disesuaikan dengan requirement kebutuhan yang diperlukan saat itu ) misalnya Sr.Mechanical Engineer ( RBI ) jadi CV nya harus di–arah kan betul dan dicantumkan uraian /job-des yg berhubungan dengan hal ini. dan mereka akan meletakan dalam letterhead (Logo) dari company tsb.
Biasanya setiap Recruitment Company sudah mempuyai format ciri khas dari perusahaan mereka masing masing. Misalnya; Tekniskil , INAMCO, CSS, TRANTEKINDO, ISTECH, IPP/ARAMIS , dllnya.

Demikianlah sedikit tambahan dari saya, kalau ada kekurangan dan lain lainnya mohon maaf dan semoga sukses dalampengiriman CV nya serta mendapatkan kerja yang lebih baik lagi dimasa mendatang.

Tanggapan 3 – Eko Drajat, Nugroho

kalau ngirim nya langsung ke kumpeni user supaya bisa diedit. kerana kumpeni pasti punya form khusus supaya memudahkan klasifikasi utk sortir nya.

demikian jg kalau kirim nya ke agent, jg utk memudahkan edit cv tsb sesuai form standard agent tsb yg disesuaikan dg pesanan dr client/user.

kalau yg dikirim nya format pdf kan walaupun bisa di edit tapi masih lebih mudah dalam ms word. mereka juga tidak mau susah mengetik ulang ke format mereka.

menurut perkiraan saya sih seperti itu. mungkin kawan2 HR di sini bisa sharing.

Tanggapan 4 – jrisdianto

Pak Riksha,

Sepanjang yang saya amati dan alami, biasanya kalau direct-employer akan kasih 2 pilihan…dalam pdf format atau ms-words.

Nah biasanya kalau si reqruiter itu berupa agency…mereka lebih prefer CV dalam format ms-words, karena mereka bisa touch-up sedikit2 tapi bukan untuk maksud me-lebih2kan qualifikasi, tapi supaya wording di dalam CV lebih representative. Karena saya pernah ditelephone oleh staff agency atau by e-mail untuk minta persetujuan saya bahwa mereka mau edit CV saya.

Jadi, sebetulnya bagus juga kalau kita kirim dalam words format karena kesempatan untuk kita di interview bisa lebih terbuka. Selain itu tentunya kalau kita lolos…si agency juga dapat komisi atas jasanya.

Mungkin ada masukan dari teman milist yang lain…monggo…

Tanggapan 5 – ridwan parindang

Pak Riksha,

Mungkin agencynya perlu mengconvert format cvnya sesuai standard mereka, tanpa merubah content-nya.

Pak Riksha dan rekan milis yg terhormat,

Tanggapan 6 – umar assegaf

Saya sangat setuju dengan pendapat rekan rekan sebelumnya.

CV dalam format word lebih memudahkan kita sebagai recruiter untuk memformat ulang. Namun bukan berarti kita merubah gaya dan style dari CV original anda. Karena fungsi kita membantu klien untuk mendapatkan talen yg paling sesuai dan biasanya role yg mereka berikan selalu specific maka format CV yang kita kirimkan ke user sudah di tambahkan noted tentang competency anda.

Hal ini bertujuan membantu pihak kandidat maupun klien untuk mempermudah proses rekruitmennya.

Dan merupakan etika recruiter untuk dapat di percaya bahwa setiap CV merupakan suatu dokumen rahasia yang hanya dapat di pergunakan / dikirimkan ke klien hanya atas persetujuan kandidat ybs.

Semoga membantu.

Tanggapan 7 – Isa Anshory Maulana

Kalo pikiran sederhana saya sih mungkin saja untuk mengubah beberapa bagian dari CV tersebut menjadi “sebagaimana mestinya”.

Saran saya pada waktu meng-convert ke dlm file PDF di protect saja supaya tidak bisa di-convert lagi ke format MS word, copy-paste baik sebagian maupun semua isi CV, maupun di-edit, terkecuali opsi printing-nya saja yang di allowable.

Tanggapan 8 – Pungki Purnadi

Dear rekan Riksha,

Pada dasarnya proses recruitment setiap perusahaan berbeda-beda dalam penggunaan teknologi, process serta pendekatan nya.

Sesungguhnya format CV bisa saja dalam bentuk PDF ataupun dalam bentuk word, namun untuk beberapa recruitment process yang menggunakan web based recruitment, kadang pdf format menjadikan mereka agak sulit dalam menscreen CV secara otomatis.

Btw, penggunaan persyaratan format word atau pdf seharusnya tidak menjadi masalah berarti bagi recruitment unit. So silahkan saja anda pertanyakan kenapa CV nya harus dalam format word.

Tanggapan 9 – Abdur Rochim

Pak Riksha,

Sedikit tambahan diluar apa yg telah diterangkan oleh bapak2 di email yg lain, biasanya nama dan detail contact kita akan di hidden by agency kalau CV kita dikirim ke user, ini untuk menghindari by pass contact dari user ke kita. Si agency baru akan menghubungkan kita dgn user jika CV kita sudah shortlisted dan masalah recruitment fee sudah deal dgn user.

Tanggapan 10 – Muamar Khadafi

pak riksha,

it is a matter of technical only pak Riksha. No big deal…

Tanggapan 11 – agus.aryadi

BTW.. ikutin ajalah permintaan nya mereka…….

sudah terkirim aja belum tentu dipanggil..he he he…..

apalagi mikir2x..dikirim dalam bentuk lain dilluar permintaannya HRD.. 🙂
peace ….

Simple aja.

supaya mereke bisa :

dengan Ms Word ( memory bisa lebih kecil)
ngedit.sebelum di print out.. mengcopy data si pelamar ke form lain, untuk kepenting interview , dll.. mudah di print out ( kalau dalam bentuk PDF kadang suka ga conect ke printer).

intinya ms.word. friendly lah..

kalo lewat email emang lebih banyak minta ms. word

tapi kalau apply on line lewat web kayanya.., bisa ms.word, dan PDF
( Mengupload cv )

Tanggapan 12 – liliekprasetyo

Recuiter lebih suka menerima word dokumen guna me reformat tampilan CV sesuai standard recuiternya agar lebih bagus dan sesuai keinginnanya. Sebab pengetikan kita atau format CV kita kurang menarik berikut susunanya. Sebenarnya kalau recruiter mau kerja sedikit PDF pun bisa di edit dng cara menyimpan kembali ke word atau edit text langsung dr PDF. Toh PDF nya bukan hasil scan.

Tanggapan 13 – Dirman Artib

Satu lagi, biasanya pada saat initial assessment terhadap technical competency, recruiter tidak akan memberi nama dan status si pencari kerja, karena tentu saja si recruiter nggak mau jika user langsung berhubungan dengan job seeker.

Tanggapan 14 – Sketska Naratama

Bagi saya,

Hal ini adalah biasa selama dalam koridor, walau sulit juga untuk mengontrol nya ya. Sebenar nya pada saat ini Recruiter ndak perlu sulit cari2 ‘sumber’ apalagi untuk yang berpengalaman diatas lima tahun.

‘Khan ada Linkedin’ (Seperti iklan nya sebuah perush telekomunikasi ttg internet).

Terakhir, ada linkedin juga yang versi China, marvelous.

Tanggapan 15 – Riksha. L [Mr.]

Wah, terima kasih banyak atas respon serta sharing info dari bapak, ibu & rekan2.
Selama ini, bilamana ada request dari recruiter yg meminta resend CV dalam msword selalu saya ladeni.
Karena seperti rekan Khadafi bilang ‘it’s only about technical matter’, makanya tanpa berpikir macam-macam saya lakukan permintaan mereka.

Dari semua komentar via japri maupun via milis, sedikit banyak lebih mengerucut pada ‘editable cv’ agar lebih enak di lihat dlsb dari sisi recruiter/direct hire.
Saya hanya berpikir, bagaimana bila ternyata recruiter memakai Sistem Operasi Non Winxxws & Office program selain MSOffxxe & OpenOxxice.
Makanya PDF lebih universal.

To me, MsWord or PDF there is no big deal since it works only as an Introduction letter before the next step.
Only need to know the reason behind them.

Tanggapan 16 – yopi arfiandi

Saya punya pengalaman buruk dgn MPS/agency local di Jakarta, C*S

Seperti biasa minta CV dalam format MS Word. Taunya CV saya abis diobrak abrik. Ketauannya pas interview. Interviewernya (ada 2 orang) nama macem2 based on CV dr agency yg ternyata udah banyak info ditambahin padahal saya belum punya experience dgn pekerjaan tsb. Waktu itu pengalaman belum 2thn tapi di CV versi C*S ditulis udah >5 thn.

Kebetulan saya bawa CV saya yg asli dan saya jelaskan duduk persoalannya ke mereka dan mereka bisa terima walaupun sedikit kecewa. Faktanya kita semua diboongin ama C*S hehehe…..dasar pedagang CV, saya apalagi kecewa berat.
Tapi saya ga kapok tuh ngasi CV dlm format MS Word, ada yg minta kasi aja ga ada ruginya hehe…..namanya juga usaha.

Tanggapan 17 – kelik Virgiantoro

gimana klo pake Open Office, apakah sama dg MS Word?