Kerja Praktek merupakan bagian dari kurikulum pendidikan tinggi terutama D3 dimana tahap tersebut merupakan tahap penerapan teori-teori yang diberikan selama kuliah di sebuah tempat kerja. tentunya sertifikat adalah hal yang penting bagi anda untuk membuktikan legally bahwa anda sudah pernah berhasil menerapkan teori-teori yang didapat dan bagi perusahaan hal tersebut merupakan suatu bukti untuk membantu program pemerintah terutama Departemen Pendidikan Nasional.
Sedangkan dalam rekrutmen karyawan baru, tentunya HR akan mempertimbangkan segala kelebihan yang anda miliki baik itu skills, knowledge, maupun kualifikasi anda yang dibuktikan dengan adanya sertifikat termasuk sertifikat Kerja Praktek.

Tanya – j.sipahutar

Mohon Pencerahan dari rekan rekan Migas sekalian…

Saya baru menyelesaikan Kerja praktek beberapa bulan yang lalu di perusahaan Migas. Yang menjadi pertanyaan saya yaitu:

1.Seberapa pentingkah seritifikat kerja praktek(KP) bagi saya sendiri dan perusahaan tempat saya melakukan kerja praktek??

2. apakah sertifikat kerja praktek(KP) menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan jika suatu saat saya melamar di perusahaan tersebut ??

Tanggapan 1 – Muamar Khadafi

Kerja Praktek merupakan bagian dari kurikulum pendidikan tinggi terutama D3 dimana tahap tersebut merupakan tahap penerapan teori-teori yang diberikan selama kuliah di sebuah tempat kerja. tentunya sertifikat adalah hal yang penting bagi anda untuk membuktikan legally bahwa anda sudah pernah berhasil menerapkan teori-teori yang didapat dan bagi perusahaan hal tersebut merupakan suatu bukti untuk membantu program pemerintah terutama Departemen Pendidikan Nasional.
Sedangkan dalam rekrutmen karyawan baru, tentunya HR akan mempertimbangkan segala kelebihan yang anda miliki baik itu skills, knowledge, maupun kualifikasi anda yang dibuktikan dengan adanya sertifikat termasuk sertifikat Kerja Praktek.

Semoga bermanfaat..

Tanggapan 2 – cak.topan

Saya sih dulu ngerasa ga penting ber-KP ria.
tapi setelah tau lapangan, baru saya percaya engineering judgement dari dosen2 saya.

contoh kecil adalah kenapa ada lifting point di pile.
dulu, saya susah mengerti kenapa pile yang di-hammer itu harus punya lifting aid di badan pile, selain di kepala.

baru setelah itu, saya ngerti… o… ternyata buat handling purpose pindah sono dan sini.

kedua, cerita kecil (ber-impact besar) dari seorang teman.

teman saya diminta untuk membuktikan bahwa volume pasir yang datang ke lapangan = volume yang dipesan.
sampe berjam2, teman saya ini bingung gimana caranya. bak truk uda diukur, katanya kok masih salah.
abis itu diajari sama foreman tempat dia KP, gimana cara efektif, cepat, dan terpercaya.
pasir dibasahin, dan diukur kedalamannya pake stik. si foreman ngajari gimana supaya ga tertipu oleh supplier.

hal2 seperti ini yang ga diajarkan oleh bangku kuliah kan?

untuk yang nomer #2, saya ga bisa jawab. karena saya ga punya sertifikat dari tempat saya KP dulu.

Tanggapan 3 – johan noviansyah

KP tuh seru kok, apalagi KP nya selain dpt ilmu kadang jg ada yg dpt uang saku atau uang makan per hari.

Mungkin bukan sertifikat KP yg diberikan perusahaan, tp biasanya berupa surat keterangan kerja praktek. Surat ini bisa dimintakan ke bagian HR nya. Surat keterangan ini sangat berharga terutama bagi fresh graduate yg mau apply kerjaan. karena blm punya skill dan 0 experience maka dengan adanya pengalaman KP maka bisa ‘ngomong’ dikitlah apalagi pernah di bidang yg sama dgn posisi yg dilamar.

Tanggapan 4 – Johanes Anton Witono

Rekan Johannes,

Saya sedang menebak-nebak latar belakang anda menanyakan pertanyaan ini (mis. anda belum mendapat sertifikat KP, dll?). Apapun alasannya, saya coba memberikan opini dari sudut pandang dan pengalaman saya.

1. Pentingkah sertifikat KP bagi anda? Ya dan tidak.

Ya, karena itu dokumen tertulis anda pernah melaksanakan KP. Yang saya bicarakan disini, sertifikat atau surat keterangan atau apapun salinan dari perusahaan yang menyatakan anda telah melaksanakan KP di perusahaan ybs dalam periode tertentu. Karena KP adalah bagian dari kurikulum perkuliahan anda, tentunya yang lebih penting adalah penilaian yang anda dapatkan dari KP tersebut (baik penilaian langsung dari perusahaan atau melalui dosen di kampus).

Tidak penting, karena menurut saya KP (Kerja Praktek) = Praktek Kerja, artinya melihat penerapan ilmu kuliah, belajar hal-hal yang tidak dipelajari di kuliah, merasakan ‘aura’ dunia kerja, mengetahui metodologi menyelesaikan ‘real work’, networking, menerapkan soft skill, komunikasi dengan banyak orang, dll… Pengetahuan/ pengalaman yang anda dapatkan selama KP inilah yang akan anda bawa, tidak hanya setelah kembali ke kampus (sebagai mahasiswa), namun untuk seterusnya (setelah lulus).

2. Pentingkah sertifikat KP bagi Perusahaan?

Saya bingung, penting/ tidak sertifikat KP bagi perusahaan melihatnya dari perspektif mana ya? Sertifikat KP adalah selembar kertas yang menerangkan mahasiswa tertentu telah melaksanakan KP. Yang lebih penting bagi perusahaan adalah kontribusi apa yang dihasilkan mahasiswa tsb selama KP. Hal ini bisa terjadi jika mahasiswa ybs memang mendapat topik yang memang turut berhubungan dengan isu-isu di perusahaan tersebut.

3. Sertifikat KP penting saat melamar di perusahaan tersebut?

Saya akan menjawab (mungkin) IYA. Tapi tidak 100%. Pada saat melamar, sebagai fresh graduate, ada kriteria2 yang telah ditetapkan untuk menjadi karyawan, dan hal ini dibuktikan melalui tes-tes yang diberikan. Saat anda KP anda adalah mahasiswa, sedangkan saat melamar kerja anda sudah bukan mahasiswa, ini berarti pengetahuan/ keahlian anda sudah berbeda. Pengetahuan/ pengalaman anda saat KP mungkin saja ditanyakan kembali di saat wawancara. Jadi tentunya bukan hanya ‘kertas’ sertifikatnya yang dipertimbangkan. Plus anda mungkin saja direkrut untuk bagian/ departemen yang berbeda dibandingkan saat KP, tentunya berbeda pula User-nya. Dalam hal ini, fresh graduate yang tidak pernah KP di perusahaan tersebut pun punya peluang dengan anda.

Kira2 begitu penjelasan saya. Mudah2an bisa ditarik benang merahnya.
Di akhir email ini, saya masih tetap penasaran latar belakang anda menulis email ini??

Anyway sukses selalu,

Tanggapan 5 – fadlie_halim

Selain KP, biasanya beberapa kampus memiliki program magang/co-op dengan perusahaan-perusahaan, yang durasinya bisa sampai 6-12 bulan, prakteknya, mereka bener2 kerja tak beda dengan pegawai lainnya.

karena itulah ketika lulus, meski fresh graduate, namun sudah punya experience profesional. hal ini mungkin istilah kerennya link & match.
tak heran, bahkan sebelum lulus pun, banyak dari mahasiswa2 ini sudah dipinang oleh berbagai perusahaan. Di database universitas, masa tunggu mereka hitungannya minus beberapa bulan.

beberapa disiplin yang dari dulu selalu ‘laku’ adalah teknik informatika/ilmu komputer/sistem informasi. Tak kalah laris adalah ilmu-ilmu kebumian dan disiplin teknik lainnya.