Suatu proyek hanya dapat dikerjakan apabila sudah ada penunjukan pemenang dan harus sudah ada persetujuan dalam WP&B dan/atau tanpa AFE. Sedangkan PIS adalah suatu pernyataan bahwa ‘proyek sudah dapat memberikan manfaat’ dan diperbolehkan untuk mulai ‘cost recovery’. Jadi ‘Place into Service’ bukan schedule proyek. Sebagai contoh, proses tender terlambat 1 bulan untuk rencana proyek 6 bulan, ternyata proyek dapat diselesaikan selama 4 bulan. Setelah diperiksa kelengkapan administrasi selama 1 bulan dan dapat langsung dipakai untuk memberi manfaat, maka dinyatakan PIS oleh BPMIGAS dan dapat langsung proses ‘cost recovery’. Dalam contoh ini meskipun ada keterlambatan proses tender, tetapi PIS malahan dipercepat 1 bulan.
Dalam kasus lain, proses tender dan pelaksanaan proyek sudah ‘on schedule’, tetapi pada waktu ‘completion test’ ternyata gagal terus sampai beberapa bulan sehingga belum dapat dinyatakan PIS dan ‘cost Recovery’ tertunda menjadi tertunda.