Closed Cycle Vapor Turbo-generator (CCVT) is also called ORMAT ENERGY CONVERTER (OEC) due to it’s the only supplier so far. It’s an Electrical Power Source usually for Unmanned Offshore Facilities.

Tanya – irwan farobi

Dear rekans,

Mungkin ada yang pernah menggunakan CCVT (Closed Cycle Vapor Turbogenerator) – ORMAT di fasilitas offshore.

Saya pengen tanya masalah reliability CCVT tersebut setelah running continuous beberapa tahun?

Mohon kalau ada yang punya pengalaman untuk di share.

Tanggapan 1 – Admin Migas

Sewaktu saya mengerjakan proyek West Lobe milik Premier Oil, terpasang 2 buah CCVT Ormat untuk suplai 24 VDC bagi peralatan instrumentasi dan telekomunikasi.
Sewaktu komisioning dengan menggunakan gas elpiji, unjuk kerjanya sih bagus.
Rekan-rekan di Premier Oil mungkin bisa memberikan komentar lebih lanjut.

Tanggapan 2 – Arfindo

Saya coba tambahkan sedikit di sini, semoga membantu.

Punten Pak Ferdinal, mohon cmiiw.

Closed Cycle Vapor Turbo-generator (CCVT) is also called ORMAT ENERGY
CONVERTER (OEC) due to it’s the only supplier so far.
It’s an Electrical Power Source usually for Unmanned Offshore Facilities.

Theory:

– High reliability in different environmental condition and ambient temperature

– Low maintenance

– No aging / overhauls over a 20 years life time, in some paper they
claim could up to 35 years

– Low environmental impact

Opinion & experience:

– Seeing its design, consisting of a combustion system, a vapor generator, a turbo-alternator, an air-cooled condenser, a rectifier, alarms and controls housed in a shelter as well as the working fluid cycle is in a closed loop, it should be a high reliable one.

– I never heard a major disappointment from plant owner in my exp.

– Their rotating part may be the one requires more maintenance than others. The digital electronic control may never fail during its lifetime.

– It’s a good solution for a small reliable power requirement, ruling out the foot print and single source only.

Tanggapan 3 – Alvin Alfiyansyah

Mau nambahin saja dari segi experience pemasangan, secara umum performancenya bagus. Kebetulan terakhir memakai ini sewaktu terlibat project gas platform baru dimana perusahaan tetangga sudah lebih banyak pengalaman pemasangannya. Akhirnya saya mengajak teman-teman untuk diskusi dan belajar kesana utk menambah wawasan dari segi maintenance, troubleshooting dan operasi secara umum.

Karena uda Arfindo berbicara dari segi kepuasan dan experience yg bagus maka saya menambahkan dari sisi common problem yg biasa dihadapi utk unit ini.

Secara umum common problem yang ada meliputi hal berikut (silakan CMIIW for rekan2 dari Total) :

1. Air intake fan related problem

2. Problem causing flame out

3. Fire & Gas detector problem

4. High condenser temperature

5. High vapor generator temperature

6. Low voltage level

7. Low performance problem

8. Canister problem

9. Unstable frequency problem

Tanggapan 4 – puput aryanto

Berhubung Pak Ferdinal udah naek pangkat, jadi gak sempet lagi liat2 CCVT disini 🙂

Pengalaman dari temen2 maintenance di Premier, CCVT kurang handal alias sering bermasalah. Untuk pengembangan remote wellhead ke depan, kemungkinan CCVT tidak akan dipakai lagi.

Dari pengalaman di Total dulu, kalo CCVT ada masalah di rotating part-nya, agak susah karena harus ngebongkar selubungnya trus harus dilas lagi dan harus dikerjakan sama spesialist-nya… temen2 di lapangan lebih milih Thermo Electric Generator yang lebih gampang perawatannya dan bisa dikerjakan sendiri. Mungkin temen di Total bisa kasih urun rembug neh…

Moga2 bisa ngasih pencerahan dikit….

Tanggapan 5 – Alsya

Sekalian nanya lebih dalam,

Dalam Pemilihan Offshore power generator, tolong share pengalaman perbandingan operability, reliability, maintainability, personnel exposure & environtmental antara CCVT, Solar panel distribution system (SPDS), Micro Turbine & Thermal Electric Generator (TEG). Sekalian kalau ada Capex dan Opexnya.

Tanggapan 6 – puput aryanto

Masih ada pilihan lain… Pake Subsea cable / umbilical ke remote wellhead (dengan syarat ada process platform yang menyediakan tenaga listrik), wind turbine, atau hybrid (solar-TEG, solar-wind turbine). Kalo perbandingannya agak susah bikinnya, harus study tersendiri neh 🙂 perlu diperhitungkan juga besar kebutuhan tenaga listriknya, jarak platform ke darat / platform laen / remote wellhead ke process platform…