Battery limit adalah istilah batasan area dimana site pekerjaan berada. Istilah lainnya perimeter. Jadi kalau ada kalimat ‘inside package battery limit’ dapat diartikan ‘didalam batasan area paket (pekerjaan)’.

Tanya – Mico Siahaan

Rekan-rekan,

Sebetulnya apa makna dari ‘baterry limit’ jika dalam dokumen tender disebutkan scope pekerjaan adalah ‘inside package baterry limit’?

Tanggapan 1 – Thomas Yanuar

Lae Mico,

Battery limit adalah istilah batasan area dimana site pekerjaan berada. Istilah lainnya perimeter.

Jadi kalau ada kalimat ‘inside package battery limit’ dapat diartikan ‘didalam batasan area paket (pekerjaan)’.

Begitu kira-kira.

Tanggapan 2 – Eko Drajat, Nugroho

Dalam beberapa company juga dikenal istilah ISBL = Inside Battery Limit (bermakna di dalam area proses sistem) dan OSBL = Outside Battery Limit (bermakna di luar area proses sistem secara langsung, seperti utility sistem, dll).

Tanggapan 3 – Antoni Ginting

Pak Mico,

Sependek pengetahuan saya BL adalah batas utk lebih mempertegas scope. Umpanya bpk pasang pipa FRP dan join dgn pipa SS dr user. Maka BL nya adalah flange FRP dan SS.

Tanggapan 4 – hadi muttaqien

‘Battery Limit’ di gambar biasanya di tandai dengan garis putus-putus yang menunjukkan batas/scope pekerjaan, bisa juga menjadi batas pekerjaan/scope vendor khusus yang ‘Lump Sump works’.
Demikian sharing saya.

Tanggapan 5 – Donny Martinus

Dear Friend,

Battery limit = batasan, batas scope of work

Mudah2xan menjawab.

Tanggapan 6 – Akh. Munawir

Memang Istilah yang aneh dan sangat berbeda definisinya jika diartikan kata per-kata.

Tanggapan 7 – Sukra Arnaldi Ahda

Pak Mico,

Biasanya Battery Limit ditemukan pada project yang mempunyai beberapa kontrak pekerjaan, misalnya EPC1 untuk platform construction, EPC2 untuk Turbo Compressor, dll. Antara EPC1 dan EPC2 pasti ada interface, agar interface tidak rancu, maka perlu ada pembagian jatah kerja (baca: scope), nah pembagian jatah inilah yg saya pahami sebagai battery limit.

Tanggapan 8 – Mico Siahaan

Rekan-rekan, terima kasih atas penjelasannya. Jadi yang dimaksud ‘battery limit’ itu pembagian/pembatasan scope kerja ya? Kalau membaca penjelasan rekan-rekan terutama berdasarkan area kerja.

Mau melanjutkan diskusi. Seandainya kami sebagai kontraktor mendapat area kerja A dalam plant sedangkan kontraktor lain mendapat area B. Sementara kedua kontraktor sama-sama membutuhkan heavy equipment yang sama, lalu siapa yang bertanggung jawab penyediaan heavy equipment itu?

Tanggapan 9 – Antoni Ginting

Ya kalau pengaturan heavy equipment, tentu tergantung bgmn kontraknya kan. Klw user yg tanggung, berarti tingga pengaturan sajalah

Tanggapan 10 – hadi muttaqien

Pak Arnol, Pak Sukra?

Penjelasan anda saya pahami sebagai ‘batas kerja/working limit/scope of work’ masing-masing kontraktor/Vendor. Yang menjelaskan titik pertemuan masing-masing batas pekerjaan kontraktor/vendor, sedangkan ‘Battery Limit’ bisa terjadi tetap menjadi kerja kontraktor dalam satu ‘scope of work’-nya, ini dipandang dari segi teknis konstruksi. Jadi berbeda antara ‘working limit/scope of work’ dengan ‘Baterry Limit’, seperti berbeda antara ‘batas pekerjaan kontraktor A’ dengan ‘batas kerja suatu sistim’.
Pengalaman saya ‘Battery Limit’ jarang terjadi dispute/perselisihan, tetapi ‘batas kerja/Working Limit/scope of work’ sering terjadi dispute, karena berhubungan dengan cost.

Tanggapan 11 – Raditya Joko Aryanto â„¢

Kalau sepengetahuan saya, battery limit itu membatasi antara unit process dengan utility plant.

Tapi sering juga jadi pembatas scope of work antara EPC 1 dan 2 dalam satu project yang sama.

Tanggapan 12 – Sukra Arnaldi Ahda

Pak Hadi,

Saya masih belum ngerti mengenai;

‘Battery Limit’ bisa terjadi tetap menjadi kerja kontraktor dalam satu
‘scope of work’-nya.

Bisa dicontohkan Pak?

Tanggapan 13 – hadi muttaqien

Pak Arnol,

Salah satu contoh; Kontraktor A memenangkan tender pekerjaan pemasangan jalur-pipa sepanjang 60 km, scope of worknya antara lain; transportasi pipa di site, laying pipa dan memasang 3 sets Valve-Station. Pada gambar detail Valve-Station terdapat marking garis putus-putus yang mengelilingi peralatan/equipment Valve-Station dengan catatan pada garis tersebut ‘Battery Limit’, itu menandakan bahwa Valve-Station tersebut merupakan satu sistim tersendiri, dan bisa saja Valve-Station tersebut dibuat oleh vendor spesialis/khusus dan dipasang/fabrikasi di site tinggal menyambung2 spool pipe dan peralatan lainnya yang merupakan bagian dari sistimnya. Join antara Valve-Station dengan pekerjaan lainnya terjadi di titik garis ‘Battery Limit’,titik join-nya di siapkan oleh vendor spesialis tadi, untuk pipa bisa berupa flange atau titik weld join.
Contoh diatas saya anggap salah satu contoh termudah, jadi bisa di baca bahwa pekerjaan yang di tandai oleh ‘Battery Limit’ tetap menjadi kerja kontraktor A dalam satu ‘scope of work’.

Maksud saya ”Battery Limit’ bisa terjadi tetap menjadi kerja kontraktor dalam satu ‘scope of work’-nya’ adalah karena bisa saja supply dan instalasi/fabrikasi valve-station (yang masuk dalam marking ‘Battery Limit’) di site dilakukan oleh vendor-spesialis, jadi tidak termasuk ‘scope of work-nya kontraktor A, begitu maksud saya.
Contoh diatas semoga bisa memberi pengertian.

Tanggapan 14 – Sukra Arnaldi Ahda

Terima kasih Pak Hadi. Contoh ini bisa saya fahami dengan jelas.
Boleh Tanya lagi? Istilah ‘battery limit’ ini asal mulanya bagaimana?

Tanggapan 15 – hadi muttaqien

Pak Arnol,

Asal usul penyebutan istilah ‘Battery Limit’ tidak ada terjemahannya, cuman pengertiannya adalah ‘batas supply’, itu saja yang saya ketahui.
Mungkin ada sharing dari rekan2 lain?

Tanggapan 16 – kristiawan

Rekan-rekan,

Uraian berikut saya kutip dari Cost Engineering Terminology (AACE International Recommended Practices)

BATTERY LIMIT :

Comprises one or more geographic boundaries, imaginary or real, enclosing a plant or unit being engineered and/or erected, established for the purpose of providing a means of specifically identifying certain portions of the plant, related groups of equipment, or associated facilities.
It generally refers to the processing area and includes all the process equipment, and excludes such other facilities as storage, utilities, administration buildings, or auxiliary facilities.

The scope included within a battery limit must be well-defined so that all personnel will clearly understand it. On drawings, this is often referred to in the phrase : inside/outside battery limits or ISBL/OSBL. See OFFSITES.

OFFSITES :

General facilities outside the battery limits of all process units, such as field storage, service facilities, utilities, main electric substation, administrative buildings, rail tracks and storage yard, etc.

Dokumen kontrak akan menjelaskan scope of work. Untuk lokasi baru, scope proyek bisa meliputi inside / outside battery limit.

Semoga membantu.

Tanggapan 17 – Pala

dear Arnol.

karena kita orang lapangan jadi kadang kita gak terlalu mendalami istilah , apalagi asal usul Battery limit atau ada lagi istilah spec. breack spt:

1.pada Pipe Line API 1104 setelah Raiserada batas yg akan di sambung ke ANSI B31.3 ke PlatForm.

2.pekerjaan(scope) piping akan ketemu pekerjaan(scope) instrument,atau dari line carbon steel ketemu line bondstrand dsb.

saya jadi tertarik juga, nanti kalau ketemu kata2 tersebut di P&ID akan saya perhatikan, sekarang lagi ngawas Fabrikasi dulu, belum mulai erection.
nanti saya kabari lagi ya pak…

Tanggapan 18 – Sukra Arnaldi Ahda

OK Pak Pala terima kasih.

Saya interest dengan istilah2 kontrak krn dari istilah2 tersebut seorang Contract Engineer yg mumpuni ternyata bisa generate money Pak.

Dengan kata lain kalau kita ketemu dengan CE seperti itu, habislah kita.