Perusahaan minyak Rusia akan menyediakan sebagian besar dari minyak yang dibutuhkan untuk project refinery bersama antara China National Petroleum Corp., 51%, dan Rosneft Rusia, 49%, menurut senior pejabat pemerintah China.

Penulis : Eric Watkins

Perusahaan minyak Rusia akan menyediakan sebagian besar dari minyak yang dibutuhkan untuk project refinery bersama antara China National Petroleum Corp., 51%, dan Rosneft Rusia, 49%, menurut senior pejabat pemerintah China.

“Masalah terpecahkan mengikuti perbincangan yang bersahabat,” kata Menteri Energi China, Zhang Guobao, yang mengatakan Rusia akan menyediakan 70% dari minyak kilangnya, dengan sisanya 30% akan dikirim dari sumber yang tidak dikenal di Asia.

Rekomendasi Zhang dengan “friendly talks” diikuti meeting baru-baru ini, ketika dua sisi masih dalam pertentangan dari suplai minyak ke project refinery China.

September lalu, Rosneft dan CNPC menyelesaikan studi kelayakan dalam pembangunan 300,000 b/d refining dan petrochemical complex senilai 3-4 milyar dolar di utara kota Tianjin, China.

Akan tetapi pada bulan Juli, dua sisi masih pada loggerheads dari penyuplaian untuk project, dengan salah satu pejabat Rosneft yang mengatakan bahwa, “ penyuplaian crude masalah yang sangat rumit” setelah China mengalihkan pengiriman minyak pertamanya yang dikirim oleh Rosneft.

Rosneft mengharapkan suplai pertama minyak akan melalui kilang Tianjin meskipun begitu CNPC menyediakan minyak untuk cabang plantsnya di timur laut China yang mencakup plant yang baru saja di upgrade di Liaoyang untuk memproses crude eksklusif Rusia.

Menurut Wakil PM Rusia, Igor Sechin perbincangan “subtantif dan seksama” dan mencakup range topic, yang meliputi kilang dan hal lainnya.

Statement oleh Zhang dan Sechin diikuti peluncuran dari cabang 67-km pipeline ke China dari endpoint pipeline East Siberia Pacific Ocean (ESPO) Rusia saat ini.

Stage pertama 2,757-km ESPO berjalan dari Taishet ke Skovorodino, dan 2,100-km stage kedua yang direncanakan akan berjalan dari Skovorodino ke Kozmino di Pacific Coast Rusia.

Perpanjangan cabang dari Skovorodino keperbatasan dengan China, ditandai dengan Amur River, dan bahkan akan diperpanjang 1,000 km ke kota industri China, Daqing.

Sechin mengatakan minyak siap mengisi belahan dari cabang Rusia dan kontrak pertama itu akan ditutup tahun ini untuk pengiriman minyak ke China. Dia mengatakan kontrak kedua akan ditutup untuk total quantity 125 juta ton tiap-tiap tahun.”

Tahun lalu, Rusia menerima 25 juta dolar pinjaman dari China dalam penukaran untuk pengiriman minyak seterusnya. Berdasarkan perjanjian, China akan mengimpor 300,000 b/d dari minyak Rusia selama 20 tahun yang dimulai pada tahun 2011.

Sumber: www.ogj.com