Definisi dari calibration tidak tercantum dalam ISO 17025. ISO ini hanya mencakup Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Laboratorium Kalibrasi.

Tanya – Dirman Artib

Rekan milis yth. terutama yg berprofesi di Laboratory kalibrasi.
Mohon di catatkan ulang (copy & paste) definisi kalibrasi (definition of calibration) dari standard ISO 17025.

Terima kasih sebelumnya.

Tanggapan 1 – Wisnu Purwanto

Definisi calibration malah nggak akan diketemukan di dokumen tsb. bahkan juga tidak di ISO 17000, tapi mengacu ke dok. International vocabulary of metrology — Basic and general concepts and associated terms (VIM).

Yaitu:

2.39 (6.11)

Calibration operation that, under specified conditions, in a first step, establishes a relation between the quantity values with measurement uncertainties provided by measurement standards and corresponding indications with associated measurement uncertainties and, in a second step, uses this information to establish a relation for obtaining a measurement result from an indication

NOTE 1 A calibration may be expressed by a statement, calibration function, calibration diagram, calibration curve, or calibration table. In some cases, it may consist of an additive or multiplicative correction of the indication with associated measurement uncertainty.

NOTE 2 Calibration should not be confused with adjustment of a measuring system, often mistakenly called “self-calibration”, nor with verification of calibration.

NOTE 3 Often, the first step alone in the above definition is perceived as being calibration.

Mudah2an nggak tambah puyeng dengan definisi tsb.

Agar lebih jelas atau bahkan lebih puyeng lagi, lihat doc. tsb yg bisa download free di www.bipm.org,

Tanggapan 2 – Endri Prasetyo

Pak Dirman,

Seperti disampaikan Pak Wisnu, definisi dari calibration tidak tercantum dalam ISO 17025. ISO ini hanya mencakup Persyaratan Umum Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Laboratorium Kalibrasi.
Kalau mau ISO 17025 versi Bahasa Indonesia bisa didown load gratis di www.bsn.go.id

Tanggapan 3 – Dirman Artib

Terima kasih pak Wisnu dan Pak Endri.

Agak aneh juga ya, kok standard kompetensi labor untuk uji dan kalibrasi malah nggak ada defini kalibrasi.

Btw.

Saya juga mau sharing definis kalibrasi di salah satu spesifikasi dari project saya yg sedang berjalan :

Calibration: Adjustment of an instrument or group of instruments using a known input to achieve a desired output within a specified tolerance.

Tapi ada prosedur dari salah satu kontraktor yang definisinya berbeda yaitu :

The periodic comparison of an instrument or measurement devices to a standard of known or greater accurracy in order to assure the continuity or accuracy of measurement or data

Nah ini yang memotivasi saya mencari wasit dari standard ISO 17025, tapi ternyata nggak ada, ya udah wasitnya diganti aja.

Tanggapan 4 – Endri Prasetyo

Pak Dirman,

Sejauh ini, definisi (dlm bahasa Indonesia) yg saya pegang seperti ini:

Kalibrasi adalah suatu kegiatan konvensional untuk membandingkan alat ukur atau bahan ukur terhadap suatu standard (baca master kalibrasi) yang mampu telusur (traceable).

Jadi mestinya standard yg dimaksud mempunyai resolusi dan akurasi yg lebih baik.

Tanggapan 5 – Wisnu Purwanto

Seperti saya utarakan sebelumnya, definisi versi ISO/VIM (Eropa)– susah dimengerti, sehingga disederhanakan menjadi definisi sebagaimana di kutip oleh pak Dirman dan pak Endri; instinya sama saja yaitu membadingkan dengan standard.

Sedangkan definisi ala Amrik hampir serupa tetapi disertai dengan adjustmen utk mereduce systematic error. Menurut ISO, adjustment bukan bagian dari kalibrasi; tetapi merupakan proses berikut setelah kalibrasi.

Nah, definisi kalibrasi dari projectnya pak Dirman tsb, tampaknya meng adaptasi definisi versi Amrik.

Perang definisi pengukuran antara kubu measurement engineer Amrik vs Eropa cukup ramai dan terus berlangsung, tapi beberapa tahun ini mereka sudah mulai mau ketemu untuk menselaraskan definisi dan proses pengukuran.

Buat kita user, nggak perlu dipusingin – yang penting di ambil pengertiannya; dan kalau menyangkut custody transfer proses – acuannya adalah DIMET yang karena Indonesia anggota OIML maka mengacu ke ISO; meskipun untuk oil and gas industry sering dicampur aduk dengan API standard.