Penggunaan vent/drain valve disatu sisi memang bermanfaat akan tetapi disisi lain ini juga menimbulkan masalah baru yaitu ‘flow uncertainty’, khususnya pada gas measurement karena bisa mempengaruhi velocity profile nya. hal ini disebabkan karena lubang kecil ini tidak dilibatkan pada perhitungan flow dengan pengukuran DP pada orifice. memang ada beberapa formula yang di develop untuk meng-kompensate perhitungan flow dengan penambahan si lubang kecil ini, tapi kalo misalnya terjadi plugging pada vent hole ini,tentu saja makin menambah ke-uncertainty-an nya. Beberapa konsultan merekomendasikan untuk menambah bypass line (dgn ukuran kecil) yang sesekali dibuka jika sudah dicurigai ada penumpukan gas/liquid pada aliran liquid/gas, atau bisa juga drain valve pada sisi upstream orifice dan bisa di drain dengan waktu tertentu,tp menurut hemat saya ini agak berbahaya jika terdapat pada line dengan pressure yang tinggi, untuk mengurangi resikonya mungkin bisa menggunakan double block and bleed valve.

Tanya – epan eviani

Dear Milister,

Saya mohon advice dan pencerahannya… apakah untuk penghitungan bore diamater orifice plate ataupun RO plate selalu disertai dengan penghitungan untuk drain or vent hole-nya ? dan kapan kita bisa menggunakan drain ataupun vent hole tsb ?

Sependek pengetahuan saya (pls cmiiw), vent hole digunakan untuk aplikasi liquid dan drain hole digunakan untuk aplikasi gas. Tapi kadang2 saya lihat di beberapa datasheet, ada yang membutuhan vent/hole tsb dan ada pula yang tidak perlu.

Tanggapan 1 – Weby

Mas/mbak Epan,

Perhitungan bore diameter orifice dengan keberadaan drain/vent hole tidak selalu ada, bergantung apakah drain/vent hole tersebut ada. Nah, pertanyaan sambungannya kan kapan menggunakan drain/vent hole? Memang betul pendapat anda bahwa drain hole digunakan untuk gas, supaya ketika ada liquid ikut nimbrung, liquid tersebut bisa cepat pergi sehingga tidak bersemayam di daerah sekitar plat orifis. Mirip dengan vent hole yang aplikasinya untuk liquid, supaya ketika ada gas ikut nibmrung, gas tersebut bisa cepat pergi sehingga tidak bersemayam di daerah sekitar plat orifis. Mengapa ‘pengotor’ liquid/gas perlu dihilangkan? Adanya ‘pengotor’ ini akan sangat mempengaruhi bacaan DP transmitter sebagai alat pengukurnya sehingga bisa memberikan indikasi aliran yang salah. Sebagai contoh, ada sebuah flowmeter orifice yang berfungsi mengukur aliran gas dari wellhead. Kebetulan wellhead tersebut telah mati dan tidak mengalirkan fluida apapun, tetapi flowmeter orifice malah memberikan indikasi 2 MMSCFD. Usut punya usut, ternyata ada liquid yang bersemayam di daerah flowmeter tsb.

Penggunaan drain/vent hole di orifice plate biasanya ketika diinginkan mengukur aliran di keluaran separator, keluaran wellhead, dlsb yang mana fluida prosesnya tidak benar-benar murni dalam fasa gas saja/fasa liquid saja sehingga keberadaan sedikit ‘pengotor’ liquid/gas perlu dihindarkan dengan cara memberi drain/vent hole. Untuk aplikasi di custody/fiscal meter biasanya drain/vent hole tidak diperlukan karena fluida prosesnya benar-benar dalam fasa gas atau fasa liquid.
Mudah-mudahan bermanfaat.

Tanggapan 2 – Pradnya Paramitha

Sedikit menambahkan

Penggunaan vent.drain valve satu sisi memang bermanfaat sesuai dengan penjelasan mas weby dibawah. akan tetapi disisi lain ini juga menimbulkan masalah baru yaitu ‘flow uncertainty’, khususnya pada gas measurement karena bisa mempengaruhi velocity profile nya. hal ini disebabkan karena lubang kecil ini tidak dilibatkan pada perhitungan flow dengan pengukuran DP pada orifice. memang ada beberapa formula yang di develop untuk meng-kompensate perhitungan flow dengan penambahan si lubang kecil ini, tapi kalo misalnya terjadi plugging pada vent hole ini,tentu saja makin menambah ke-uncertainty-an nya.

Beberapa konsultan merekomendasikan untuk menambah bypass line (dgn ukuran kecil) yang sesekali dibuka jika sudah dicurigai ada penumpukan gas/liquid pada aliran liquid/gas, atau bisa juga drain valve pada sisi upstream orifice dan bisa di drain dengan waktu tertentu,tp menurut hemat saya ini agak berbahaya jika terdapat pada line dengan pressure yang tinggi, untuk mengurangi resikonya mungkin bisa menggunakan double block and bleed valve.

Sedikit komentar untuk kasus liquid trap pada saat wellhead mati/tidak mengalirkan fluida apapun sehingga menunjukan indikasi 2 MMSCFD (karena MMSCFD maka saya asumsikan ini merupakan line gas).

Kemungkinan ada kesalahan pemasangan impulse line dari taping point ke DP transmitternya,karena harusnya elevasi transmitternya harus lebih tinggi dan ada slope pada installasi tubingnya. kalo memang tidak ada aliran fluida dan ada liquid trap di upstreamnya orifice saya rasa tidak akan ada DP antara upstream dan downstream terbaca oleh si transmitter. yang bisa membuat DP transmitter ini membaca DP ini adalah jika ada yang trap di impulse linenya atau pada manifold transmitternya (dengan asumsi installasinya benar).

mohon dikoreksi kalo salah.