Saya mempunyai masalah dengan flow transmitter. Satu orifice/flow element dipakai untuk 3 transmitter, dan ketiga2nya ngaco. sejakk commisioning datanya tidak valid, sekarang malah over range. Pengecekan terakhir waktu TA tahun lalu hasilnya (bore diameter) masih sama dengan data sheet. Saya coba sizing ulang dengan instrucalc memang hasilnya tidak jauh beda (cuma sekitar 0.7 mm lbh kecil). Instrument technician sudah mengecek dengan Hart com 375 dan hasil DPnya sampai 10,000 mmH2O. (Max setting DPnya 2500 mmH2O). Apakah ini yg menyebabkan overrange? Kenapa bisa over DP? gimana cara mengatasinya?

Tanya – Umar Azzam

Dear Rekan2 milis.

Saya mempunyai masalah dengan flow transmitter.

Satu orifice/flow element dipakai untuk 3 transmitter, dan ketiga2nya ngaco. sejakk commisioning datanya tidak valid, sekarang malah over range.

Pengecekan terakhir waktu TA tahun lalu hasilnya (bore diameter) masih sama dengan data sheet.

Saya coba sizing ulang dengan instrucalc memang hasilnya tidak jauh beda (cuma sekitar 0.7 mm lbh kecil).

Instrument technician sudah mengecek dengan Hart com 375 dan hasil DPnya sampai 10,000 mmH2O. (Max setting DPnya 2500 mmH2O).

apakah ini yg menyebabkan overrange?

kenapa bisa over DP? gimana cara mengatasinya?

Terima kasih atas kesediaan sharing ilmunya.

Tanggapan 1 – Zamroni

Pak Azzam,

Pasti overrange kalo DP Range Seting di Flow transmitter 2500 mmH2O sedangkan actual 10.000 mmH2O.

Sependek pengalaman saya, ada beberapa penyebab.

1. Differential Pressure (DP) Range yang telah di set di Flow Transmitter tidak sama dengan DP range hasil kalkulasi Bore Orifice Plate. Silahkan di check Apakah Differential Pressure (DP) Range hasil kalkulasi orifice plate sudah sesuai dengan DP Range di Flow Transmitter? kalau belum sama, silahkan di rubah setting DP range di flow tranmitter dengan menggunakan HART Comm.

2. Konfigurasi Hook-Up. Silahkan di check apakah Konfigurasi Hook-up tidak menyebabkan air-pocket khususnya disisi upstream.

3. Pengaruh Tapping Point.Elevasi Tapping Point antara sisi upstream dan downstream flow harus sama. Silahkan di check apakah tapping point antara sisi upstream dan Downstream elevasinya sudah sama. Kalau fluida yang diukur adalah liquid atau steam kesamaan elevasi tapping point antara upstram dan downstram sangat berpengaruh.

4. Buntu. Bisa saja buntu di pipeline , juga di tapping pointdi sisi downstream ada kebuntuan, baik di sisi tapping point ato di impulse line. Silahkan di coba di drain atau di vent.

Semoga membantu.

Tanggapan 2 – sabaruddin _66

Dear Pak Azzam,

Saya setuju dengan saran Pak Zamroni.

Kalau dari commissioning indication flownya belum pernah valid mungkin itu salah desain pak. Saran saya dicheck ulang hookup dan range calculationya . mungkin fluid data, size data, orifice / pipe data ada yang belum sesuai. Calculation bisa menggunakan software seperti FESIZER32.

∆P 10.000mmH2O sedangkan max setting 2.500mmH2O bisa juga terjadi kalau line pipe dari Low side plugging sebelum mendapat pressure.

Tanggapan 3 – indra sahara

cek valve manifold DP dan konfigurasi hartcomnya pak.

Tanggapan 4 – DIGITAL_JD

Alow mas umar Azzam…

sebenernya saya kurang jelas dengan masalah yang di kemukakan..

Mohon maaf… soalnya saya juga lagi belajar…

saya gak tau apakah flow meter yang mas umar pakai itu untuk mengukur Gas, steam, air, atau oil?

biasanya pada setiap perhitungan flowmeter, terutama untuk orrifice memiliki nilai correction factor..

misalnya beta ratio? Y expantion factor? supercompressibility? .. temperatur? dll.. tergantung dari medium yang akan di gunakan…

biasanya kalo bukan untuk custody transfer… perhitungan di atas kadang tidak di pakai… asalkan kita memberitahukan secara lengkap specificasi nya ke vendor transmitternya…
nanti biar mereka yang memberikan jenis sensor yang tepat sesuai dengan operating processnya…

untuk masalah mas umar, coba di ketahui lagi nilai flowmeter pada saat operasi normal… biasanya nilai range/span transmiter dibuat 1.3 kali nilai operating process nya…

jangan sampai kekecilan atau kebesaran…

soalnya nanti berdampak pada nilai fluktuasi error yang di capai…

Semakin besar nilai range nya maka fluktuasi error yang didapat juga makin besar.

coba di kalibrasi atau di verifikasi lagi transmitternya…

apakah sudah sesuai dengan range calibrasi yang tertulis di tag number transmiter?

apakah nilai spannya sudah sama dengan nilai di control room?

khawatir sensornya sudah jebol… dan musti di ganti…

smoga cukup membantu….

Tanggapan 5 – Umar Azzam

Dear Pak JD,

Terima kasih atas tanggapannya.

berikut saya deskripsi ulang problemnya.

flow meter saya ini untuk mengukur oil (dewaxed oil), dan fungsi utamanya adalah untuk ESD reactor charge flow LL. karena nilainya tidak valid jadi sejauh ini masih di Bypass.
sekarang ini nilainya 80 KL/H smentara di line yg sama ada referensi flow meter juga 60 KL/H (angka inilah yg mendekati benar secara mass balance).

1. Bore dia. 75.003 mm

2. Beta ratio: 0.602994

3. Pipe ID: 124.3838 mm

4. Operating condition based on data sheet

– Max flow : 65000 kg/H

– Normal flow: 50350 kg/H

– Max DP: 2500 mmH2O

SG: 0.827

Visc: 4.1 cSt.

Note:

Bore type –> Concentric

Tap type –> Flange

waktu dicek minggu lalu DPnya 10000 mmH2O.

Bagaimana mengatasinya.

apakah transmitter saya bermasalah?

mohon pencerahannya.

Tanggapan 6 – layangkulo

Hallo Mas Umar,

Memang agak kurang jelas satu orrifice untuk 3 transmitter, heemmmm?? mungkin yang di maksud 3 transmitter ini adalah 1 DP, 1 Pressure dan 1 Temperature. Soalnya untuk perhitungan flow dengan orrifice ketiga variable tersebut di gunakan untuk menghasilkan pengukuran flow yang akurat. Ingat flow tergantung pada pressure dan temperature terutama untuk pengukuran fluida gas, makanya kedua variable tersebut di gunakan untuk menghasilkan koreksi pengukuran.

DP sampai 10.000 mmH2O –> Ini jelas tidak wajar untuk pengukuran flow dengan orriface karena general rulenya DP nya di bawah 2500 mmH2O (agak lupa exactnya). Kalau mas umar mendapati DP sebesar itu bisa jadi ada fouling / block di Impuls Line terutama di jalu HP or Sizing dari Orriface platenya terlalu kecil ingat umumnya manufacture membatasi BETA ratio tidak boleh di atas 0.7 atau kemungkinan lainnya flow yang lewat situ sudah jauuuh dari design awalnya.

Gitu aja semoga bisa membantu.

Tanggapan 7 – Weby

Pak Umar,

Saya kira masukan kawan-kawan patut dicoba dan sedikit tambahan dari saya untuk permasalahan pak Umar dibawah.

1. Periksa size orifice bore dan DP yang dibutuhkan

Gunakan software kalkulasi orifice di perusahaan bapak (i.e: InstruCalc) untuk menghitung kapasitas orifice flowmeter yang terpasang berdasarkan orifice size dan calibrated range DP transmitter untuk memvalidasi apakah orifice tersebut sesuai dengan spesifikasi desain atau tidak. Yang perlu dicermati adalah kondisi proses desain dan kondisi proses operasi bisa cukup berbeda. Pastikan bahwa data proses yang digunakan dalam kalkulasi kapasitas orifice (dengan orifice plate dan DP terpasang) masih valid keberlakuannya dari sisi tekanan, temperatur, SG @ flow condition, SG @ base dan viscosity-nya. Seringkali data proses sudah berubah drastis, tapi data yang digunakan untuk kalkulasi masih yang tertera di data sheet dan tidak menggambarkan data proses sebenarnya. Garbage in, garbage out, software hanya menghitung apa yang bapak berikan.

Dari hitungan sekilat info (asumsi pressure 100 psig temperature 120 degF), sepertinya dengan DP dan orifice bore tsb masih mampu meng-handle 66781 kg/hr. Mohon tetap konsisten menggunakan satuan apakah menggunakan satuan massa (kg) atau satuan volume (KL). Cek juga apakah meter pembanding yang anda sebutkan dibawah menggunakan SG @ flow dan SG @ base yang sama dengan perhitungan anda atau tidak. Jangan keburu menetapkan suatu alat ukur sebagai referensi sebelum diketahui kesahihannya sebagai alat ukur pembanding.

2. Periksa kondisi orifice plate, sensing line dan DP transmitter

Orifice flowmeter sangat sensitif dan berkinerja buruk apabila terdapat timbunan deposit fluida proses yang agak padat di orifice plate ataupun sedikit menyumbat sensing/tapping line ke DP transmitter ataupun keberadaan gas/udara yang terjebak dimuka orifice plate jika orifice plate tersebut tidak mempunyai venting hole. Orifice pada umumnya selalu didesain untuk mengukur fluida fasa tunggal, jadi jika terdapat gas didalam liquid line pastikan bahwa gas/udara yang terjebak bisa dikeluarkan. Biasanya untuk memastikan item ini, orifice plate dan fitting/chamber dibongkar dan diperiksa kondisinya. Selain itu periksa juga DP transmitter-nya apakah masih bagus atau sudah mengalami drift.

Semoga bermanfaat dan silahkan ditambahkan jika ada yang kurang.

Terima kasih.

Tanggapan 8 – Umar Azzam

Dear Pak Weby,

Terima kasih atas responnya.

saya juga sudah coba sizing ulang dengan instrucal sesuai dengan process actual (Press, Temp, max and normal flow sesuai data sheet, SG dan Visco tidak punya data actual. cuman saya input data SG dan Visco pake data Lab, dimana visconya @100C) hasilnya dapet 74.12, sedikit lebih kecil dari actual size. artinya ada beda 0.9 mm –> apa ini masih bisa dikatakan bahwa sizing orifice msh sesuai dg process data.
yang banyak membuat beda adalah SG dan Visco.

process data di data sheet unitnya kg/hr, sementara data DCS pake unit KL/h. Pembanding diline yg sama divalidasi bisa dipercaya berdasarkan kalkulasi mass balanced –> kita crosscheck/refers ke perubahan tangki feed dan product. saat ini feed sedang mengolah 35 KL/h sementara flowmeter yg bermasalah menunjuk 80KL/h.

mungkin item ke-2 yg bapak sebutkan dibawah yg menyebabkan over range. cuman kalo harus dibongkar berati harus nunggu TA Pak. saya suspect mungkin ada line yg sedikit plug dg processs line, karena wax oil ini viscous (pour point 33 C), meski kita sudah pake steam tracing. Bolehkah dijelaskan fenomena drift pada DP transmitter, apa pengertian dan penyebabnya.

Terima kasih atas share ilmunya.

Tanggapan 9 – Weby

Pak Azzam,

Dengan perbedaan ukuran bore orifice sebesar 0.9 mm umumnya tidak banyak berpengaruh alias masih bisa dipakai.

Saya sering temui algoritma kalkulasi flow di DCS dibuat sekedarnya atau didasarkan pada asumsi kondisi tertentu dengan menggunakan persamaan modifikasi. Biasanya yang saya lakukan adalah memeriksa keberlakuan persamaan yang diimplementasikan di DCS untuk beberapa titik operasi dan saya bandingkan dengan kalkulasi rigorous. Jika hasilnya cukup dekat (perbedaan <2%), maka persamaan modifikasi tersebut - dan juga hasilnya - sahih untuk digunakan.

Saya kurang begitu ‘percaya’ dengan metode mem-balance-kan antara meter satu dengan yang lain, tetapi lebih seringnya kita dihadapkan pada kondisi ini dan harus bisa memanfaatkannya dengan cermat. Sejatinya dengan metode mass balance (apalagi untuk beberapa inlet/outlet), kita sedang mendistribusikan galat/error ke masing-masing pengukuran. Sehingga jika tidak cermat, kita bisa memberikan penilaian yang salah terhadap satu/beberapa alat ukur.

Namun jika pak Azzam sudah yakin bahwa meter yang diduga salah itu memang benar-benar salah, ya perlu ditelisik lebih lanjut penyebabnya apa. Penyebab pengukuran flow yang tingkat error-nya tinggi umumnya didominasi oleh pengukuran oleh flow element-nya. Dalam kasus ini adalah gabungan dari orifice plate, DP transmitter dan sensing line-nya. Sensing line karena ukurannya kecil apalagi dengan fluida yang diukur adalah minyak yang begitu viscous dan waxy bisa berpotensi menyumbat sensing line itu sendiri.

Mengenai drift kurang lebih sbb: DP/press./temp. transmitter terdiri dari komponen-komponen mekanis dan elektronik. Seiring dengan perubahan kondisi proses yang diukur, maka sensor mekanis dan transmisi elektronik juga secara dinamis berubah-ubah dan ini terjadi terus menerus. Ibarat manusia yang sedang menyetir dalam keadaan setengah mengantuk karena terus menerus menyetir, menyetirnya sih masih bisa lewat jalan raya, namun sudah menyenggol marka jalan dan mulai mepet keluar jalan raya. Supaya bisa tetap menyetir dengan benar, maka sopir perlu istirahat sebentar, minum kopi/tidur sejenak supaya segar kembali. Pada transmitter yang dilakukan adalah melakukan adjustment zero dan span. Jika sudah di adjust masih tetap ‘keluar jalur’, transmitter harus diganti dengan yang baru.

Sekian dulu dan mudah-mudahan bermanfaat.

Terima kasih.