Dalam pengerollan biasanya semakin besar diameternya akan semakin mudah. Dan semakin tebal material akan semakin sulit proses pengerolan. Salah satu cara menghindari hasil setting mesin yang tidak bagus. Pada saat pembuatan plate layout suka ditambahkan bagian yang dinamakan prebend. Ada yang 100 mm ataupun lebih. Tergantung kebiasaan sioperator/fabrikator Dn tergantung ketebalan material (CMIIW). Sebelum proses rolling dilakukan, mesin disetting dan bagian prebend yang dirolling terlebih dahulu Sampai didapatkan radius yang di inginkan, apabila setelah di cek OK. Maka dilanjutkan me rolling prebend pada sisi satunya. Setelah dua ujung sisi bagian prebend selesai dirolling. Setting mesin di kunci. Plate dikeluarkan, prebend di potong, plate di bevel (jika perlu) baru kemudian dilanjutkan proses rolling yang sebenarnya. Apabila prebend ini dilakukan, biasanya akan menghindari hasil rolling yang oval.

Tanya – faizal rizki

Selamat malam,

Saya ada permasalahan dalam mendesign shell n tube heat exchanger dalam kaitannya dengan fabrikasi.
Design datanya adalah sebagai berikut:

untuk sisi shell

dimensi = 38′ ID – 20′ FF/FF

design pressure = 1970 Psig

design temperature = 350 F

untuk sisi tube

dimensi bonnet = 38′ ID x 3′ TL/FF

design temperature = 300F

material shell = SA 516 gr 70

material tube = SA 179

didapatkan thickness shell ~ 2,5′

dari sini, dengan thickness setebal itu apakah shell mungkin untuk di fabrikasi, karena mungkin adanya keterbatasan dalam mesin roll. Ataukah sekarang fabrikator sudah mampu untuk mengerol dimensi dan thickness shell seperti yang disebutkan diatas.
apakah ada alternatif untuk menyingkapi hal tersebut.

Tanggapan 1 – Arbie

cmiiw,

Tidak masalah Mas kalau memang dihasilkan Thk Shell sampai 2,5′(inch) ,yang jadi masalah adalah sedikit Fabrikator yg baru bisa me-roll Thk dengan ketebalan tsb,

Saya pernah Rolling Material (Shell) diatas 3′ di ex-Texmaco Subang Jabar,atau biasanya para Fabricator men-sub kan perkerjaan rolling tsb jika mereka tidak mampu u/mengerjakannya,

Tanggapan 2 – faizal rizki

Pak/mas Arbie,

Terimakasih atas responnya. Apakah ada batasan antara dimensi dengan thicknessnya. Disini diameter shell yang saya gunakan adalah 38′. Apakah pada diamater tersebut dengan thickness 2,5′ tersebut tidak ada masalah dalam pengerolan.

Tanggapan 3 – Firman Bhaktiwinaya

Mas Faizal,

Ok atau tidaknya hasil pengerolan, itu banyak faktor…Dan mungkin yang paling utama adalah kondisi mesin…

Mesin yang masih baru, setting mesin sama operator tepat, tentunya diameter yang dihasilkan juga masuk toleransi.

Tapi kadang klo mesin suda tidak stabil lagi, setting operator tidak tepat maka bisa hasil rollingnya kemnungkinan bisa oval.

Dalam pengerollan biasanya justru semakin besar diameternya akan semakin mudah. Dan semakin tebal material akan semakin sulit proses pengerolan.

Salah satu cara menghindari hasil setting mesin yang tidak bagus. Pada saat pembuatan plate layout suka ditambahkan bagian yang dinamakan prebend

Ada yang 100 mm ataupun lebih. Tergantung kebiasaan sioperator/fabrikator Dn tergantung ketebalan material (CMIIW). Sebelum proses rolling dilakukan, mesin disetting dan bagian prebend yang dirolling terlebih dahulu Sampai didapatkan radius yang di inginkan, apabila setelah di cek OK. Maka dilanjutkan me rolling prebend pada sisi satunya. Setelah dua ujung sisi bagian prebend selesai dirolling. Setting mesin di kunci. Plate dikeluarkan, prebend di potong, plate di bevel (jika perlu) baru kemudian dilanjutkan proses rolling yang sebenarnya. Apabila prebend ini dilakukan, biasanya akan menghindari hasil rolling yang oval.

Mudah-mudahan bisa di pahami.

Tanggapan 4 – made.sudarta1964

Apakah ada mesin roll yg mampu menggulung pelat dengan tebal 2,5′? Di Indonesia.

Tanggapan 5 – Firman Bhaktiwinaya

DSAW di batam bahkan sampe 4” (cmiiw) silahkan lihat link berikut http://www.ptdsaw.com/ kapasitas rolling nya :

Outer Diameter: 500mm to 5,000mm

Wall Thickness: 10mm to 110mm

Multiple Length: 3,000mm to 60,000mm

Tanggapan 6 – faizal rizki

Ini data dari websitenya PT DSAW:

Production Capacity

Outer Diameter: 500mm to 5,000mm

Wall Thickness: 10mm to 110mm

Multiple Length: 3,000mm to 60,000mm

Material: Steel Qualities according to ASTM BS & API included weight up to 110 tons

berarti masih reasonable ya pak firman, shell dengan diameter 38′ (965mm) dengan thickness 2,5 inch (63,5mm) untuk di roll. Thanks pak atas penjabarannya. Yang saya mau tanyakan lagi yaitu di point material yang mereka cantumkan kok tidak disebutkan material ASME, apakah dengan menyebutkan material ASTM sudah berarti mereka comply ke ASME.

Tanggapan 7 – Firman Bhaktiwinaya

Bahasanya jangan dibalik mas,

Justru sebnernya ASME yg refer ke ASTM…

klo mas bisa buka ASME sect. II dan dibandingkan dengan ASTM, yang berbeda cuma masalah penamaannya saja.

Misalkan di ASTM ditulis A-516 gr 70

Maka di ASME ditulis SA-516 gr 70

saya biasa me rolling dari diameter 18′ sampe seterusnya. Tapi tergantung kebiasaan fabrikator tersendiri.

Tanggapan 9 – hasanuddin_inspector

Utk size 38′ dia x 2.5′ WT, sy kira DSAW tidak bisa ngeroll…too thick for them.

Roll capability yg ada di website itu secara umum subject to diameter, wall thickness, length dan grades.

Kalo saya membacanya, DSAW bisa ngeroll plate dg WT 110mm utk diameter terbesar di rolling coverage mereka, let say 5,000mm, dengan max length 3,000mm dan low grade i.e A36.

Klo mau ngeroll plate tebal utk PV, bisa coba tanya ke Texmaco, IPP PKT, Barata, PAL dll.

Atau, mgkn bisa dicoba opsi plate sdh dalam kondisi rolled to size spt yg diharapkan. Saya pernah supply ultra heavy wall thick plate sdh dalam kondisi cut n rolled to size (pre-fab) dg WT 256mm dan max unit piece weight 26t. Di Italy, Belgium, Jepang, Korea ada yg capable melakukannya.