Metode instalasi pipeline ada beberapa macam antara lain : – Normal laying; – Reel laying; – Towing (bottom tow, control depth tow, dan surface tow). Secara umum yg perlu dipertimbangkan antaralain: – environmental condition; – kedalaman laut; – properties pipa yg akan dipasang; – jenis vessel yang akan digunakan.

Tanya – Schumacer Mr / Nurhadi

Dear rekans,

Mohon info atau sharing pengalaman tentang construction pipeline di offshore, dengan cara welding pipe di atas kapal dan di install di dasar laut.

Apa saja yang perlu di pertimbangkan?

Apakah cara seperti ini sangat efektif? jika tidak mungkin ada cara yang lebih efektif lagi?
Please advise…

Tanggapan 1 – syadli03

Pak Nurhadi,

Sependek pengetahuan sy, metode instalasi pipeline ada beberapa macam antaralain:

– Normal laying

– Reel laying

– Towing (bottom tow, control depth tow, dan surface tow)

Secara umum yg perlu dipertimbangkan antaralain:

– environmental condition

– kedalaman laut

– properties pipa yg akan dipasang

– jenis vessel yang akan digunakan

Untuk kasus instalasi masing2 metode punya kelebihan dan kekurangan masing2 sehingga sangat susah untuk menjustifikasi mana yg lebih efektif apalagi kalau dikait2kan dengan duit. Sehingga kita harus melihat case by case.

Misalnya untuk memasang pipa 8inch dengan panjang sekitar 200km dengan kedalaman 60m, mungkin reel laying bs jadi lebih efektif daripada normal laying meskipun harga vesselnya jauh lebih mahal.

Mungkin Bapak bisa googling masalah pipeline installation atau nyari di arsip migas indonesia online sehingga pertanyaanya bisa lebih spesifik.

Tanggapan 2 – Autumn Batara

Pak BR,

Saya agak bingung dengan pertanyaan ini sebenarnya, ‘dengan cara welding pipe di atas kapal dan diinstall di dasar laut apa saja yang perlu dipertimbangkan?’

Apakah yang Bapak maksud itu pertimbangan untuk metode Pipelaying-nya atau metode apanya? secara umum offshore pipeline installation menggunakan metode ‘conventional lay barge’ yang sebenarnya merupakan floating work platform dimana pekerjaan konstruksi pipeline dilakukan. Di conventional lay barge terdapat beberapa welding station, welding inspection station dan coating station. Pipeline yang sudah dilas, diinspeksi dan coating joint-nya dikeluarkan di bagian belakang barge lalu ‘diletakkan’ di atas sea floor.

Ada memang metode lain, dimana pipeline di las di onshore kemudian di bawah ke offshore, metode ini ada dua yaitu :

Reel barge dan Towing. Untuk reel barge pipeline yang sudah di las, di inspeksi dan di coating kemudian digulung di sebuah reel yang besar yang terpasang di atas barge. lalu di bawah ke lokasi pemasangan. Metode ini lebih cepat dibandingkan dengan metode conventional lay barge akan tetapi terbatas pada diameter tertentu, menurut guru saya (karena saya belum pernah pasang..:):) ) metode ini hanya bisa digunakan sampai diameter pipa 16′ . Untuk pipa dengan diameter 10′ bisa sampai 22 km.

Metode towing adalah metode pemasangan dengan cara menarik pipeline yang sudah dilas, diinspeksi dan di coating dengan menggunakan tow vessel atau winches. metode ini biasanya digunakan untuk :

1. pipeline yang dekat-dekat dengan pantai (shore approach)

2. Pipeline yang pendek (short pipeline)

3. Bundles of several pipelines

4. Deep water

5. Untuk pipeline yang akan dipasang di area dimana ‘installation seasonnya sangat pendek’

Metode pemasangan pipeline yang lain adalah J-Lay. dimana pengelasan juga dilakukan di atas barge tapi pipa dalam posisi vertical. metode ini apalikasinya untuk deep water dimana conventional lay barge tidak bisa digunakan.

Mengenai efektivitasnya, (guru saya menceritakannya sebagai contoh) bahwa ARCO china pernah memasang pipeline menggunakan Conventional semi-submersible lay barge (SEMAC-1), average pipelay speednya adalah 366 joint atau sekitar 4,5 km per hari. Apakah ini tidak efektif?

Tanggapan 3 – Schumacer Mr / Nurhadi

Pak AB,

Betul pake lay barge,yang saya maksud ‘yang perlu dipertimbangkan’ dan ‘metode’ adalah pada saat di letakkan di atas seafloor/instalasi.
Terima kasih atas sharing nya.

Tanggapan 4 – Budi Arman

Maaf pak,

Saya numpang lewat sehubungan dengan pertanyaan ini.
kira2 ada ga info list2 perusahaan baik local maupun luar yang bisa melakukan pekerjaan ini..

yaitu instalasi p/l, platform, FPU, Subsea instalation,, untuk activitas pada kedalaman > 200 meter..

Tanggapan 5 – mukran suhairi

Salam Pak Budi Arman,

Sekedar informasi buat anda mengenai pekerjaan Subsea installation untuk kegiatan pada kedalaman > 200 meter anda dapat menghubungi PT. DERA Diving dengan contact person Bpk. Ismail pada nomor yang bisa di hubungi 0542-744253 / 744252 Ext. 104 atau langsung pada HPnya 0811546188.