Saya memiliki masalah ditempat saya bekerja,yaitu terdapat indikasi ground fault pada ground fault module yang terpasang disalah satu controller DCS kami. Saya minta bantuan ke rekan2 milist untuk membantu bagaimana cara troubleshoot ground fault yang mudah tanpa harus memeriksa satu persatu device yang ada dilapangan,krn hal itu akan memakan waktu yang sangat lama.

Tanya – taufik hidayah

Dear rekan2 milist,

Saya memiliki masalah ditempat saya bekerja,yaitu terdapat indikasi ground fault pada ground fault module yang terpasang disalah satu controller DCS kami.

saya minta bantuan ke rekan2 milist untuk membantu bagaimana cara troubleshoot ground fault yang mudah tanpa harus memeriksa satu persatu device yang ada dilapangan,krn hal itu akan memakan waktu yang sangat lama.

supply power yang dipakai adalah voltage 24 Vdc,internal power dari input module DCS. dengan kondisi jika kita ukur dari salah satu transmitter dilapangan menggunakan multi tester:

+ terhadap – bernilai 20 Vdc (normalnya 24 Vdc)

+ terhadap Ground bernilai 9 Vdc (normalnya 24 Vdc)

– terhadap Ground bernilai 11 Vdc (normalnya 0 Vdc)

Tanggapan 1 – mmunarist

Cak,

Coba dicheck apakah sambungan grounding untuk sistim instrumentasinya ‘dijumper’ dengan sistim grounding untuk power? Ini tidak boleh terjadi dan membahayakan keberadaan peralatan instrumentasi yang ada.
Masing-masing grounding system harus dedicated cak.. Dan tidak boleh di-shunt sedemikian rupa.. Walaupun secara ekonomis menghemat biaya..tapi dari sisi operasional sehari-hari ini cukup membahayakan (very risk).

Coba ditracing lagi.. Siapa tahu?

Tanggapan 2 – yosef setiawan

Mas Taufik,

Pengalaman saya dulu di Jabung block pernah mengalami masalah yang sama.
Saya menggunakan current leak clamp meter KYORITSU (http://www.kew-ltd.co.jp/en/products/clampmeters/2413F.html) untuk mencari sumber ground fault-nya.
Memang memerlukan kesabaran karena kita harus mengukur satu-persatu kabel yang masuk ke marshalling panel, tapi kan 1 kabel bisa mencakup 24 pair (instrumentasi) sehingga agak lebih cepat di bandingkan memeriksa satu persatu per alat instrumentasi-nya.

kalau sudah ketemu kabel yang berindikasi ground fault, tinggal kita periksa kembali satu persatu tiap pair pada kabel tersebut.
mudah2an bisa segera ketemu ground fault-nya.

Tanggapan 3 – taufik hidayah

Apa kabar mas Yosef?

Terimakasih atas informasinya mas yosef,

saya menggunakan leakage current clamp merk MEGGER dengan type DCM 300E,saya sudah melakukan hal itu utk mengerucutkan scope permasalahannya,terdapat 3 pair kabel yang terindikasi ground fault,pagi ini saya akan mencoba memeriksa masing2 kabel dalam pair tsb.

Tanggapan 4 – Agus Iman

dear Pak Taufik,

Mungkin bisa di cek, apakah instrument/dcs grounding sudah terpisah dari grounding2 lain?

mungkin gambar ini bisa membantu.

Tanggapan 5 – taufik hidayah

Terimakasih atas tanggapan Pak Agus dan attach file nya dan itu membantu saya,

Saya yakin grounding utk IG pasti terpisah dengan grounding2 yg lain. sekarang mungkin saya butuh saran2 atau tips2 mengenai troubleshoot ini,agar dapat dengan mudah dan efisien dalam menyelesaikannya, tadi saya baru dari lapangan,kami menemukan current leak di ground itu sendiri sebesar 43 mA dengan suspect device adalah Gas Detector,dikarenakan terdapat current leak jg di Signal cable GD tsb,sampai saat ini kami masih belum menemukan titik tsb.

Tanggapan 6 – Maison Des Arnoldi

Pak Taufik,

coba juga dicheck di elbow2nya conduit pipe, krn bisa juga melukai kabel dan penyebab ground. sebaiknya ditambah isolasi nya diujung dan elbow conduit. semoga cepat berhasil menemukan sumber ground.

Tanggapan 7 – gsudarka

Taufik,

Coba lakukan wiring continuity check di ground cable yg kelihatannya ada short circuit. Biasanya akibat chaffing. Kalau ‘ya’ buat ground cable baru atau jamper, potong ujung ground cable lama dan sambung dgn ground cable baru. Silahkan coba.

Tanggapan 8 – yosef setiawan

Kabar baik..

Bagaimana kawan2 dsana?

kalau sudah menemukan pair kabel yang bocor saya rasa ground fault akan segera ketemu.

Tinggal di urut kan saja mulai dari marshalling, junction box, terminal block, terakhir alat intrumentasi-nya. Biasanya penyebab ground fault akibat cable gland terpasang tidak melalui sisi bawah Junction Box sehingga air hujan merembes akibat pemasangan cable gland tidak sempurna atau terjepitnya kabel power/signal di trasmiter ketika selesai melakukan PM atau kalibrasi. mudah2an informasi ini bisa membantu.
Semoga berhasil.
Salam buat kawan2 di Jabung block

Tanggapan 9 – taufik hidayah

Alhamdulillah,

Terimakasih buat rekan2 milist khususnya Mas Yosef, Pak Maison dan Pak Sudarka..

Kami telah menemukan titik permasalahannya,yaitu pada lightning arrester yang terpasang di salah satu Gas Detector,sepertinya alat ini mengalami kerusakan karena terdapat nilai resistansi yang kecil yang menyebabkan terjadinya aliran arus dari + 24Vdc terhadap grounding yang terpasang.. Sekarang Ground Fault udah clear dari System DCS.

Kabar kawan2 baik semua mas yosef, salam buat teman2 di Natuna Sea..

Terimakasih,

Tanggapan 10 – gusti04

Sekedar sharing..

Ada kalanya koneksi di transmitternya yang terkena body dari ttansmitternya, biasanya merk tertentu, sPace di terminalnya sangat sempit lagi, dan yang covernya itu berupa thread / ulir, bisa menyebabkan kulit cablenyAa terkelupas dan kena body transmitter sehingga akan groud fault. Bahkan ada kalanya juga pemasangan arrester di unit transmitter akan menyebabkan ground fault juga.

Tanggapan 11 – taufik hidayah

Terimakasih atas sarannya pak,

Masalahnya udah saya temukan,benar apa yang bapak katakan,disalah satu surge protection device yang menyebabkan Ground Fault terjadi,tapi saya masih blm mengetahui berapa nilai resistansi yang ideal/normal utk alat ini, karena klo saya ukur di kabel tersebut,nilai Resistansinya sbb :

kabel merah ke hitam itu bernilai : 1,2 M Ohm

kabel hitam ke Hijau/kuning (Ground) : 1,6 M Ohm

Kabel Merah ke Hijau/kuning (Ground) : 43 K Ohm <<<< ????

klo kita lihat,nilai resistansi antara kabel merah ke ground sangat kecil sekali,dan inilah yang menyebabkan ground fault terjadi,tetapi saya belum mengetahui pasti apa yang menyebabkan penurunan resistansi ini,apakah dikarenakan petir atau apa..utk typenya sendiri yaitu TP48-N-NDI.