Perbedaan antara centrifugal pump standard ANSI dengan standard API : secara fisik di lapangan, Bearing bracket dan gland Sleeve API pump akan lebih besar daripada ANSI pump. Standar API pump, requirement-nya akan lebih tinggi daripada ANSI. Paling mencolok dari keduanya adalah standar Casing Pressure (biasanya ini yang jadi patokan awal untuk membandingkan seleksi pompa API vs pompa ANSI, dicompare sama kebutuhannya. Pertimbangan yang harus diperhatikan untuk memilih diantara kedua standard tsb adalah: – Requirement operasi (Head – Debit), – Kondisi operasi (ie. Hazardous, Chemical) dan – Harga.

Tanya – Refiendy

Rencananya saya akan mengganti pompa dari type Canned Non Seal Pump menjadi Centrifugal Suction End Pump.

Bagaimana membedakan antara centrifugal pump standard ANSI dengan standard API?

Pertimbangan apa sajakah yg diperhatikan untuk memilih diantara kedua standard tsb?

Tanggapan 1 – Dirman Artib

Lihat datasheet pak, pasti ditulis standardnya apa.
(Kalau nggak ada standardnya mungkin sekelas dengan pompa dragon)

Pertimbangannya adalah, kalau digunakan di lingkungan oil&gas/petroleum pakai standard API.

Tanggapan 2 – rofi@sulfindo

Kalau boleh tahu p Refiendy kenapa mau diganti ke centrifugal pump yg bapak nantinya akan berurusan dengan seal yang harus extra care dan yg pasti canned pump lebih ramah lingkungan, dan biasanya. Baik untuk extreme temperatur (minus, atau panas). Kalau pemilihan materialnya tepat menurut saya pribadi sangat menyenangkan pakai pompa jenis hermetic or canned ini.
Pastinya sudah study yg baik, maaf ini hanya ada pertanyaan. Kecuali kalau pertimbangannya harga yg mahal.

Tanggapan 3 – Kofah Baskoro

Pak Andy,

Saya pernah mempunyai pengalaman mengoperasikan Canned Non Seal Pump di mana pompa jenis ini dipilih karena keunggulannya dari sisi leak/bocor yang tidak ada sama sekali (leak-proof). Apakah sudah dipertimbangkan akan hal ini? Apakah penggantian dari Canned Non Seal Pump menjadi Centrifugal Suction End Pump tidak mengundang bahaya kebocoran? Apakah jenis liquid yang akan dipompa?

Canned Non Seal Pump adalah pilihan manakala kebocoran liquid sedikit saja tidak bisa ditoleransi untuk hazardous fluids, misalnya flammable liquid seperti liquid propana, liquid DME (Dimethyl Ether), liquid etana, butana dsb atau untuk toxic liquid seperti Carbon Disulfide.

Kekurangan Canned Non Seal Pump adalah kalau bearing aus, tidak bisa diganti, harus diganti 1 set pompa. Untungnya bearing aus setelah 10 tahun pemakaian jadi sebenarnya malah maintenance-free selama 10 tahun.

Tanggapan 4 – Refiendy

Pak Dirman

Di data sheet existing pump (Nikkiso Non Seal Pump) tidak ditulis apakah itu API atau ANSI.

Kalau untuk lingkungan Petrochemical apakah boleh hanya mengacu ke standard ANSI saja?

Terimakasih

Tanggapan 5 – Adi Tytianto

Pak Andy,

Please find comment Below.

Dear All

Rencananya saya akan mengganti pompa dari type Canned Non Seal Pump menjadi Centrifugal Suction End Pump.

Secara filosofi, penggunaan canned sealless pump itu karena ‘kondisi operasi’ yang secara khusus lebih tinggi kualifikasinya daripada centrifugal end suction.

i.e : ( fluida yang ‘tocsic’, kondisi lingkungan industri kimia, dll). Jadi, jika ingin diganti dengan pompa centrifugal end suction, maka harus dicek dulu apakah filosofi awal seleksi pompa canned pump tadi, bisa diganti dengan centrifugal end suction (either itu ANSI or API pump).

Secara umum, biasanya requirement centrifugal end suction sebagai replacement canned pump itu adalah standar material yang digunakan (ie. Stainless Steel), tinggal dilihat pilihan jenisnya yang cocok untuk kondisi operasi existing.

Bagaimana membedakan antara centrifugal pump standard ANSI dengan standard API?

Secara fisik di lapangan, Bearing bracket dan gland Sleeve API pump akan lebih besar daripada ANSI pump. Standar API pump, requirement-nya akan lebih tinggi daripada ANSI. Paling mencolok dari keduanya adalah standar Casing Pressure (biasanya ini yang jadi patokan awal untuk membandingkan seleksi pompa API vs pompa ANSI, dicompare sama kebutuhannya.

Pertimbangan apa sajakah yg diperhatikan untuk memilih diantara kedua standard tsb?

– Requirement operasi (Head – Debit)

– Kondisi operasi (ie. Hazardous, Chemical)

– Harga J

Demikian Pak Andy, semoga sedikit tercerahkan.

Tanggapan selengkapnya dapat dilihat dalam file berikut: