Umumnya pipa air untuk konsumsi (dari PDAM) pemilihannya biasanya berdasarkan tingkat kebersihan air yang dialirkan memalui pipa tersebut sampai diterima konsumen. Jadi kalau menggunakan carbon steel pipe, biasanya bagia internalnya dilapis dengan galvanized atau dengan polimer (bisa epoxy atau rubber). Sekarang mulai banyak digunakan material pipe berbasis polimer yang tidak perlu dilakukan coating pada bagian dalamnya, ex. PVC.

Tanya – Irdianto, Fahrisa

Buat Rekan2,

Saya minta tolong, kira-kira material apa yg cocok yg biasa digunakan untuk pipa air bersih ( dari PDAM ) serta dasar untuk pemilihannya, pipa tersebut akan digunakan untuk supply water di pabrik juga berapakah idealnya umur pipa tersebut? sebab ditempat saya pipa yg digunakan umurnya hanya 10 tahun, apakah memang sudah lazimnya atau bisa lebih lama. Terimakasih.

Tanggapan 1 – Mico Siahaan

Dear Fahrisa,

bisa diperjelas apa ya latar belakang dari pertanyaan Saudara? Dan mengapa Saudara mesti mempertanyakan umum ideal pipa?

Tanggapan 2 – Mico Siahaan

Dear all,

Jadi pelajaran yang saya dapat diskusi ini maka untuk perancangan pipa proses:

1. Dari tekanan (MAOP?), temperatur, stress allowable, joint efficiency dapat ditentukan tebal dari dinding pipa.

2.Dari laju erosi dan korosi dapat ditentukan CA. Btw, any reference how to determine CA?

3. Tebal dinding pipa merupakan hasil perkalian poin 1 dan 2.

4. Untuk mengurangi korosi akibat faktor lingkungan dapat dilakukan coating eksternal

5. Untuk mengurangi korosi akibat fluida internal, maka internal pipa dapat dicoating (galvanized, polymer, rubber). Umur pipa ditentukan oleh menipisnya coating.

Namun, sebetulnya material apa yang cocok untuk kasus Fahrisa ini? PVC? PE? FRP?

Tanggapan 3 – farabirazy albiruni

Cuma mo memperjelas sedikit…

Memang benar bahwa dalam desain apapun kita menggunakan pressure, temperature, allowable stress, dan karakteristik lingkungan dimana alat itu bekerja. Tapi khusus untuk kasus pipa yang menyalurkan air untuk kebutuhan konsumsi/air minum dan masak, saya kurang sependapat bahwa umur pipa ditentukan oleh penipisan pada base metal. Kenapa?, karena bila itu yang dipakai berarti air sudah tercemar oleh logam.

Pada kasus transmisi air konsumsi, rate korosi erosi relatif kecil, karena pipanya jarang bertekanan tinggi tidak seperti pada pipa proses. Korosi yang cukup signifikan adalah terjadinya caustic corrosion akibat penambahan TSP (trisodium pospat) yang lebih bersifat localized corrosion. Sehingga cara yang paling aman adalah dengan melakukan overhaul pipa bila coating internalnya sudah rusak, kemudian merepair coating yang rusak tersebut. Ini untuk mencegah tercemarnya air dan bocornya pipa akibat caustic corrosion yang lajunya sulit untuk diprediksi.

Tanggapan 4 – Irdianto, Fahrisa

Dear Mico,

saya ingin mengganti existing industrial water pipe di pabrik saya yg sudah berumur 10 tahun dan bocor di berbagai titik setelah dianalisa terdapat korosi dibagian dalam, saya berdiskusi dengan supervisor saya dan menyimpulkan bahwa umur pipa ini terlalu pendek, apalagi ditunjang kondisi pipa yg overhead dengan kata lain kami tidak ingin setiap 10 tahun sekali harus mengganti pipa dengan resiko bekerja di ketinggian, saya kira cukup sekian terimakasih atas perhatian dan masukannya untuk seluruh rekan2 yg telah menumbangkan pikirannya

Tanggapan 5 – Soendoro, Iwandana

Pak Fahrisa,

Water disini yang dimaksud fresh water? Bisa saja dengan menggunakan pipa carbon steel dengan menggunakan liquid epoxy sebagai internal coating

Tanggapan 6 – farabirazy albiruni

Cuma mo nambahin sedikit…

Pak Fahrisa, umumnya pipa air untuk konsumsi (dari PDAM) pemilihannya biasanya berdasarkan tingkat kebersihan air yang dialirkan memalui pipa tersebut sampai diterima konsumen. Jadi kalo menggunakan carbon steel pipe, biasanya bagia internalnya dilapis dengan galvanized atau dengan polimer (bisa epoxy atau rubber). Sekarang mulai banyak digunakan material pipe berbasis polimer yang tidak perlu dilakukan coating pada bagian dalamnya, ex. PVC.

nah mengenai umur pipa dibatasi oleh habisnya lapisan internal coating, karena bila coating ini sudah habis, maka air akan tercemar oleh produk karat base metal (bila menggunakan carbon steel sebagai base metalnya). Jadi pada pipa untuk air minum umurnya dibatasi oleh habisnya lapisan coating ini.

Tanggapan 7 – Muhammad Yanuar Idris

Dear Pak Fahrisa irdianto,

To determine the material and thickness of pipe to be used for any purposed is generally we must check the corrosion and errosion rate of the material due to the internal fluid. therafter we can determined corrosion allowance (CA) and life time of the pipe. The corroded/pressure design thickness (not included the CA) must determined from design pressure, design temperature, joint efficeincy and Stress allowable of material (this formula can see in international standard and code). Final thickness of pipe is corroded/pressure design thickness add with CA and mill tollerance. For external pipe we can choose coating and wrapping which congruent with soil, air and water (environtment condition).

Tanggapan 8 – Teddy

Rekan-rekan,

Sekedar mengkoreksi sedikit dari poin nomor 3 di bawah, *tebal dinding pipa tidak pernah merupakan by product dari perkalian tebal pressured design thickness dan CA.*
Yang benar adalah penambahan.