Milestone atau tonggak ukur atau tolak ukur waktu, adalah suatu peristiwa kondisi yang menandai awal (start milestone) atau penyelesaian (finish milestone) sesuatu tahap dari project. Digunakan untuk memberi tanda jadwal waktu. Beserta milestone ini terdapat beberapa deliverable project yang harus dikerjakan dan diselesaikan sesuai tuntutan project.

Tanya – dammen joe

Salam Rekan Milis Migas Indonesia.

Mohon pencerahannya mengenai istilah MILESTONE dalam sebuah Project EPC.

Apa pengaruh milestone pada progress (untuk Progress Control)?

Apakah semua proyek EPC mempunyai Milestone?

Tanggapan 1 – Eric Sidniyanto

Milestone itu reference point (tanggal) yg menandakan major event dlm suatu project (nggak cm pd saat EPC saja tp jg di semua phase/stage mulai dari proses tender, Pre-FEED, FEED, etc.) yg digunakan untuk memonitor progress.

Dlm scheduling software, milestone tidak memiliki durasi alias 0 days.

Contoh milestone: Issue ITT, Contract Award, Issued P&ID IFA, Issue PO for Long Lead Items, Receive Primary Steel on Site, Jacket/Topside Ready for Sailaway, First Gas, etc.

Hope the above gives a little clarity …

Tanggapan 2 – Yandra Mufelly

Milestone atau tonggak ukur atau tolak ukur waktu, adalah suatu peristiwa kondisi yang menandai awal (start milestone) atau penyelesaian (finish milestone) sesuatu tahap dari project. Digunakan untuk memberi tanda jadwal waktu. Beserta milestone ini terdapat beberapa deliverable project yang harus dikerjakan dan diselesaikan sesuai tuntutan project.

Milestone bisa digunakan untuk untuk monitoring dan kontrol project, mengukur pencapaian progres aktual project jika dibandingkan dengan progres plan. Yakni setelah proyek berjalan, aktual Milestone dibandingkan tanggal milestone dari rencana asli. Bila ada varian negatif, maka ada indikasi proyek akan terlambat, bila tidak dilakukan recovery plan.

Mostly, tetapi tidak semua project EPC menggunakan milestone. Jika dalam suatu project, memiliki scope pekerjaan (WBS) yang sedikit & durasi singkat, milestone tidak terlalu dibutuhkan untuk monitoring. Milestone akan sangat membantu untuk monitoring project dengan multidiscipline & durasi yang lama.

Semoga bermanfaat.

Tanggapan 3 – Bambang Muliano

Salam kenal Pak Joe,

Mencoba menjawab sebatas yang saya tau, barangkali nanti akan ditambahkan oleh rekan2 lain yang lebih ‘ngelotok’ ilmu PMT-nya ๐Ÿ™‚

Milestone biasa digunakan sebagai istilah terhadap titik-titik target penting dalam seluruh proses terlaksananya suatu proyek, dari tahap inisiasi sampai project close.
Milestone ini dapat digunakan sebagai patokan mulai atau berakhirnya suatu tahapan proses.

Dalam EPC project, umumnya kita akan menggunakan beberapa milestone, misalnya completion milestone sbb:

1. Concept Complete

2. Detail Engineering Complete

3. Procurement Process Complete

4. Manufacture/Fabrication Complete

5. Material/Equipment Delivery to Site

6. Installation Complete

7. Pre-Commisioning Complete

8. Commisioning Complete

9. Project Hand Over

Milestone-milestone tersebut dapat merepresentasikan kelompok proses yang berlangsung, sehingga ahead/behind suatu tahap dapat dilihat dari milestone-nya.

Mungkin jawaban sederhana ini dapat ditambahkan oleh rekan2 yang lain :).

Tanggapan 4 – Alex Iskandar

Sependapat dengan jawaban, rekan Erick, Yandra dan Bambang.

Sesuai dengan namanya ‘milestone’ – tonggak batu penunjuk miles… Ini kalau diluar negeri seperti di US/Eropa.

Atau seperti dikita, tonggak penunjuk km dijalan-jalan antar propinsi.
Poin nya : ‘We now where we are…’

Milestone di project akan menjadi ‘sangat’ penting bila sudah masuk dalam dokumen kontrak dan antar pihak terikat olehnya. Perubahan terhadap milestone akan berakibat dalam aspek komersial.

Demikian sekedar tambahan.

Tanggapan 5 – cahyo.hadinoto

Setuju juga dengan Rekan2 lainnya, plus menambahkan sedikit, biasanya pd saat planning Milestone tersebut sering ditempatkan pada ‘High Level’ EPS, yg sifatnya general review dari Planning Vs Actual Progress. Pelaporan2 yg sifatnya SLT (Senior Level Team) pun lebih mengarah pd Milestone yg telah ditetapkan sebelumnya (both Parties).

Tanggapan 6 รขโ‚ฌโ€œ irviantanto

Sekedar menambahkan sedikit saja. Milestone di dalam time table sangat dibutuhkan oleh high level management. Dimana dari sanalah para pengambil keputusan akan tahu ‘where we are now?’ Dan langkah2 apa sajakah yang akan di ambil selanjutnya, apabila ada milestone yang belum berhasil dicapai.
Phase of project semacam FEL-0, FEL-1 dan seterusnya adalah gate atau milestone yang harus dilalui. Oleh karena itu para pengambil keputusan akan lebih fokus ke arah itu. Umumnya para petinggi di perusahaan akan lebih concern dan focus hanya pada milestone (dikarenakan tugas mereka yang super sibuk).

Tanggapan 7 – Alex Iskandar

Rekan Irvianto terima kasih…koreksinya…

seharusnya saya tulis

‘we know where we are now’

Jadi inget jargonnya planning,

‘Planning like a map, If you don’t know where we are, a map won’t help’

Tanggapan 8 – Dony Wibowo

nice jargon, aq copas yahhh

Tanggapan 9 – dammen joe

Terima Kasih atas pencerahan rekan2 Milis Migas Indonesia Mengenai Istilah Milestone.