Mohon pencerahan mengenai choke valve dan check valve. Jika dalam suatu pendesignan di well head, sebelumnya ada check valve di down stream ke choke valve, dan sekarang check valve tersebut lokasinya akan dipindahkan ke upsteam dari choke valve. Pada saat sumur di shutdown, kemungkinan ada back pressure pada down strean dari choke valve. Yang ingin saya tanyakan adalah : 1. Apakah ada pengaruhnya jika check valve tersebut tetap saya letakkan pada upsteam dr choke valve karena disini fungsi check valve untuk melindungi peralatan di bagian well head, apa bila terjadi back pressure, bukan chokve; 2. Adakah pengaruhnya terhadap choke valve itu sendiri, pada kejadian ada back pressure karena shut down sumur, pada saat choke open position atau closed position; 3. Apakah saya harus tetap meletakkan check valve setelah down stream seperti sedia kala?

Tanya – ariek ar

Dear temans dan rekans milis, selamat pagi,

Saya mohon pencerahan mengenai choke valve dan check valve.

Jika dalam suatu pendesignan di well head, sebelumnya ada check valve di down stream ke choke valve, dan
sekarang check valve tersebut lokasinya akan dipindahkan ke upsteam dari choke valve.

Pada saat sumur di shutdown, kemungkinan ada back pressure pada down strean dari choke valve.

Yang ingin saya tanyakan adalah :

1. Apakah ada pengaruhnya jika check valve tersebut tetap saya letakkan pada upsteam dr choke valve karena disini fungsi check valve untuk melindungi peralatan di bagian well head, apa bila terjadi back pressure, bukan chokve.

2. Adakah pengaruhnya terhadap choke valve itu sendiri, pada kejadian ada back pressure karena shut down sumur, pada saat choke open position atau closed position.

3. Apakah saya harus tetap meletakkan check valve setelah down stream seperti sedia kala.

Saya mohon bantuan dari rekan-rekan milis yang saya tahu banyak yang lebih mengetahui dan berpengalaman dalam hal ini.

Atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan terima kasih.

Tanggapan – Crootth Crootth

Yang paling penting adalah bukan masalah pemindahannya sendiri, akan tetapi adalah seberapa besar sih resiko dari memindahkan letak check valve ini? Sebagai contoh jika sumur anda (katakanlah sumur A) commingle atau gabungan dengan sumur sumur lain dengan SITHP (Shut-in Tubing Head Pressure) lebih tinggi (misalnya sumur A SITHPnya 1000 psig, sementara SITHP pada sumur sumur yang commingle ke sumur A SITHPnya 1200 psig), dikurangi pressure loss sebesar 100 psig maka sumur A anda akan beresiko mengalami kebocoran. Strategi apa yang anda terapkan untuk menanggulangi backpressure dari sumur lain ini? Dengan checkvalve (orang Al Britaniyya lebih suka menyebutnya sebagai Non-return valve, tayeb!)? Apa saja yang perlu ditinjau?

Fungsional

Fungsi sesungguhnya dari check valve ini bukanlah untuk mengantisipasi BACK PRESSURE melainkan menganggulangi BACK FLOW! Jadi dengan memindahkan checkvalve dari downstream ke upstreamnya choke valve anda dengan sendirinya meniadakan fungsi dari check valve ini.

Failure Rate (Tingkat Kegagalan)

Meskipun data data Failure Rate yang ada menunjukkan kehandalan check valve (Failure to Open 1×10^-7/day; Internal Leak, 3×10^-7/hour, Rupture 1×10^-8/hour, AEC Report) jika dibandingkan dengan SDV atau SSV sekalipun (Failed to Close 1.8×10^-6/hour, Internal Leak 1.5×10^-6/hour, OREDA 1992). Choke Valve sendiri berdasarkan Vivian, 1985 memiliki Failure rate lebih besar sekitar 1.6 kali lipat daripada check valve.

Beaya

Satu lagi hal penting yang tidak boleh anda lupakan adalah masalah duit atau cost, harga chock valve adalah jauh lebih mahal dibandingkan dengan check valve. Dengan memasang choke valve di downstreamnya checkvalve, anda berpeluang untuk menghilangkan asset anda karena sesuai failure rate di atas, choke valve lebih mudah rusak dibanding check valve.

Layer of Protection

Berdasarkan pengklasifikasian LOPA a la CCPS, AIChE, Check valve di kategorikan/dimasukkan dalam layer Inherently Safer Design atau sebagai level proteksi yang pertama, artinya apa? Sebagai layer perlindungan yang pertama maka si check valve ini musti terpapar pada bahaya (back pressure) yang pertama kali, sehingga musti diletakkan di downstream choke valve!

Kestabilan Aliran

Dengan meletakkan check valve di upstream choke valve maka anda telah memperbesar severity kerusakan (terjadinya erosi) pada choke Valve, sebagaimana di jelaskan oleh Aupied dkk, 1983, 48% kerusakan Choke Valve disebabkan oleh erosi

Siting (Peletakan)

Memang terdapat space yang cukup buat meletakkan check valve di upstreamnya choke valve?

Shut down sumur A tidak akan menyebabkan terjadinya backpressure, kecuali jika sumur A di commingle dengan sumur lain dengan SITHP dan FTHP yang lebih tinggi.