DBB di metering berguna untuk mencegah passing dan leak, sehingga pada saat proving seluruh fluida yg sdh lewat metering dipastikan masuk semua ke prover, sehingga hasil proving jadi sempurna dan valid. Memang tidak semua valve yg ada di metering adalah dari jenis DBB.

Tanya – Fedrianto

Dear Rekans,

Mungkin mengenai DBB ini sudah pernah dibahas di rangkuman diskusi milis migas sbelumnya. Namun, sepertinya blm pas dengan yg sy cari2 :D..Sy sdg dihadapkan ke suatu masalah mengenai perlu tidaknya penggunaan DBB pada metering equipment untuk LPG. Mnurut pendapat rekan2 smua, kira2 perlu gk dipasang DBB di sistem meteringnya? Klo yg saya baca di rangkuman milis migas, DBB fungsinya untuk mengisolasi suatu sistem. Apakah itu tujuan yg paling utama atau ada tujuan utama lain selain utk isolasi? Atas jawabannya, sy ucapkan terima kasih.

Tanggapan 1 – febrian ardi

Mas Fedrianto,

IMHO

Perlu atau tidaknya DBB tergantung dari keperluan plant itu sendiri,

misalnya kegiatan maintenance maetering itu tidak memerlukan isolasi berarti DBB tidak diperlukan

Nah isolasi sendiri ini juga ditentukan dari jenis fluida yang mengalir dan juga tekanan fluida sehingga kita memutuskan apakah harus menggunakan DBB atau cukup single isolation,biasanya masing2 company punya standar masing2.

mohon sharingnya dari ahli2 valve

Tanggapan 2 – Widya Puspita

Pak,

Umumnya(sebagian besar ) DBB mutlak di gunakan pada custody metering system

– entah itu gas & liquid. Kalau tidak salah ingat ada di peraturan Migas yang mengatur custody metering.

Untuk jelasnya dapat di tanyakan ke packager yang terlisted di Migas.

Tanggapan 3 – Maison Des Arnoldi

DBB di metering berguna utk mencegah passing dan leak, shg pd saat proving seluruh fluida yg sdh lewat metering dipastikan masuk semua ke prover, shg hasil proving jd sempurna dan valid. memang tidak semua valve yg ada di metering adalah dari jenis DBB.

Tanggapan 4 – fedrianto

Sebelumnya, terima kasih atas jawabannya. Apakah ada ketentuan utk penetapan custody atau tidaknya? misalkan di dokumen tender tidak menyebutkan adanya custody pada metering, apakah otomatis jika fluidanya dianggap sbg fluida yg cukup berbahaya (dalam kasus ini LPG)harus sistem custody?

Yang kedua, stau sy ada dua tipe DBB, yaitu DBB sistem konvensional dan DBB special. Sistem konvensional menggunakan dua block valve yang diapit dengan spool pendek dan valve utk drain. Sementara yg special, menggunakan satu valve khusus utk DBB. Pertanyaan sy selanjutnya adalah pada metering apakah selalu digunakan DBB valve yg special? jika dicompare dengan yg konvensional, kira2 mana yg lebih ekonomis tp ttp safe?