Bekal untuk menjadi Good Piping Engineer itu hanya bisa anda dapatkan melalui pengalaman kerja, terutama anda hrs terlibat krg lbh 3 thn di engineering dan 2 tahun di Construction untuk dapat mengerti semuanya. Saat itulah anda baru bisa mengerti Code dan standard yg anda baca, aplikasi software yg and pelajari.
Namun tdk ada salahnya jika mulai skrg anda mulai coba pelajari ilmu Kekuatan Material, Mekanika Fluida, dan Mekanika Teknik, Structural analysis. 4 ilmu ini adalah dasar utama kekuatan untuk menjadi Piping Engineer yg baik. Dan pelajari juga Perhitungan Matriks, krn ini adalah dasar perhitungan aplikasi komputer yg banyak dipakai oleh Program2 analisa pipin spt CAESAR II, Autopipe dll.

Tanya – Irwan Iwan

Dear rekan2 senior,

Untuk menjadi piping engineer apa saja step awal yang harus di pelajari mulai dari software,code/standard,tempat training,jobdesk dan lain sebagainya.
Mohon rekan2 senior pengarahan dan pencerahannya.
Trima Kasih.

Tanggapan 1 – Afif Ikhsani

Dear mas Irwan,

Yang pasti harus mengerti mengenai konsep Line Transport dahulu, dari wellhead ke processing area. Teknik Produksi juga harus dikuasai, at least ngerti konsepnya. Kalo training banyak juga.
Mengenai software, banyak kok, kayak pipesim, hysis, dsb.

Tanggapan 2 – tengku dylan

Mas Irwan,

Bekal untuk menjadi Good Piping Engineer itu hanya bisa anda dapatkan melalui pengalaman kerja, terutama anda hrs terlibat krg lbh 3 thn di engineering dan 2 tahun di Construction untuk dapat mengerti semuanya. saat itulah anda baru bisa mengerti Code dan standard yg anda baca, aplikasi software yg and pelajari.
Namun tdk ada salahnya jika mulai skrg anda mulai Coba pelajari ilmu Kekuatan Material, Mekanika Fluida, dan Mekanika Teknik, Structural analysis. 4 ilmu ini adalah dasar utama kekuatan untuk menjadi Piping Engineer yg baik. dan pelajari juga Perhitungan Matriks, krn ini adalah dasar perhitungan aplikasi komputer yg banyak dipakai oleh Program2 analisa pipin spt CAESAR II, Autopipe dll.

Selanjutnya anda bisa mulai memaca buku2 Piping seperti Design Piping Systemnya MW Kellogg, Pipe Stress Engineernya LC Peng, Piping & Pipeline Engineeringnya G.Antaki, dll. Sangat banyak buku2 piping tp jarang dijual didalam negri, mungkin Mas Irwan bs membelinya dari Amazon.com, di www.asme.org atau searching di Internet.
Lalu Pelajari Juga Code2 Standard Piping Spt : ASME B31.3 (Process Plant), ASME B31.1 (Poweer Piping), ASME B31.4, ASME B31,8. Sebenarnay Code design utama yg sering diapaki hanya 4 ini tapi Code & Standard pendukungnya sangat banyak spt ASME B16.5 (Flange), ASME B16.11, ASME B16.9, ASME B16.20, ASME B16.34, API 610, API 617, API 650, NEMA SM 23, dan masih banyak lagi. SARAN SAYA, UNTUK LANGAKAH AWAL ANDA CUKUP BACA 2 CODE UTAMA YAIUTU ASME B31.3 dan ASME B31.1.

Ikut Training2 yg banyak Menjamur saat ini. Anda bisa mula dgn mengambil training per-Skill spt :

PDMS Training u/ 3D Model design system skill (Jaman Skrg ini seorg Piping Engineer yg baik dituntut mengerti pemodelan 3D yg dikerjakan oleh para piping designernya. #D software yg banyak digunakan saat ini adalah PDMS, PDS, Cadworx dan Autoplant). Training ini bisa anda dapatkan di AP-Greid Oil & GAs Trainig (www.oilgas-training.com) atau di Oil & Gas Institue (www.oilgasinstitue.com).

CAESAR Training u/ kemampuan Stress Analisis anda, diaman disini anda akan mempelajari menggunakan software CAESAR II untuk menganalisa sebuah plant piping system, dgn tujuan untuk menetukan apakah Routing dari pipa sdh aman dan sesuai dgn Code yg digunakan (Spt ASME B31.3 u/ Process Plant, B31.1 u/ Power Plant, B31.4 u/Pipeline system underground atau above ground, B31.8 u/ Offshore pipeline system), dgn CAESAR juga anada bisa memverifikasi apakah Koneksi Pipa ke Pompa atau equipment2 lain yg critical sdh memenuhi persyaratan kemanan dr vendor equipment tsb atau sdhkah Bebannya berada di bawah Beban yg diizinkan oleh Vendor, bila beban yg belum disediakan oleh vendor (biasanya pd awal2 tahap design ini srg tjd) maka anda harus membandikan beban yg anda dapat dr CAESAR II dgn Code Standard Equipment tsb untuk Nozzle Allowablenya (spt API 610 u/Centrifugal Pump, NEMA SM 23 u/ Steam Turbin, dll). Serta masih banyak lagi yg dapat di analisa dgn menggunakan CAESAR II ini. Training ini bisa anda dapatkan di AP-Greid Oil & GAs Trainig (www.oilgas-training.com) atau di Oil & Gas Institue (www.oilgasinstitue.com)

Nah pilihan ketiga, anda bisa mengambil Paket keseluruhannya yg sekarang banyak juga dibuka, yaitu Training Piping Engineer. Disini anda akan mendapat semua materi untuk menjadi Piping Engineer yg baik. Penyelenggaranya al. : PT. Kiat Global Batam Suskes (http://www.batamtraining.com/) berlokasi di batam, Universitas Mercubuana bekerjasama dgn Asosiasi Piping Indonesia (http://piping-umb.blogspot.com/2009/06/training-piping.html), Indoagri (http://www.indoagri.com/index.php?idmenu=eccbc87e4b5ce2fe28308fd9f2a7baf3&id=31), atau Training Piping Engineering yg diselnggarakan oleh Persatuan Insiyur Indonesia (PII)

Langkah berikutnya adalah anda harus aktif atau setidaknya membaca pendapat2 dan diskusi para piping engineer di forum2 Engineering seperti www.migas-indonesia.com, www.eng-tips.com, www.pipingdesign.com dan masih banyak lagi, intinya rajin2lah membuka internet untuk membaca.
Langkah terakhir dan yg utama : Belajar dari pengalaman selama masa kerja anda. Rajin2lah bertanya dan berdiskusi dengan Senior atau Supervisor anda bila menemukan kesulitan atau sekedar bertukar pikiran. Ambil kesempatan besar bila ada assigment untuk ke site project, karena dengan berada di site anda akan melihat Realitynya secara langsung, sehingga semakin sering anda berinteraksi dgn layou2 pipa dilapnagan dan equipment2nya, semakin anda memahami apa yg selama ini anda pelajari dan semakin berambah ilmu anda.

Sebagai tambahan di EPC atau EPCC Company, Piping Engineer itu biasanya dibagi lagi menjadi 3 sub unit yaitu :

Piping Material Engineer. Dia akan mempunya responsible untuk menyiapkan Spesifikasi Piping Material, Pemilihan Material yg tepat sesuai Project requirement. Ada juga company yg mebagi Piping Material ini menjadi 2 yaitu Piping Material Engineer dan Piping Materail Controller.

Piping Designer. Nah secara garis besarnya dialah yg bertanggung jawab dalam menyiapkan semua routing/layout perpipaan untuk sebuah project.
Piping Stress Engineer. Posisi berikut ini adalah seperti yg saya jelaskan diatas tadi, yaitu bertanggung jawab untuk mereview layout yg dibuat si Piping Designer, apakah sdh cukup Flexible? atau kurang Stiff? atau sudah aman dan sesuai dengan Code Standard dan Client Specification.

Ke-3 Posis diatas dibawahi oleh masing Sub Unit Leadernya yaitu Sub Unit Leader piping Material Engineer, Sub Unit Leader Piping Designer dan Sub Unit Leader Pipe Stress Engineer. Berikutnya para Sub unit ini akan melapor dan dibawahi oleh seorang Lead Piping Engineer. Biasanya Sebuah Project akan mempunyai masing Lead Piping engineernya. Nah Deaprtement Piping ini dipimpin oleh seorang Head Piping Departement (Piping Manager) yg dibawahi oleh Head of Engineering Departement.
Begitu kira2 gambarannya organisasi untuk piping disebuah EPC atau EPCC company, namun msh ada lg chart organisasi untu Projectnya, dan masih panjang bila diuraikan, dan juga sekarang ini ada juga satu posisi tambahan di Departement Piping yg cukup Crucial Yaitu Principal Piping, baik itu Principal Piping Engineer, atau Principal Piping Stress atau Principal Piping Designer. Bahkan sy dengar juga sudah ada posisi untuk Piping Interface Coordinator yg akan menkoordinasi pekerjaan di departement piping. Cukup banyak posisi2 di depatement piping dewasa ini di EPC atau EPCC company dan itu tergantung companynya masing2, semakin besar companynya semakin complex jabatan dan posisi2 dlm masing2 departementnya.
Mungkin untuk saat ini hanya itu saja dulu yg bisa saya share ke Mas Irwan, ini adalah berdasarkan pengalaman langsung saya selama di Industry Oil & Gas sbg Piping Engineer. Mungkin teman2 lain di froum ini, terutama senior2nya bisa menambahkan untuk membantu Saudara kita Mas Irwan untuk menjadi salah satu Piping Engineer yg dpt dibanggakan Negri ini.

Tanggapan 3 – ricky Samuel

Mas Tengku, kalau kita sbg Project Supt yg biasa menghandle piping, structural, mechanical included painting and scaffolding supervision,…. bisakah
melamar utk posisi lead piping engineer atau Head Piping Departement (Piping Manager) atau lever senior apalah dibidang piping..? karena saya pikir utk level me-manage/arrange atau koordinir, mungkin kita sudah terbiasa dgn berbagai departemen, apalagi cuma satu departemen semacam piping aja yg dihandle! Please any advice for us?

Tanggapan 4 – yose ma’ruf

Mungkin ke Engineering/Project Engineer atau Project Manager.

Tanggapan 5 – Mubarok

Mas Ricky,

Menurut pendapat saya, biasanya di suatu project ada dua tipe skill yang berkembang. Yang pertama project side (bisa Project Eng, Project Manager, Project Supt) yang skillnya lebih kuat kearah management dimana soal teknis tidak dituntut lebih (nanti kan kalo nggak tahu bisa nanya ke trade). Yang kedua trade side (bisa Piping, Structure, Electric etc) yang skillnya memang diasah untuk menangani bidangnya masing2, jadi kemampuan teknis personalnya memang harus mumpuni di bidangnya, meskipun dia nggak tahu apa2 soal bidang yang lain.

Pengalaman mas Ricky sebagai seorang Project Supt sangat bagus, tapi menurut saya kalo pengen ke Piping Lead ato Piping Manager kok udah banting stir ya. Karena untuk seorang lead piping kemampuan teknisnya soal “perpipingan” tentunya harus diatas piping engineer yang dia lead. Karena ketika ada suatu masalah yang bersifat teknis dan piping engineer yang jadi bawahan kita tidak bisa mengatasinya tentu akan lari ke leadernya untuk meminta solusi.

Tapi jadi lain kalo mas Ricky memang suka piping terus belajar sendiri soal piping sehingga ilmu pipingnya juga yahuud. Management skill dari project supt ada, trus ilmu pipingnya mantap.