Saat ini saya mencoba mempelajari mengenai Offpipe untuk offhore instalation kasus untuk kedalaman 130 meter. Metode yang saya gunakan S-lay method. Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan kerekan milis ttg: 1.Saat pipelaying saat masih diatas lay barge tepatnya saat di tensioner seberapa besar pengaruh dynamic motion dri barge terhadap output stress; 2.Kriteria untuk dynamic stress dibatasi 86% dri yield stress.Saya ingin mendapatkan informasi dari mana nilai tersebut apa ada acuan code-nya; 3.Saat laying terdapat S-curve baik di overbend maupun sagbend pipeline mengalami radius lengkung.Apa ada batasan kriteria agar coating pada pipe tidak rusak.

Tanya – palka

Dear rekan milis

Saat ini saya mencoba mempelajari mengenai Offpipe untuk offhore instalation kasus untuk kedalaman 130 meter. Metode yang saya gunakan S-lay method. Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan kerekan milis ttg:

1.Saat pipelaying saat masih diatas lay barge tepatnya saat di tensioner seberapa besar pengaruh dynamic motion dri barge terhadap output stress.

2.Kriteria untuk dynamic stress dibatasi 86% dri yield stress.Saya ingin mendapatkan informasi dari mana nilai tersebut apa ada acuan code-nya

3.Saat laying terdapat S-curve baik di overbend maupun sagbend pipeline mengalami radius lengkung.Apa ada batasan kriteria agar coating pada pipe tidak rusak.

Mohon info dari rekan milis baik diforum maupun japri.tks

Tanggapan – Vladimir Medio SENTOSA

Hallo Pak Palka..

Kalau utk masalah ini saya rasa banyak rekan2 di milist ini yang mahir di bidang pipelay dan bisa menjawab lebih akurat. Saya akan mencoba membantu menjawab sebatas apa yang saya ketaui dan mohon koreksi jika ada salahnya.

1. Ini maksudnya pipelaying jalan dan bagaimana stress di pipe di bagian tensioner krn dynamic motion gitu? Run antara statis dan dinamis kalau cek stress di support pas di tensioner sepertinya relatif sama. Setelah keluar tensioner dan sampai ujung barge ini (overbend lah istilahnya) yang biasanya akan keliahatan perbedaannya apalagi jika current (arus) memberikan dampak yang signifikan, terutama arah beam seas (tegak luruh pipeline) biasa arus arah 90 derajat dengan kombinasi arah gelombang. Apalagi utk deepwater, perlu dlakukan sensitivity current analysis karena berpengaruh pada daerah overbend, sedangkan sagbend relatif tidak ada masalah utk deepwater. Sedangkan utk kedalaman 180 tergantung jenis pipa juga dan kondisi current/gelombang. Jadi hasil antara static dan dinamis di area overbend bisa dbilang relatif sama pada kasus arus/gelombang yang tidak terlalu sensitif dan bisa juga berbeda jauh pada kasus arus/gelombang yang sensitif (CMIIW). Intinya harus tetep dkerjakan statis dan dinamis case nya.

2. Kriteria dynamic stress bisa dlihat pada DnV OF F101 terbaru, pada bagian simplified laying criteria, semua djelaskan detailnya. Tapi angka itu tidak mutlak, kadang ada yang masih mengacu pada DnV 1981, dan beberapa juga pakai code requirement company masing2, jadi semuanya tergantung kebutuhan dari klien.

3. Wah kalo utk hal ini mungkin biasa yang disebut concrete crushing check, ada semua cara perhitungannya. Coba buka2 lagi code dnv dan lain2. Salah satu inputan perhitungannya dari output OFFPIPE juga.

Sekian dulu mungkin master2 yang lain bisa menambahkan dan mengoreksi. Maklum masih newbie, jangan dikasih bata yah.. Belajar terus sampai kemana saja.