Pada dasarnya penggunaan annular bottom plates untuk menghindari stress berlebihan di bottom plate and first course of shell. Jika salah satu dari kedua kondisi tersebut sesuai, maka diminta untuk menggunakan annular bottom plate. Otherwise tetap gunakan standard lap-wleded bottom plate yang lebih optimum. Saya sebut optimum dari sisi waste material, penggunaan annular plate biasanya akan lebih costly. Jadi berhati-hatilah dalam material selection di tangki. Untuk grouping material IV, IVA, V dan VI, lihat material tabulation untuk tank yang ada di API 650. Untuk perhitungan product stress and hydrostatic test stress juga sudah diatur di paragraph terkait.

Tanya – randhi alghiffari

Yth. Bapak, Ibu dan Rekan Milis Migas,

Saya mau menanyakan sesuatu mengenai Annular Bottom Plate Storage Tank API 650, Apa saja requirements jika tanki harus menggunakan Annular Bottom Plate?

Saya sudah membaca API 650 Per. 5.5 Annular Bottom Plates, ‘When the bottom shell course is designed using the allowable stress for materials in Group IV, IVA, V, or VI, butt-welded annular bottom plates shall be used (see 5.1.5.6). When the bottom shell course is of a material in Group IV, IVA, V, or VI and the maximum product stress (see 5.6.2.1) for the first shell course is less than or equal to 160 MPa (23,200 lbf/in.2) or the maximum hydrostatic test stress (see 5.6.2.2) for the first shell course is less than or equal to 171 MPa (24,900 lbf/in.2), lap-welded bottom plates (see 5.1.5.4) may be used in lieu of butt-welded annular bottom plates.’
Tapi saya belum tau maxud dari keterangan ini.

Atau jika Tanki Diameter di atas 30 meter harus pakai Annular Plate seperti di App. M.4, ‘Tanks with diameters exceeding 30 m (100 ft) shall have butt-welded annular bottom plates (see 5.1.5.6).’??

Mohon bimbingannya.

Tanggapan 1 – edfarman chan

Saya coba bantu dengan pemahaman saya yang tahu – CMIIW.

Design standard kita gunakan lap-welded bottom plate sebagai rancang bangun dasar dari tangki.

Tapi pada kondisi tertentu, kita harus mempertimbangkan requirement annular bottom plate di bawah shell course.

Pertimbangannya pada dasarnya ada dua,

– melihat pada size dari tangki. (Tangki besar biasanya work stressnya besar).

– melihat pada material selection dan stress condition pada shell course stress ,

Pada dasarnya penggunaan annular bottom plates untuk menghindari stress berlebihan di bottom plate and first course of shell.

Jika salah satu dari kedua kondisi tersebut sesuai, maka diminta untuk menggunakan annular bottom plate. Otherwise tetap gunakan standard lap-wleded bottom plate yang lebih optimum. Saya sebut optimum dari sisi waste material, penggunaan annular plate biasanya akan lebih costly. Jadi berhati-hatilah dalam material selection di tangki.
Untuk grouping material IV, IVA, V dan VI, lihat material tabulation untuk tank yang ada di API 650.

Untuk perhitungan product stress and hydrostatic test stress juga sudah diatur di paragraph terkait.

Semoga membantu dan selamat mendesign tangki.

Tanggapan 2 – Areif Edy Kurniawan

Pak Alghiffari,

ikut berbagi sedikit,

1. ‘When the bottom shell course is designed using the allowable stress for materials in Group IV, IVA, V, or VI, butt-welded annular bottom plates shall be used (see 5.1.5.6).
maksudnya kurang lebih sebagai berikut,
kalau material plate yg digunakan termasuk dalam salah satu grup IV, IVA, V atau VI, maka annular bottom plate wajib digunakan (shall be). tabel material ada di tabel 4-3a.
sambungan pengelasan menggunakan butt welded sesuai dijelaskan di para 5.5.1.6.

When the bottom shell course is of a material in Group IV, IVA, V, or VI and the maximum product stress (see 5.6.2.1) for the first shell course is less than or equal to 160 MPa (23,200 lbf/in.2) or the maximum hydrostatic test stress (see 5.6.2.2) for the first shell course is less than or equal to 171 MPa (24,900 lbf/in.2), lap-welded bottom plates (see 5.1.5.4) may be used in lieu of butt-welded annular bottom plates.’

kalimat berikutnya menjelaskan bahwa design bottom tidak perlu menggunakan annular atau boleh menggunakan (rectangular+sketches plates) dgn metode sambungan lap welded jika nilai product stress shell pertama sama atau kurang dari 160Mpa, atau hydrostatic test stressnya kurang atau sama dengan dari 171 Mpa. tabel product stress dan hydrostatic test stress ada di tabel 5.2.
detail lap welded ada di para 5.1.5.4.

2. sedangkan appendix M, dipakai hanya sesuai scopenya:

– design temperaturenya (93 degree C sampai 260 degree C), dll seperti di jelaskan di para M.1.