”Good practice begins with good design and operating – both are ultimately hostage to the Human Factor,” namanya juga usaha pasti tidak ada yang mutlak, dijamin aman berdasarkan analisa manusia dengan segala kemampuannya saat ini yang mestinya banyak kekurangannya untuk waktu yang akan datang, tapi paling tidak kita sudah melangkah kearah yang lebih baik.

Tanya – Johanes Anton Witono

Praktisi Safety,

Sebagai orang yang baru memasuki dunia kerja, saya ingin tahu bagaimana membangun/ belajar hal2 tentang safety terutama untuk hal2 yang sifatnya umum, sehingga pada akhirnya bisa membangun sense of safety yang bagus untuk hal2 teknis lainnya.
adakah artikel atau link untuk belajar tentang hal ini?

Tanggapan 1 – Dirman Artib

Safety dimulai dari tahap Design. Dan hal ini harus bersifat umum. Pada saat anda berpikir bahwa ‘Safety in Design’ adalah hal yang bersifat khusus………hmm…di situlah awal dari bencana yang umum :-).

Tanggapan 2 – Alvin Alfiyansyah

Mas Anton yang senang belajar,

Apa kabar ?

Sama seperti anda, saya pun senang belajar hal-hal baru terutama yang berhubungan dengan pekerjaan saya.

Saya tidak tahu basic pekerjaan anda sehari-hari itu apa ? Apakah seorang design engineer, field engineer, safety officer, etc. Hal yang tersulit dalam masalah safety mungkin adalah penerapannya ke dalam praktek di lapangan dibandingkan hanya di atas kertas. Kabarnya juga kalo kaidah2 safety telah merasuk ke masing2 orang sampai ke pekerja2 kecil, maka hal soal safety ngga diperlukan lagi bahkan bisa dibubarkan saja, ini hal mengerikan yang menurut saya tidak mungkin terjadi karena manusia itu masih punya sifat pelupa.

Ini pernah terbukti pada saya sendiri sewaktu ikut test menjadi process engineer di UEA beberapa waktu yang lalu, ternyata test dilakukan oleh seorang Process Safety Manager, hal-hal yang ditanyakan adalah masalah engineering basic, pemilihan equipment, basic design yang efektif dan safe semisalnya utk Heat Exchanger dan Separator, lalu beralih ke terminology safety basic misalnya dalam design sampai masalah commissioning dan start-up, hal-hal basic dan sense apa saja yang diperlukan oleh seorang process engineer dalam masalah ini agar selalu dapat menangani juga masalah safety juga safe, dan..tentu saja akhir cerita mudah ditebak karena pertanyaan terlalu detil dan banyak maka saya belum dapat lulus dalam test waktu itu….Uuuhh andai ada waktu 3 hari saja utk persiapan belajar terminology basic design dan safety waktu itu, mungkin ceritanya lain…he3X….Tapi ini jadi modal semangat utk belajar lebih dalam lagi mengenai masalah safety.

Untuk matrix skill serta uraian knowledge yang sekiranya dibutuhkan process safety engineer sudah pernah dibahas oleh Mas Cahyo dan Bli Made di iips-online@yahoogroups.com walaupun masih untuk high level (jauh dari saya dan anda tentunya , hehehe…). Walaupun demikian basic ilmu physic, chemical, mekanika fluida, korosi, basic ilmu material, dsb. perlu diketahui sebagai bekal menuju masalah safety yang lebih dalam. Bahkan basic fundamental urusan process safety ini pernah diposting Mas Wahyu di awal tahun 2004 kalo ngga salah. Setidaknya artikel2 di Migas-Indonesia online sangat bagus untuk pemula seperti kita2 ini.

Sama seperti anda penerapan design yang safe dalam berbagai tahap misalnya concept/basic/detail design sampai menuju commissioning dan start-up masih perlu dipelajari agar bisa mendalami masalah safety, belum lagi masalah behavioural safety dan system safety dan penerapan PSM system serta PHA-nya.

Spesialisasi ilmu safety dapat terbagi menjadi : industrial safety, industrial hygiene, environmental safety, fire protection engineering, ergonomics, system safety, risk management, loss control, chemical process safety, construction safety, institutional safety management, transportation safety, dan safety research & management field menurut BCSP (Board of Certified Safety Profesional – Amrik).

Di awal masa kerja saya tertarik masalah safety hanya sebatas hazard dan characteristicnya (apakah itu chemical, physical, mechanical, electrical misalnya), cara mengantisipasinya misal dengan safeguard (active, passive, inherently safer, procedural), baru belajar ke arah equipment failure, engineering design for process safety, hazards analysis concept (juga study HAZOP, FMEA, Check List..etc.), dan baru tertarik mengenal lebih jauh lagi semisalnya Hazard analysis dalam penempatan equipment (siting & layout) , Masalah evacuation dan escape, consequence analysis dan seterusnya. Itupun masih mentah dan tidak mumpuni, rasanya masih jauh dari yang dikatakan professional seperti Mas Cahyo, apalagi dengan minimnya kursus yang pernah diikuti.

Benar seperti kata Pak Dirman, layer protection dalam masalah safety bermula dari process design (kaidah LOPA jelasnya). Dan penerapannya bermula dari komitmen manajemen karena tujuan PSM system dibuat adalah untuk melindungi orang dan fasilitas /asset juga lingkungan sekitar tentunya.

Rujukan buku yang bagus tentunya sesuai keperluan Mas Anton sendiri, beberapa buku yang bagus adalah sebagai dibawah disamping tentunya PSM system seperti yang tertulis di API 750, OSHA, EPA-RMP, dll. )(Artikel mengenai sistem dan terminologi tertentu dalam safety semisalnya OSHA PSM, inherently safer, dan konsep yang sudah umum lainnya banyak beredar di internet kok…..) :

1. Loss Prevention in the Process Industries (hazard indentification, assessment and control), F.P Lees, Buttenworth-Heinennman

2. CCPS Guideline book series

3. Trevor Kletz book series

Disini masih banyak orang safety dan Sr. Engineer yang dapat lebih menjelaskan yang anda perlukan dibandingkan saya.

Semoga bermanfat atas sharing ini.

Selengkapnya :