Masalah biologi yang berkaitan dengan oil & gas tidak hanya di laboratorium & safety saja, bahkan di lapanganpun ada kaitannya, salah satu contohnya adalah yang berkaitan dengan internal corrosion monitoring, salah satu penyebab pitting corrosion di internal pipeline adalah SRB, tidak hanya pipeline dari carbon steel, stainless steelpun bisa mengalami pitting corrosion. Bukankah SRB itu adalah sejenis mahluk biologi yang hidup didalam pipa, yang sangat berpotensi terhadap kerusakan pipa ? Dan mungkin beberapa diantaranya di musnahkan dengan menggunakan biocide yang merupakan bahan kimia (mungkin hal ini kurang tepat), dengan semakin berkembangnya ilmu biologi dapat mencegah terjadinya karat dengan lebih aman dan lebih murah, menggunakan effective microorganisme.

Tanya – Johanes Anton Witono

Mohon informasinya, apakah seorang lulusan dari Departemen Biologi dapat bekerja di Oil&Gas Industry, maupun perusahaan2 pendukungnya? Jika Ya, di bagian apa dan apa job desc mereka?

Mohon bantuannya, karena ada kawan lulusan Biologi yang sedang membutuhkan pekerjaan.

Terima kasih.

Tanggapan 1 – Robikhun

Untuk lulusan biologi dapat bekerja di bagian HSE sebagai environment protection staff.

Tanggapan 2 – Rovicky Dwi Putrohari

Kalau mengambil ‘spesialisasi’ di micropaleontology, bisa juga masuk ke exploration di bagian stratigrafi, atau bisa juga di Lab Service Company seperti CoreLab, Robertson Research, atau di Lemigas.

Beberapa Oil Company (Operator) di Indonesia yg memiliki biostratigrapher di perusahaannya seperti Vico, Unocal, Caltex, Total (?).

Tanggapan 3 – Cahyo Hardo

Mungkin bisa juga untuk menganalisa marine growth di kaki-kaki platform dan di bagian sea chest dari FPSO dan memberikan rekomendasi bagaimana mengatasinya/mengurangi laju pertumbuhannya. Mungkin biologi lingkungan yang lebih pas.

Tanggapan 4 – Ramzy SA

Mas, Cahyo

Anda bisa cari informasi Pa Bagus, Beliau juga biologist dan pernah menjabat GM di Pertamina DOH Jambi, selamat berkarya.

Tanggapan 5 – lilik sukirno

Pak Anton Witono,

Sekedar sumbang saran, masalah biologi yang berkaitan dengan oil & gas tidak hanya di laboratorium & safety saja, bahkan di lapanganpun ada kaitannya, salah satu contohnya adalah yang berkaitan dengan internal corrosion monitoring, salah satu penyebab pitting corrosion di internal pipeline adalah SRB, tidak hanya pipeline dari carbon steel, stainless steelpun bisa mengalami pitting corrosion. Bukankah SRB itu adalah sejenis mahluk biologi yang hidup didalam pipa, yang sangat berpotensi terhadap kerusakan pipa ? Dan mungkin beberapa diantaranya di musnahkan dengan menggunakan biocide yang merupakan bahan kimia (mungkin hal ini kurang tepat), dengan semakin berkembangnya ilmu biologi dapat mencegah terjadinya karat dengan lebih aman dan lebih murah, menggunakan effective microorganisme. Mungkin diantara rekan-rekan kita yang background pendidikannya biologi lebih faham menjelaskan. Juga masalah bioremediation dari sludge oil, jenis bakteri pemakan minyak yang dapat mengurai sludge sampai kepada kondisi yang aman terhadap lingkungan. Mungkin ini hanya sekedar tambahan, yang rekan-rekan yang biasa bekerja di lapangan / platform oil & gas jauh lebih faham dari pada saya yang sebenarnya masih awam.