Jika NPSHr > NPSHa, bisa menjalankan salah satu atau menggabungkan beberapa alternatif berikut: (1) Menambah elevasi tanki/vessel/dll atau menaikkan batas operasional low liquid level (LLL) pada upstream pompa (tujuan: menambah static head suction); (2) Menurunkan elevasi pompa, kalau perlu sampai sedikit underground asalkan discharge head tetap bisa mencapai target downstream pompa (tujuan: idem point 1); (3) Memperbesar diameter pipa, mengurangi fittings, dll pada suction line (tujuan: mengurangi friction loss, tapi biasanya kurang signifikan kalau sistemnya sendiri sudah efisien).

Tanya – Ahmad Solikhin

Dear milist’ers,

Mau tanya khususnya kepada para spesialist rotating.
Pada pompa centrifugal, kami mendapati bahwa NPSHA(4.6) < NPSHR (5.8m) karena lefel fluida di suction line berada di bawah pompa kira2 4m. Alternatif untuk menurunkan level pompa agak sulit, Vendor memberi saran alternatif, sbb:

1. Menggunakan pompa yg lebih besar, dengan NPSHR lebih kecil.

2. Menggunakan foot valve

3. Menggunakan tambahan priming tank pada suction line.

Untuk alternatif no. 2, menurut vendor dimungkinkan karena nilai NPSHR tsb hanya berlaku pada start pompa saja, dan akan turun jika pompa sudah jalan normal. Apakah benar pernyataan tsb? Terus terang saya ragu dengan keterangan vendor tsb, dan tidak cukup PD untuk melakukan eksekusi.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Tanggapan 1 – rofi@sulfindo

Pak Ahmad.

Saya bukan ahli rotating tapi ingin share apa yang saya tahu.
Menurut saya ya yg nomor satu yang paling tepat, tapi itu namanya bukan solusi tapi anjuran beli pompa. Yg jadinya , NPSHR

Untuk saran kedua dan ketiga menurut saya tdk ada hubungannya.
Dimana masalahnya kavitasi tapi saran yang diajukan kemudahan priming (pengisian awal di suction dan casing pump. Priming tank maupun foot valve intinya sama saja fungsinya untuk menjaga tetap adanya liquid di suction dan casing untuk pompa bisa bekerja krn pompa bukan untuk udara. Saya lebih memilih priming tank dari pada foot valve dari segi maintenance dan instalasi terutamanya.

Menurut saya agar tidak kavitasi karena NPSHR>NPSHA maka hal bisa dilakukan antara lain ;

– Menurunkan elevasi pompa.

– Menaikkan level liquid yg akan dipompa.

– Mengurangi clearance pompa agar lebih vacuum/performance naik.

– Mereview suction line/press drop,

– Memberi tekanan di permukaan liquid yg akan dipompa.

– Mengurangi viscositas liquid yg akan dipompa.

– Menurunkan temperatur kerja>>>Vapour pressure liquid turun.

– Rumit lagi mengolah spesific speed dan pasang inducer.

Nah dari semua itu mana yang bisa dilakukan maka kavitasi akan hilang.

jangan bingung antara priming dan NPSH. Karena pompa bisa priming dengan baik tapi setelah itu kavitasi.

Sekian sharing saya dan mohon dibenarkan bila ada yang keliru.

Tanggapan 2 – Ahmad Solikhin

Terima kasih Pak Rofi,

Yang saya heran, vendor bilang kalau nilai NPSHR hanya berlaku ketika start pompa saja dan akan turun ketika pompa sudah jalan normal. Apakah argumen ini acceptable?

Tanggapan 3 – rofi@sulfindo

Yang satu ini sy agak bingung menjawabnya. NPSHR berhubungan dengan friction loss di pump suction chamber. Ini ada hubungan dengan pemilihan pompa, tiap pompa punya sendiri2 dari pabriknya.ini terbentuk karena konstruksi gampangnya, tapi masak ya bisa berubah hanya karena ‘kalau sudah jalan’. Saya tdk sependapat itu.
Kalau hanya pada saat start lalu nantinya turun, berarti kalau kurang2 sedikit boleh dong.

Lalu batasan kavitasi itu apa?.

Ga acceptable bagi saya ah….

Tanggapan 4 – Ahmad Solikhin

@Thanks Pak Rofi, idem lah, hati nurani sebenarnya g setuju, tapi karena saya berhusnuzhan sama vendor yg saya anggap lebih menguasai dan krn sy sendiri aselinya bukan orang rotating, maka sy coba cari opini lain untuk pembanding.

Kalau berkenan sy ingin tahu lebih lanjut penjelasan tentang :

– Mengurangi clearance pompa agar lebih vacuum/performance naik.

@Pak Wawan, solusi yg disetujui PM mainin level pompa dan fluidanya Pak…

Tanggapan 5 – Joe Tampubolon

Pak mau numpang nanya nih….. kebetulan saya juga sedang handel masalah pompa seperti ini.

Ceritanya begini, saya mau memompa air limbah, bisa dikatakan itu air kotor saja, nah kedalaman bak (kolam tertutup) total -11 meter, level air -1 dan penempatan pompa centrifugal di -1.8 dengan demikian apakah ada issue tentang NPSH?

Sedang pompa centrifugal yang akan dipakai mempunya NPSHa 1.2 meter.

Mohon masukan teman2, terima kasih.

Tanggapan 6 – rofi@sulfindo

Pak Joe,

Mau urun rembug nih.

Menurut saya tidak ada issue NPSH, karena pompa subm pump (tercelup dan tdk ada installasi suction pipe).

NPSHa bukan milik pompa tapi punya sistem. Mungkin maksud bpk NPSHR.
Kalau pompanya single stage horisontal centrifugal pump saya bingung dengan maksud ditempatkan -1,8 m.

Tanggapan selengkapnya dari rekan-rekan Mailing List Migas Indonesia pembahasan Bulan September 2010 ini dapat dilihat dalam file berikut: