Untuk sifat protectivenya, alumunium lebih jago, karena dia akan membentuk lapisan Al2O3, yang berfungsi sebgai lapisan pasive, sehingga jadi protective coating yang baik, tapi ini hanya cocok digunakan di udara atmosfer. lapisan ini tidak tahan terhadap ion Cl- (kandungan air laut),. sedang kan Zn, cendrung terkorosi di semua alam walaupun rate corrosion nya berbeda. Maka itu untuk anoda korban di onshore memakai Zn, dan Offshore makai Al. (lupakan Mg). Kalau galvanic terjadi karena adanya elektoron e- yang mengalir dari potensial rendah ke tinggi, kalau Al (-0.86 volt) dan Zn (-1.1 volt) kontak, seperti referennya.. Zn lah yg kalah/ berkarat.
Untuk mencegahnya, kontak ini dihindari atau di barrier dengan material yg isolator (tidak menghantarkan arus listrik), misal painting, plastik, karet, fiber..dll.

Tanya – cak.topan@batam

Mohon pencerahan dari rekan KMI spesialis Coating tentang dissimilar metal sesuai subyek di atas.

Salah satu struktur disyaratkan menggunakan TSA (berbahan aluminiun) sebagai protective coatingnya.
Struktur ini adalah bagian dari topside, dipasang di atas permukaan laut.

Kemudian tertiary steel nya disyaratkan menggunakan Zinc Galvanize. Tidak semua sih… cuma beberapa bagian saja seperti grating, dan handrail.
Walkway nya sendiri di-apply TSA. Please note: semua material Carbon Steel, hanya coating saja yang berbeda.

Pertanyaan saya …

Saya disodorin sebuah referensi dari http://www.galvanizeit.org/images/uploads/drGalv/HDG_aluminum.pdf, mengenai potensi korosi dari akibat kontak langsung dari 2 metal yang berbeda.

Walaupun Zinc dan Aluminium tidak terlalu jauh beda potensinya, saya pengen tau apakah hal ini masih disarankan ato tidak.

Artikel tersebut hanya memberikan solusi umum, saya pengen tau jika hal ini masih diperbolehkan material apakah yang bisa dipake sebagai insulasi diantara 2 metal yang berbeda ini.

Walkway dengan Handrail disambung menggunakan baut yang digalvanis. Dengan concern diatas, kami berpikir untuk mengganti dengan baut jenis stainless. Tapi, akhirnya bingung lagi… Karena akhirnya kami punya 3 macam metal dalam satu sambungan yang berpotensi galvanic corrosion sedangkan tanpa kami sendiri belum paham cara mengatasinya. Mohon pencerahaan.

Matur nuwun. Sukses buat rekan semua.

Tanggapan 1 – Iwan Husdiantama

Saya pernah baca, pada aluminium/paduannya akan terbentuk lapisan tipis oksida aluminium yang lebih pasive. Menurut pendapat saya, inilah yang akan melindungi galvanis dengan aluminium yang kontak dari mekanisme korosi galvanik.

Mohon koreksinya jika saya salah.

Tanggapan 2 – Budi Arman

Yang saya tahu begini ceritanya.

Untuk sifat protektivenya. Alumunium lebih jago, karena dia akan membentuk lapisan Al2O3, yang berfungsi sebgai lapisan pasive, sehingga jadi protektive coating yang baik, tp ini hanya cocok digunakan di udara atmosfer. lapisan ini tidak tahan terhadap ion Cl- (kandungan air laut),. sedang kan Zn, cendrung terkorosi di semua alam.. walaupun rate corrosion nya berbeda.
Makanya untuk anoda korban di onshore makai Zn, dan Offshore makai Al. (lupakan Mg).
Kalau galvanic terjadi karena adanya elektoron e- yang mengalir dari potensial rendah ke tinggi, kalau Al (-0.86 volt) dan Zn (-1.1 volt) kontak, seperti referennya.. Zn lah yg kalah/ berkarat.
Untuk mencegahnya, kontak ini dihindari atau di barrier dengan material yg isolator (tidak menghantarkan arus listrik), misal painting, plastik, karet, fiber..dll.

Tanggapan 3 – Putu Mahatrisna / Sea6diveR

Cak Topan,

Saya urun pendapat, bukan ahli atau apa, cuma pernah ngerjain masalah kayak punya sampeyan.

TSA yang dimaksud Thermal Spray Aluminum kan?

Common practice, dua material tersebut di coating dulu dengan polyamide base epoxy mastic coating, untuk menciptakan barrier protection (seal coat)… baru kedua material itu bisa digandeng. Lagian aplikasi TSA telanjang, permukaannya sangat porous, sehingga potensial menciptakan corrosion trap over material…

Ngga recommended buat kondisi offshore.

Tanggapan 4 – Ari Kurniawan

Pak Topan,

1. Untuk lebih jelas bisa dilampirkan gambar strukturnya secara keseluruhan.

2. Untuk 2 material yang berbeda sebaiknya digunakan isolator yang dapat emmisahkan. persyaratanya memisahkan secra listrik dan tahan lama (mungkin bisa rubber). dan yang akan terkorosi adalah material dengan nilai potensial yang lebih rendah (lebih negatif) dalam hal ini zinc (baja galvanis) yang akan terkorosi
3. jika ada dipasang baut dan harus materialnya berbeda, mungkin dipilih baut yang dikalahkan (yang lebih mudah terkorosi) karena menganti baut akan lebih mudah dibdandingkan mengganti strukturnya.

Yang saya ketahui dari buku Korosi ‘pipeline corrosion control’ zinc memang berada di potensial rendah.lebih negatif potensialnya dibandingkan dengan Baja. namun jika zinc secara struktur terpisah dengan baja, maka laju korosinya akan lebih rendah jika dibandingkan dengan baja. hal ini disebabkan karena stratifikasi energi di zinc jauh lebih seragam dibandingkan dengan baja. dari alasan ini zinc digunakan sebagai coating= galvanis coating.

sedangkan penggunaan zinc pada sistem proteksi katodik, maka zinc akan terkorosi karena potensialnya lebih rendah dibandingkan dengan baja.