Mohon pencerahannya, bagaimana untuk menentukan jarak aman semburan hasil keluaran restriction orifice (RO) terhadap elbow/fitting/equipment di downstreamnya? Hal ini utk menghindari turbulensi, yg menyebabkan vibrasi pd sistem pemipaan tsb.

Tanya – ibnu.migas

Mohon pencerahannya, bagaimana untuk menentukan jarak aman semburan hasil keluaran restriction orifice (RO) terhadap elbow/fitting/equipment di downstreamnya?

Hal ini utk menghindari turbulensi, yg menyebabkan vibrasi pd sistem pemipaan tsb.

Jika ada yg punya referensi sudi kiranya bisa menginformasikan ke kami,boleh juga via japri.

Terima kasih sebelumnya..

Tanggapan 1 – Maison Des Arnoldi

sy biasanya memberi jarak min 5D pipa dari elbow pd downstream RO dan min 10D utk upstream RO.

Tanggapan 2 – ibnu.migas

Pak maison,

Betul. Mgkn kita sering pakai nilai tsb saat mendesign sistem piping dengan orifice flowmeter ya pak.

Namun spt yg kita tahu beta ratio RO bisa jauh lbh kecil dr orifice flowmeter yg sdh tertentu. Akibatnya semburannya bisa ‘semena-mena’..mirip kyk nozzle hydrant..:D..dampaknya mgkn bkn sj vibrasi tp bisa mengerosi elbow 90 ° didepannya.

Nah, bagaimana ya caranya utk menentukan berap clearence di downstream RO tsb yg diijinkan?

Tanggapan 3 – Fery Simbolon

Pak Ibnu,

Kenapa tidak coba memasang multistage RO, karena berapapun clearance di downstream RO untuk kasus dimana DPnya besar maka pipa akan vibrasi dan erosi disekitar RO.

Refer ke Perry’s Chemical Engineer Handbook Bab 6, utk mendapatkan flow yg smooth maka cavitation number umumnya diantara 1-2.5, kurang dari itu maka ada kemungkinan pipa akan vibrasi dan mengalami erosi.

Pengalaman saya di mininum flow line dari fire water, pada saat single RO, pipa vibrasi dan mengalami korosi erosi. Setelah dipasang 3 RO, vibrasi dan erosinya berkurang. Kebetulan pipeworknya terbuat dari CuNi 90/10 yg cepat ter-erosi.

Mohon dikoreksi apabila ada yg salah.

Tanggapan 4 – ibnu.migas

Pak fery

Terima kasih utk masukannya. Sip banget,bisa pakai multistage RO atau multibore RO…

Kita mmg kebetulan sdh masuk ke lembah masalah, ketika hal tsb kini sdh terpasang di existing plant dan pekerjaan flange-isasi utk pemasangan multistage dilokasi yg agak sulit. Kebetulan ada rencana re-routing pipanya. Cuma klien minta,di adjust berapa meter???tuiing!!!

Nah apa memang ada batasan drop pressure yg diijinkan utk dihandle 1 device selain tentu krn faktor ‘flash’ dr fluidanya ya…spt jg di control valve, venturi, nozzle, dan salah satunya restriction orifice ini.

Berapa ya drop aman yg boleh dihandle 1 device dilihat dr jarak sembur fluida, erosi, vibrasi dll…mkn ada metode pendekatannya..:)..atau ya itu tadi: berapa clearence aman di downstream berdasarkan pressure drop/semburan yg dihasilkan.

Tanggapan 5 – Crootth Crootth

Jadi ingat waktu kerja bareng bareng Weby di salah satu company dulu, dimana bersama sama merancang RO untuk sistem piping.

Pemasangan ‘multistage RO’ mungkin bagus in term of mencegah erosi di hilir atau vibrasi di piping system, namun apa sudah dipikirkan faktor penumpukan sand/debris di salah satu atau semua ‘kompartemen’ yang ‘terbentuk’ akibat penyekatan pipa oleh ‘multi RO’ ini? Bagaimana membersihkan sand/debris yang menumpuk di salah satu atau semua ‘kompartemen’ ini? Apakah jika sand/debris telah memenuhi ‘kompartemen’ fluida masih bisa mengalir? Apa ngga makin membuat tekanan naik jika pengoperasiannya makin lama?

Pengalaman mas Ferry dengan fire water tentu tidak dapat semena mena diaplikasikan pada jenis fluida lain, atau jenis fluida yang sama dengan kandungan sand/debris/kotoran yang berbeda.

Itu dulu deh tanggapannya.

Tanggapan 6 – Weby

Garong/Cak DAM,

Tak disangka sampeyan ternyata orangnya sentimentil sampe ingat restriction orifice aja dikaitkannya sama saya hehehe…. Apa wajahku kayak orifice tha? puas?! puas?! puas?! (gaya Thukul Arwana hihihihi).

Balik ke topik. Mungkin yang dimaksud mas Fery memasang RO-nya adalah dipasang berlekatan satu sama lain yang mana masing-masing RO-nya mempunyai bore diameter berbeda, sehingga tidak ada ruang yang membatasi plat RO satu sama lainnya dan meniadakan kemungkinan yang sampeyan sebutkan. Dulu mantan bos saya di kumpeni yang dulu pernah pasang multiple RO seperti itu, dari tekanan cukup tinggi (mungkin 300-400 psig, saya agak lupa) sampai ke tekanan atmosferik. Hasilnya cukup bagus kok waktu itu, bisa mengurangi vibrasi dengan signifikan. Sebelumnya dengan memasang single RO, pipa carbon steel bisa meliuk seperti ular.

Kalau penyelesaian ini yang dimaksud pak Ibnu, mungkin multiple RO ini salah satu alternatif penyelesaiannya. Cuma perlu berhati-hati dalam desainnya supaya dihitung benar-benar, tidak asal pasang multiple RO begitu saja.

Mudah-mudahan bermanfaat.

Tanggapan 7 – Fery Simbolon

Mas Weby,

Multistage RO yg sudah dipasang tidak berlekatan, melainkan dipasang di-existing 3 flange joints jadi memang ada kemungkinan debris tertahan di kompartment yg telah disebut mas DAM sebelumnya. Tapi kami sudah ada strainer diupstream pompa jadi kecil kemungkinan ada debris. Misalnya ada debris sekalipun, mestinya tertahan di upstream RO untuk case single RO.

Saya bukan process engineer tapi saya pengen tahu apakah multistage RO dipasang berlekatan seperti yg dibilang mas Weby mampu mengurangi vibrasi dan erosi? Sepertinya solusi ini sama saja dengan single RO karena dP-nya tidak berkurang.
Mestinya ada space dari satu RO ke RO yg lainnya, spt yg terlihat di http://www.thermocouple.co.uk/Multistage_orifice_assemblies.pdf

Mohon pencerahannya.

Tanggapan 8 – Kofah Baskoro

Dear Bapak-Ibu

Mohon pencerahan: Apakah tidak bermasalah memasang satu buah RO untuk blowdown natural gas dari 500 psig ke atmosfere?
Terima kasih.

Tanggapan 9 – ibnu.migas

Memang ‘seni’ konsep penurunan pressure oleh tim proses jg musti memikirkan bgm tim piping nanti bisa mengaplikasikannya atau tidak. Jgn2 space-nya dikit..

Shg utk ‘kearifan’ design ini,perlu sy bertanya di forum, dimana ada bpk2 yg pny pengalaman disini. Bgm jarak aman downstream RO, apalagi spt yg disampaikan oleh rekan Kofah,yg mau menurunkan dr 500psig ke atmosfir.

Mhn pencerahannya,monggo apakah itu utk liquid atau gas.

Yg pny instrucalc mgkn bisa dibantu apakah hal ini sempat ‘disinggung’ di situ..

Terima kasih..