CALM buoy biasanya di design dengan reserve buoyancy yang cukup. Biasanya dibagi dalam beberapa kompatment. Utk ukuran shallow water (up 200 m) diameter buoy standard SBM itu 12,5 meter dibagi atas 7 kompartmen (6 radial + 1 central chamber). Karena central chamber (kompartmen bisanya utk tempatnya riser atau submarine hose, biasanya terbuka, sedang 6 kompartmen yg lain di buat water tight. Dari 6 kompartmen sekurang2nya ada 2 kompartmen yang di cadangkan sebagai reserve buoyancy, yang kadang di isi dengan foam. Jadi perhitungannya walupun 4 kompartmen berisi air penuh, dan ada 2 komparmen yg kosong, maka buoy tsk tak akan tenggelam.. paling2 miring atau terendam samapi ke dek.

Tanya – El Mundo

Rekan Milis,

Apa benar CALM Buoy untuk Belanak LPG FSO (Gas Concord) sudah tenggelam hari minggu tgl 31 Oktober yang lalu?

Karena penjualan LPG dari Belanak (ConocoPhillips) hanya ke Tg. Uban (Pertamina) apa supply LPG untuk domestik terganggu?

Mohon info,

Tanggapan 1 – rio.hendiga@akersolutions

Benar pak, saya barusan dapat kabar dari kawan di CONOCO. Calm buoy gas concord hilang setelah terkena ombak 7m, sekarang masih dalam pencarian. Kemungkinan jika belum juga ditemukan, akan mengganggu pasokan gas untuk export, demikian kabar yang saya dapat. Pihak Conoco sampai sekarang masih mencari solusi ini.

Tanggapan 2 – hotma parasian

wah-wah, kalau begini bisa rugi dong diakibatkan hal yg tidak menyenangkan ini, saya harap semoga pencariannya bisa segera menemukan titik terangnya….

Tanggapan 3 – El Mundo

Kok Bisa? CALM buoy itu biasanya di design dengan reserve buoyancy yan cukup.
Biasanya dibagi dalam beberapa kompatment. Utk ukuran shallow water (up 200 m) diameter buoy standard SBM itu 12,5 meter dibagi atas 7 kompartmen (6 radial + 1 central chamber). Karena central chamber (kompartmen bisanya utk tempatnya riser atau submarine hose, biasanya terbuka, sedang 6 kompartmen yg lain di buat water tight. Dari 6 kompartmen sekurang2nya ada 2 kompartmen yg di cardangkan sebagai reserve buoyancy, yang kadang di isi dengan foam. Jadi perhitungannya walupun 4 kompartmen berisi air penuh, dan ada 2 komparmen yg kosong, maka buoy tsk tak akan tenggelam.. paling2 miring atau terendam samapi ke dek.

Perkiraan saya ada pekerjaan maintenance atau inspeksi rutine, pekerjaan belum selesai, pekerja balik lagi ke FSO, tanpa menutup kembali manhole supaya watertight, maklum besok akan kembali lagi. Tau2 malamnya datang gelombang besar, air laut masuk kesemua kompartmen.. lalu tenggelam.. Kalau beginian apa bisa dapat cost recovery.. yg tledor..tak tutup kembali manhole Conoco.. masa utk recover buoy, biaya perbaikannya, kehilangan produksi dsb. diganti oleh BPMigas (baca pemerinath alias uang rakyat)?.. Mestinya Conoco bayar sendiri.. itu namanya crew negligence (kelalaian).

Tanggapan 4 – Admin Migas

Rasanya sudah jelas pada SK Kepala BPMIGAS No. 0043 Tahun 2009 bahwa kalau yang terjadi adalah Gross Negligence (Kelalaian Berat) atau Willful Misconduct (Perbuatan Salah Yang Disengaja) maka biaya yang timbul akibatnya tidak bisa di cost recovery-kan. Masalahnya, root cause dari kejadian tersebut masih dikira-kira, jadi darimana bisa datang berita diganti oleh cost recovery ?. Lebih baik menunggu hasil penyelidikan resmi saja, baru kita bisa mengambil kesimpulan apa tindakan yang diambil terhadap kejadian ini merugikan rakyat atau tidak.