Beberapa PLTN telah mengalami kebocoran tritium, sehingga ditolak oleh SENAT AMERIKA untuk diperpanjang. Silahkan baca pada halaman 8 PLTN VERMONT YANKEE AMERIKA. Juga masalah PLTN ditunda pengoperasiannya karena DIDUGA ada VIRUS KOMPUTER yang akan mengendalikan PLTN kelak lihat halaman 9 PLTN BUSHERS IRAN. Bukankah sekarang ini ada isu komputer di Amerika bocor sehingga banyak isu miring dan komputer tersebut diputus agar tidak ditembus oleh masyarakat?

Pembahasan – soedardjo batan

Beberapa PLTN telah mengalami kebocoran tritium, sehingga ditolak oleh SENAT AMERIKA untuk diperpanjang. Silahkan baca pada halaman 8 PLTN VERMONT YANKEE AMERIKA. Juga masalah PLTN ditunda pengoperasiannya karena DIDUGA ada VIRUS KOMPUTER yang akan mengendalikan PLTN kelak lihat halaman 9 PLTN BUSHERS IRAN. Bukankah sekarang ini ada isu komputer di Amerika bocor sehingga banyak isu miring dan komputer tersebut diputus agar tidak ditembus oleh masyarakat? Silahkan baca lampiran: NPI_20101201_Dec_2010.pdf

Tanggapan 1 – taufik hidayah

Stuxnet kali tu pak,bisa ngendaliin fasilitas industri yg menggunakan fasilitas SCADA. http://en.wikipedia.org/wiki/Stuxnet.

Tanggapan 2 – faried mustawan

Dalam industri Oil & Gas industri sebenarnya ada beberapa level network semisal control network, business network etc. Network di level controller ataupun DCS system biasanya network yg terbatas atau LAN (Local Area Network). Dengan demikian tidak terhubung langsung dengan global network dan sangat secure. Lain halnya business network yg memerlukan global internet connection walaupun tentunya terpasang firewall protection dan system anti virus, sangat mungkin this bisnet yang terkontaminasi virus dan bukan level controller.

Saya berfikir sama untuk PLTN, bahwa vital control PLTN hanya perlu network terbatas, LAN system, DCS based, yang mempunyai safety level tinggi, SIL2 or 3 or 4 kali.
Tak perlu takut tentang hal ini.

Tanggapan 3 – taufik hidayah

Setuju pak,

Dan saya juga udah pernah nemuin virus jenis ini yang bersarang di seluruh HMI PC di tempat saya bekerja,karena memang jaringannya hanya LAN,jadi virus itu tidak berbahaya,hanya saja membuat si HMInya jadi lemot dan kapasitas HDD selalu penuh,cukup mengganggu juga karena nilai value yg ditampilkan tidak sesuai dengan actual di field karena traffic data yang diproses jadi sangat lambat karena keberadaan virus ini.

Tanggapan 4 – eKo_pRasT

Mhn ijin menanggapi, lantas kalau hanya LAN terbatas gimana pak komunikasi interkoneksi beban antar pembangkit? Monitoring beban di pusat.

Masak mo tetep telpun2an macem PLN skrg gini; Skedar informasi, utk perubahan beban listrik Scada di PLN itu tidak lagi berfungsi, Scada cuma berfungsi utk monitoring beban; Selama ini perubahan beban dilakukan dgn saling menelepon antar pembangkit, cmiiw.

Tanggapan 5 – faried mustawan

Dear Pak Eko,

Untuk eksternal komunikasi saya pikir SCADA system masih jadi pilihan, trending memang menggunakan ethernet. Hanya perlu dijaga SCADA data dijaga dalam closed LAN/WAN tanpa exposing sensitive data to wide open internet. Saya pikir banyak architectural SCADA system yang bisa ditawarkan di industri telecomunication dengan security yang tinggi. Satu hal bahwa SCADA system ini hanya untuk keperluan komunikasi sedang control function dilakukan oleh system tersendiri semacam DCS, yang memungkinkan setiap ‘plant’ beroperasi mandiri, stand alone tanpa interuption dari external system. Jadi sekiranya system SCADA tertembus hacker, control function akan stand alone operation.

Saya pikir di forum kita ini banyak ahlinya, mungkin bisa share lebih detail.

Tanggapan 6 – yandra mufelly

Virus Komputer di PLTN?

Jadi ingat Skynet, di salah satu film Hollywood, yang ada sekuel 1 sampai 4 itu..

Sepertinya tujuan terselubung film itu jadi kena sasaran juga ya..? Jadi paranoid sama Nuklir.

Walaupun nyatanya mereka2 yang propaganda ke pihak lain untuk membatasi program nuklir, masih saja memiliki & mengembangkan sendiri program nuklir mereka. :).