MAOP ditentukan berdasarkan nilai terkecil dari 4 nilai : 1. Internal design pressure; 2. Pressure rating pipeline components (valves, fittings, etc) ; 3. 80% dari hydrostatic test pressure ; 4. Documented historical operating pressure. Kalau mau menaikkan MAOP, mungkin Mas perlu cek berapa pressure rating pipeline components yang lain.

Editor : ô€‚ƒï€ Zulfan Adi Putra – ô€‚ƒï€ Swastioko Budhi Suryanto – ô€‚ƒï€ Moderator KBK Pipeline

Tanya – Dony Soelistiyono – Transportasi Gas Indonesia

Dear rekan-rekan milis MIGAS. Saya ingin menanyakan parameter apa saja yang harus dihitung (dan bagaimana) jika saya berniat untuk menaikkan Maximum Allowable Operating Pressure (MAOP) gas pipeline yang ada.

• MAOP saat ini = 1060 psig (design pressure = 1150 psig)

• Ingin dinaikkan menjadi = 1090 psig

• Pipe specification = API 5L X65

Apakah ada standard/code yang menyatakan bahwa MAOP maksimal harus sekian persen dari Design Pressure-nya ?.

Formula apa yang biasa dipakai untuk menghitung kapasitas (mmscfd) gas pipeline (berdasar code apa ?). Terima kasih atas informasinya.

Tanggapan 1 – Wahyu Semedi – Geocean Indonesia

Pak Dony, coba dilihat di ASME B3.18 table 841.322 (f). Semoga membantu.

Tanggapan 2 – Iwandana Soendoro – ConocoPhillips Indonesia

Pak Dony, dulu juga pernah mengalami hal serupa. Yang perlu di lakukan adalah :

1. Informasikan hal tersebut ke BPMIGAS/MIGAS karena terkait dengan SKPP dari pipeline tersebut.

2. Minta nasehat untuk melakukan study adanya penambahan MAOP tersebut.

3. Ke 3rd Party minta di re-calculate dengan kondisi MAOP yang baru dengan melihat kepada line pipenya itu sendiri, flange rating, gasket rating, valve rating dsb.

4. Kalau itu semua masih dibawah dari allowable, sampaikan hal tersebut ke MIGAS/ BPMIGAS

5. Setelah dapat approval baru dinaikkan.

Kalau masalah acuan codenya, tergantung dari desain awal apakah menggunakan ASME atau DNV.

Tanggapan 3 – Mico Rifeli Marsahala Siahaan – Intermatik Kreatif Media

Sekedar sharing ya, setahu saya MAOP ditentukan berdasarkan nilai terkecil dari 4 nilai :

1. Internal design pressure

2. Pressure rating pipeline components (valves, fittings, etc)

3. 80% dari hydrostatic test pressure

4. Documented historical operating pressure

Nah, kalau mau menaikkan MAOP, mungkin Mas perlu cek berapa pressure rating pipeline components yang lain.

Tanggapan 4 – Zaki Hatmanda – Total E&P Indonésie

Kalau ada corrosion allowance (CA)-nya, bisa dipakai itu sebagian CA-nya. Tapi dampaknya adalah umurnya pipa pada MAOP yang baru bisa turun.

Tanggapan 5 – Roeddy E. Setiawan – Chevron USA

Pak Dony, sebetulnya perhitungannya sederhana sekali. P = ( 2 x S x t / D ) x F x E x T

Dimana :

• P = Design Pressure

• S = Minimum Yield Stress (buat anda 65000)

• t = Nominal Wall Thickness

• D = Nominal Outside Diameter

• F = Design Factor

• E = Long Joint Factor

• T = Temperature Derating Factor

Jelasnya anda bisa lihat di ASME B3.18. Saya mengasumsikan gas ini buat gas pipeline atau kalau liquid lihat ASME B3.14. Kelihatanya dalam sepuluh menit anda sudah make up your mind ????.

Sebenarnya tidak perlu kerja keras, apa lagi pipa ini sudah lama. Saya sarankan anda lihat manufacturing report-nya. Lihat dengan teliti kalau pipa ini long pipeline dengan terrain yang agak sulit, mungkin ada tempat-tempat tertentu yang local stress nya mungkin sudah mepet, misalnya pipanya tergantung, tempat support-nya longsor dan lain-lain. Jadi field inspection is a must, bandingkan dengan manufacturing report.

Komunikasikan dengan rekan anda yang di inspection, minta survey mereka yang terakhir, pasti mereka ada catatan pitting, atau outside corrosion. Setelah datanya lengkap, baru anda bikin preliminary calculation, toh tiap point of interest just take 2 second, apalagi pakai komputer. Lihat juga local stress di tempat yang tergantung (kalau ada).
Setelah semuanya dirasa feasible, undang rekan anda buat bikin HAZOP serta HAZAN untuk macam-macam skenario. Jelaskan ke peer anda maksud dan keuntungan dari apa yang anda usulkan, biarkan team yang membuat keputusan, bagusnya anda diluar saja, jangan ikut-ikutan.

Kalau team setuju, minta boss anda ikut menyetujui. Jadi keputusannya adalah keputusan dari perusahaan, bukan anda. Thing happen, we never know, kadang-kadang skenario suka meleset.

Nah kalau sudah okay juga, tinggal cari third party (biar dia ini yang bikin verifikasi perhitungan dan pengurusan SKKPnya), Migas dan lain-lain seperti yang di suggest rekan milis yang lain. Sudah semuanya beres, yang tinggal hydrotest, selesai.
Cuma ada yang mengganjal melihat material yang anda punya X65. Biasanya pipeline designer lebih senang thicker material, jadi umumnya X52. Itu sudah paling top, saya sendiri lebih senang X42. Alasannya dapat pipe lebih tebal untuk design presure yang sama. Cost of steel nggak seberapa, tapi just in case ada pitting, saya punya armory yang lebih tebal seperti tank nya Israel. Kalau X65 wall thickness anda tipis banget, nggak tahu pula berapa corrosion allowance yang ditaruh di sana 0.125 inches ????. Anyway pak, kumpulin datanya yang berat, hitung-hitungannya sih sederhana.

Selamat uprate.

Tanggapan 6 – Malik Muhammad Ibrahim – Singgar Mulia

Mas Donny, aturan untuk penentuan besarnya ukuran MAOP gas pipeline ada di sec. 845 Control and Limiting of Gas Pressure, ASME B31.8.

Tanggapan 7 – M. Teguh Purnawan – Perusahaan Gas Negara

Mas Dony, asumsi saya ini untuk pipa natural gas. Uprating pipeline standardnya ASME B31.8 paragraph 845.6, mempertimbangkan banyak hal : valve & fitting, data inspeksi (perbaikan, korosi, dll.), perubahan kelas lokasi, dll. Setahu saya, di paragraph 845.62(2)(a) MAOP max 80% tekanan yang dibolehkan untuk pipeline baru, itupun kalau kondisinya sama.
Formula untuk menghitung kapasitas banyak sekali, ada AGA, Panhandle, Colebrook, dll. Berdasarkan code ASME B31.8 tadi itu, tekanan yang dimasukkan ke rumus = MAOP yang sesuai dengan code di atas.