Konsortium internasional yang dipimpin oleh Santos Ltd. telah memberikan final approvalnya untuk mengembangkan project LNG Gladstone 7.8 million tonnes/year senilai 16 juta dolar di Queensland.

Penulis : Eric Watkins

Konsortium internasional yang dipimpin oleh Santos Ltd. telah memberikan final approvalnya untuk mengembangkan project LNG Gladstone 7.8 million tonnes/year senilai 16 juta dolar di Queensland.

Produsen gas dalam negeri terbesar “Already Australia’ GLNG menegaskan Santos sebagai supplier energi utama untuk pertumbuhan ekonomi di Asia,” kata Chief Executive David Knox dari Santos, dengan menunjuk perjanjian dengan Petronas dan Kogas untuk menyediakan 7 juta tpy LNG yang dimulai pada tahun 2015.

Total mengatakan gabungan project LNG terdiri dari extracting coal seam gas dari lahan Fairview, Arcadia, Roma, dan Scotia di Bowen dan Surat basin di Queensland, di barat Australia.

“Sumber lahan diperkirakan 9 tcf gas,” kata Total, yang menambahkan bahwa partnernya akan mengembangkan sahamnya dari lahan untuk mencapai production plateau 900 MMcfd.

Disamping itu, project membutuhkan konstruksi 420-km gas transmission pipeline dari lahan ke Gladstone, dan dua LNG trains dengan mengkombinasi kapasitas nameplate dari 7.8 juta tpy di Curtis Island.

Santos mengatakan izin investasi baru-baru ini akan menggerakkan pengerjaan utama untuk pengembangan lahan upstream, pipeline, dan fasilitas LNG plant di Gladstone, termasuk order untuk long lead items seperti line pipe, compressors, dan LNG plant components.

GLNG adalah kerjasama gas multimilyar dollar kedua yang akan terus di Gladstone setelah BG Group PLC mengizinkan project LNG Queensland Curtisnya pada Oktober 2010, sementara itu, dua project lainnya dalam planning stage, satunya dengan Royal Dutch Shell PLC dan PetroChina Co., lainnya dengan Origin Energy Ltd. dan ConocoPhillips.

GNLG adalah JV dari Santos, operator, 30%; Petronas 27.5%; Total SA 27.5%, dan Kogas 15%.

Sumber: www.ogj.com