Langkah yang umum dilakukan bagaimana me-review cost estimate EPC project yang disusun oleh pihak lain adalah: 1. Review basis of estimate; 2. Review Metode Estimasi / Prosedur; 3. Cara penyajian Estimasi; 4. Validasi Cost Estimate; serta 5. Periksa Detail Estimate.

Tanya – Rania Indrianingsih

Salam migas rekan2 semua,

saya mo nanya, sbg newbie, saya baru dpt assignment dari bos, untuk mereview ‘project cost estimation report’.
isinya sih cost estimate report untuk sebuah EPC project, dalam hal ini berapa cost pekerjaan E-P-C-I dan total cost, dalam hal ini, saya sbg staff project finance, ditugaskan mereview report tersebut.
apakah rekan2 bisa membantu, bagaimana melakukan review atas report tsb? tools apa saja yg digunakan? item apa saja yg menjadi concern?

Tanggapan 1 – Kristiawan

Mbak Rania,

Kalau saya tidak salah tangkap, pertanyaan dibawah ini adalah bagaimana me-review cost estimate EPC project yang disusun oleh pihak lain. Berikut adalah langkah yang umum dilakukan :

1. Review basis of estimate

– Scope : apakah project scope & engineering deliverables teridentifikasi dengan jelas, komplet dan menggunakan revisi terakhir

– Planning : apakah schedule / resources plan-nya wajar

– Cost basis : apakah referensi cost data untuk labor, material, equipment terdokumentasi dengan baik (dan digunakan secara konsisten dalam estimasi project)

2. Review Metode Estimasi / Prosedur

– Apakah metode estimasi-nya sesuai dengan level engineering yang tersedia ?
Jika detail engineering tersedia, kita tidak ingin metode conceptual estimate digunakan. Misalnya estimasi bangunan dihitung berdasar cost per m2 ; atau estimasi plant ISBL (inside battery limit) dihitung menggunakan equipment factor estimate.

– Apakah productivity factor yang wajar diterapkan untuk mengantisipasi tingkat kesulitan lokasi/ kompleksitas pekerjaan ?

– Apakah cost estimate review oleh estimating team dan project team sudah dilakukan ?

3. Cara penyajian Estimasi

Apakah penyajian estimasi terstruktur dengan baik ? Seberapa mudah mendapatkan detail pages dari cost estimate yang ada di summary page.

4. Validasi Cost Estimate

Umumnya para reviewer, terutama dari higher Management level, akan melakukan benchmarking (membandingkan dengan project sejenis yang sudah dilakukan sebelumnya).
Setelah mempertimbangkan lokasi / tahun pekerjaan dari reference projects, mereka akan punya feeling apakah cost estimate project baru ini reasonable atau tidak. Harus ada penjelasan jika angkanya beda jauh.

5. Periksa Detail Estimate

Karena keterbatasan waktu review, disarankan untuk check items yang nilainya besar. Hukum Pareto berlaku disini, 80% project cost akan datang dari 20% items.
Untuk major items –> check reference drawings, quantity take off, labor estimate, materials / equipments quotation, adjustment factors, etc.

Yang terakhir, jangan lupa check formula calculation jika cost estimate dibuat di spreadsheet. Sering ditemui kesalahan pada sum formula range atau kesalahan link terhadap sheet lain.

Semoga membantu. Silahkan rekan-rekan yang lain menambahkan.

Tanggapan 2 – Sketska Naratama

Dear pak Kris

Sungguh menarik dari apa yang dipaparkan ya, btw apakah referensi dari PMI atau AACE cukup aplikatif dalam konteks ini?

Tanggapan 3 – Kristiawan

Pak Sketska,

Terima kasih, dalam konteks ini memang banyak referensi dari PMI & AACE yang sangat aplikatif dan bisa dijadikan rujukan.
Terutama dari AACE, ada banyak materi tentang estimating from a to z.

Saya rasa manfaat utama bergabung dengan organisasi profesi adalah menambah pengetahuan. Mengetahui best practices yang telah diterapkan dan disarankan oleh para ahli / SME, termasuk juga perkembangan terakhir di bidang profesi tsb.

Milis Migas yang multi disiplin ini juga mirip organisasi profesi. Saling berbagi pengetahuan untuk meningkatkan kualitas para anggota, terutama yang masih muda. Saya berusaha ikutan share 1 – 2 cents …

Tanggapan 4 – Cahyo Laksono Hadinoto

Dear Pak Sketska,

saya pribadi melihat PMI lebih cenderung ke arah ‘generalisasi’ sedangkan AACE pembahasaannya lebih detail practise.
di AACE sendiri secara pribadi saya sering bertanya dan mendapatkan response yg sangat baik untuk pembelajaran dalam hal project planning and controlling, termasuk juga cost estimate seperti pembahasan diatas. AACE pun mengeluarkan certifikasi terkait cost/budgeting seperti halnya: CCE (Certified Cost Engineer) dan sejenisnya terkait cost/budgeting.