Unsur Niobium adalah salah satu penstabil FERRITE dimana pada pengelasan STAINLESS STEEL unsur ini perlu dimasukkan dengan komposisi 3 – 8 % untuk menghindari terjadi HOT CRACK. Jika penstabil FERRITE ini tidak dimasukkan maka membentuk FASA FULL AUSTENITE.

Tanya – Rony Witjaksono

Dear Milister,

Bila dalam pengelasan dissimilar austenitic dan nickel base, kemudian muncul endapan Niobium di area fusion welding mengapa harus dihindarkan? Mohon pencerahan dari rekan-rekan metalurgist.
Terima kasih’.

Tanggapan 1 – farid las

Unsur Niobium adalah salah satu penstabil FERRITE dimana pada pengelasan STAINLESS STEEL unsur ini perlu dimasukkan dengan komposisi 3 – 8 % untuk menghindari terjadi HOT CRACK. Jika penstabil FERRITE ini tidak dimasukkan maka membentuk FASA FULL AUSTENITE.

Sedangkan jika ada welding DISSIMILAR antara AUSTENITE dan NICKEL unsur penstabil dihindari karena akan menyebabkan terjadinya FASA FERRITE dimana sifat fasa ini akan mengakibatkan terjadinya pengurangan CORROSION RESISTANCE oleh karena itu dalam pemilihan KAWAT LASnya untuk pengelasan ini syarat utamanya FERRITE CONTENTNYA harus 0%. Perlu diketahui juga pengelasan NICKEL Base perlu dihindari terjadi penambahan unsur CHROMIUM dimana NIOBIUM adalah unsur untuk mempromote unsur CHROMIUM yang akan dapat membuat tranformasi ke fasa FERRITE.

Demikian penjelasan singkat ini semoga berguna.

Tanggapan 2 – omar fazni

Dear Pak Rony and milister

Saran saya agar dibedakan antara istilah Austenite dan Nickel base,

Austenite adalah salah satu fasa padat yang terbentuk di dalam baja karbon sedangkan Nickel-base maksudnya adalah unsur paduan utama dari suatu baja tertentu.

Secara umum, unsur Niobium adalah unsur yang digunakan untuk mengontrol besarnya butir austenite karena Niobium bereaksi dengan Karbon membentuk NbC yg ukurannya sgt kecil sehingga dapat menghalangi pertumbuhan butir dari austenite tsb.

Besarnya paduan Niobium dalam baja biasanya max 0.1 %, karenanya jarang sekali Niobium membentuk endapan.

Lazimnya endapan karbon yang dapat menyebabkan Austenitic st. steel rentan terhadap intergranular corrosion karena karbon yg tinggi didalam pengelasan dapat menyebabkan Cr depleted area akibat pembentukan Chromium Carbide (Cr23 C6) yg biasanya mengendap di sekitar batas butir dan dapat mengakibatkan crack jika terdapat stress conentration.

Mungkin milister lain dapat menambahkan penjelasan lebih lanjut atau mungkin Pa Rony dapat menjelaskan lebih spesifik lagi mengenai endapan Nb tsb.