Mohon bantuanya untuk dapat memberikan masukan ke kami mengenai vendor yang mampu provide Container 20 Feet sertifikasi DNV. Terima kasih.

Editor : Swastioko Budhi Suryanto

Tanya – Dimas Sugeng Rachmadi – Gearindo Prakarsa

Mohon bantuanya untuk dapat memberikan masukan ke kami mengenai vendor yang mampu provide Container 20 Feet sertifikasi DNV. Terima kasih.

Tanggapan 1 – Agnis Zulaika – Halliburton Indonesia

Pak Dimas, tentunya bapak bisa check dengan DNV Jakarta (PT. Denvegraha) tentang fabricator mana yang pernah bikin container yang dimaksud. Saya dulu pernah mencari fabricator lokal (Jakarta) untuk bikin container sertifikasi DNV, tapi mereka semua kesulitan memenuhi persyaratan yang ada di CN 2.7-1 (offshore container), sehingga akhirnya pesan dari Singapore.

Tanggapan 1 – Vimala Sariputera – Besmindo Borneo Semesta

Coba hubungi PT. Besmindotama Semesta dengan Bpk. Honotjipto di alamat email honotjipto@besmindo.com.

Tanggapan 2 – Muhammad Fadil – Kondur Petroleum S.A.

PT. Besmindotama Semesta.

Honotjipto (Operation Director), HP : 0816-1908534.

Office : Jln. Gunung Sahari Raya no. 2C, Jakarta 10720.

Workshop : Jln. POJ Kalimalang Ds. Cibuntu Bekasi 17520, phone (62-21) 8832-0915.

Tanggapan 3 – Wahyudi Rizal – Welltekindo Nusantara

Bukannya Besmindo merupakan manufacture untuk API products ?.

Tanggapan 4 – Vimala Sariputera – Besmindo Borneo Semesta

PT Besmindo – selain manufacture API 5CT, 6A dan 7 – juga membuat offshore container, tool basket untuk Schlumberger, Halliburton, dll. Untuk pembuatan container berdasarkan DNV standard, bisa hanya designnya saja yang diapproved oleh DNV, bisa juga berikut barangnya setelah jadi, disertifikasi oleh DNV.

Tanggapan 5 – Agnis Zulaika – Halliburton Indonesia

Pak Vimala, maaf sebelumnya pendapat yang akan saya kemukakan agak berbeda dengan pendapat bapak.

Dari pengalaman saya dulu ketika order offshore container dan dari hasil membaca Certification Note 2.7-1 (CN 2.7-1) edisi 1995 (mungkin DNV telah menerbitkan standard baru sekarang), bahwa hanya container yang di desain, di manufacture, di test dan diuji sesuai dengan CN 2.7-1 yang bisa disertifikasi oleh DNV, dan di akhir verifikasi DNV akan mengeluarkan sertifikat offshore container. Dimana proses sertifikasi tersebut terdiri dari :

1. Design Review

2. Inspection and testing of prototype

3. Production inspection and testing

4. Issuance of certificate

Prototype bisa dipilih dari barang yang diproduksi atau memang kita build prototype secara khusus (terlalu buang uang kalau prototype sengaja kita build secara khusus).

Approval Scheme :

• Case by case approval 􀃆if a manufacturer plans to build only one container or a single, limited batch of containers. Approval valid for that batch only. The manufacturer must specify the number of containers to be covered by the approval.

• Type approval 􀃆if series production is intended, of if further orders for the same container design is expected in the future.

• Design assessment for Type Approval 􀃆if a designer/design company wishes to obtain an approval certificate for a container design, either because they do not manufacture themselves, or because it will be built at a later date. But when the container design is built, it shall be type tested and type approval certificate will be issued to the manufacturer.

Jadi bila pak Dimas ingin order container yang disertifikasi oleh DNV, yah harus mengikuti steps 1~4 di atas, bukan seperti yang pak Vimala katakan ‘bisa hanya design nya saja yang di approved oleh DNV, bisa juga berikut barangnya setelah jadi disertifikasi oleh DNV’.

Sepengetahuan saya dulu sekitar tahun 2004 an, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, nggak ada container fabricator yang pernah mensertifikasi containernya ke CN 2.7-1, karena saya dulu pernah menghubungi banyak fabricator dan terhambat akan WPS dan ketersediaan material yang comply ke CN 2.7-1 (saya hanya order 2 container saja, sehingga kalau harus bikin WPS dan mendapatkan material sesuai CN 2.7-1 maka harga jadi mahal sekali, belum lagi ongkos sertifikasi itu sendiri). Gampangnya begini saja pak Dimas, kalau akan order (terutama bila waktu benar-benar mendesak) maka bapak harus cek dibawah ini :

• WPS, cek apakah WPS fabricator tersebut comply ke CN 2.7-1, terutama cek apakah ada charpy impact test dengan minimum value 27 joule @ -20Deg C.

• Material, cek apakah fabricator tersebut bisa menyediakan/mendapatkan material yang comply ke CN 2.7-1, terutama nilai impact test dengan minimum value 27 joule @ -20 Deg C dalam waktu yang cepat. Sepengetahuan saya, jarang ada material yang di mill certificate nya dicantumkan/dilakukan impact, jadi harus kirim sample (tiap batch/heat number) ke laboratorium untuk diuji charpy impact.

Semoga bermanfaat bagi pak Dimas yang mau order offshore container DNV 2.7-1, dan bilamana ada kekurangannya mohon yang lain bisa menambahkan.

Tanggapan 6 – Vimala Sariputera – Besmindo Borneo Semesta

Ibu Agnes, kebetulan sekitar 2 bulan yang lalu ada salah satu customer saya yang akan fabrikasi container sesuai standard DNV (hanya design reviewnya saja). Saya sudah menghubungi DNV Jakarta dan mereka memberikan 2 pilihan tersebut, design review saja atau keseluruhan.

Mungkin untuk lebih jelasnya, pak Dimas bisa menanyakan langsung ke pihak DNV, hubungi Mr. Chon Gee Lee, emailnya Chon.Gee.Lee@dnv.com telp 021-2526233, hp 0811-952236.

Tanggapan 7 – Dirman Artib – Amec Berca Indonesia

Gemala Pak. Sayang alamat dan kontak personnya hilang. Mungkin ada rekan yang mau nambahin info. Kalau Standard DNV saya punya copynya, tapi nggak etis lah kalau di forum umum mau bagi-bagi intelektual properties, you know what i mean.

Tanggapan 8 – Wahyudi Rizal – Welltekindo Nusantara

Sepengetahuan saya, Gemala belum mendapatkan DNV 2.7-1. Di Indonesia sampai sekarang belum ada manufacture offshore container DNV 2-7.1.

Tanggapan 9 – Haris Widyananda Ranuamihardjo – Denvegraha

Bagi Anda yang memerlukan informasi tentang Container Standard DNV, bisa menghubungi Pak Lee Chon Gee atau Pak Asrianto Yusuf di PT. Denvegraha (DNV Jakarta) telp (021)252-6233.