Untuk membuat Matrix Pengembangan Karyawan, dari pengalaman saya : Ke-1, tentukan jenis jabatan yang diperlukan di perusahaan; ke-2, tentukan kompetensi yang harus dimiliki untuk setiap jenis jabatan; ke-3, tentukan persyaratan personil utk menduduki jabatan tsb; ke-4, identifikasi pelatihan, sertifikasi yang diperlukan.

Tanya – Budiawan Butarbutar

Dear milister,

Mohon bantuannya untuk memberikan guidance cara menyusun matriks pengembangan karyawan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Tanggapan 1 – Jakindo Sidoarjo

Untuk membuat Matrix Pengembangan Karyawan, dari pengalaman saya :

Ke-1, tentukan jenis jabatan yang diperlukan di perusahaan

Ke-2, tentukan kompetensi yang harus dimiliki untuk setiap jenis jabatan

Ke-3, tentukan persyaratan personil utk menduduki jabatan tsb

Ke-4, identifikasi pelatihan, sertifikasi yang diperlukan

Tanggapan 2 – Pungki Purnadi

Dear all,

Sekedar menambahkan penjelasan untuk mendapatkan employee development matrix, biasanya akan sangat tergantung kepada beberapa aspek :

1. Visi Misi Values Objectives Perusahaan berikut analisa tantangan bisnis ke depan nya.

2. Prinsip Pengembangan Karyawan di perusahaan (biasanya memiliki bobot 70% lewat penugasan kerja, 20% lewat mentoring program dan 10% lewat pelatihan)

3. Core Competencies Perusahaan atau kompetensi dasar apa saja yang wajib dimiliki oleh setiap karyawan di organisasi perusahaan tsb.

4, Sistim Penilaian Kinerja atau Performance Management System yang berlaku di organisasi perusahaan

Bilamana semua hal diatas dapat dipenuhi, maka barulah kita bisa menentukan langkah-langkah seperti :

1. Membuat kompetensi jabatan atau kebutuhan pengetahuan, ketrampilan dan perilaku apa saja yang dipersyaratkan oleh setiap jabatan sehingga diadapat yang disebut job or position’s competencies

2. Kemudian melakukan assesment kepada setiap pemegang jabatan tsb, sehingga diadapat yang disebut sebagai employee’s competencies.

3. Dari Job Competencies dipertemukan dengan Employee Competencies, atau biasa dikenal sebagai Competencies Gap Analysis maka akan didapatkan perbedaan level kompetensi yang dipersyaratkan oleh jabatan dibandingkan dengan orangnya

4. Setelah itu barulah dibuatkan Individual Development Plan bagi setiap karyawan untuk dapat bekerja dengan baik di jabatan nya serta dapat meniti karir lebih bai di organisasi.