Mohon sharing perihal pelaksanaan applikasi Penetran Liquid pada LPT (aluminium welding), ada dua pendapat bahwa aplikasi Penetran harus dengan spray saja dan ada yang berpendapat bisa di lakukan juga dengan memakai kuas/brush (manual). Manakah yang benar dan sesuai standard?

Tanya – hadi muttaqien

Dear rekan-rekan milis MI,

Mohon sharing perihal pelaksanaan applikasi Penetran Liquid pada LPT (aluminium welding), ada dua pendapat bahwa aplikasi Penetran harus dengan spray saja dan ada yang berpendapat bisa di lakukan juga dengan memakai kuas/brush (manual). Manakah yang benar dan sesuai standard?

Sebelumnya di ucapkan terimakasih.

Tanggapan 1 – Arbie noor

Mas,

Cmiiw…

Intinya khan membuat si’merah’ berada dipermukaan benda uji jadi baik diSpray ,di oles kuas atau mungkin dicelupkan toh Cacat yg akan timbul bukan karena faktor Spray dll tsb diatas…

*malah dgn method dioles/dicelup bisa lebih irit нë..нë..нë..нëë…

Tanggapan 2 – Sigit kumoro bekti

Salam kenal mas Hadi,

penerapan dengan spray ataupun kuas bisa dilakukan, yang penting permukaan benda yang akan dicheck tersapu oleh red penetrant (DRP) kemudian mudah dibersihkan setelah jangka waktu 15-30 menit sebelum developer diaplikasikan. saya pernah menggunakan kedua metode ini.

Tanggapan 3 – Nis Daniel

Aplikasi dengan brush,dipping,spraying dibenarkan sesuai ASME V sect 6 part 9.1

The penetrant shall be applied by brushing, dipping or spraying. Whenever a spray application is specified herein, the propellant used shall always be an oil‐free compressed air or inert gas.

kata shall disini ada suatu pilihan bukan mandatory

semoga membantu

Tanggapan 4 – IMAM FAKHROJI

Salam kenal mas hadi….

Ingin menambahkan saja pak, untuk aplikasi penentrannya kita harus refer ke prosedur DPI nya (yang sudah approve by Level III dan tentunya prosedurnya didemonstrasikan dahulu sebelum dipakai melakukan DPI pada production weld)……aplikasinya pakai apa? Kalau gak salah aplikasi penetrannya termasuk essential variabel untuk DPI (refer to ASME V Art. 6), jadi harus mengikuti prosedurnya….

Tanggapan 5 – hadi muttaqien

Terimakasih mas Sigit tanggapannya,

Saya juga sependapat dengan anda, dan Specification compliance Standard ASME B & PV Code, Section V.

Tanggapan 6 – jakindosidoarjo

Aplikasi penetrant dg spray atau kuas diijinkan dlm prosedur. Kalau dg spray akan agak boros pemakaian penetrant nya, kalau dg kuas lebih hemat. Yg penting diperhatikan dlm PT adalah dwell time nya.

Tanggapan 7 – soni indra

Pak Hadi,

Sependek pengetahuan saya aplikasi LPT boleh spray, brush bahkan celup atau rendam…cmiiw.