Pada saat reducing power, maka prime mover akan mengurangi tenaga sampai minimum load atau saat trip kemudian mengaktifkan relay reverse power agar tidak terjadi back feeding dari grid ke generator yang akan menyebabkan generator berubah menjadi motor. ini akan membahanyakan prime mover atau bahkan generator. reverse power bisa juga aktif pada saat sinkron generator, bila frequency generator tidak sama dengan grid katakanlah arah jarum synchronouscope berlawanan jarum jam dan 52G di masukan maka akan terjadi back feeding dari grid ke generator sehingga mengaktifkan relay reverse power.

Tanya – Novriandy D

Bapak2 milist sekalian,

Ada yang bisa sharing atau bagi pengalaman gak kenapa bisa terjadi reverse power pada generator.. Saya tunggu sharingnya ya, bahan diskusi malam minggu kelabu..

Tanggapan 1 – Sudarmadi Sudarmadi

Ini bisa terjadi pada kondisi generator running parallel dengan generator lain. Salah satu generator voltage turun, sehingga pada generator yang voltage turun tersebut bisa mengalami reverse power. Tolong dilengkapin bagi pakar2 yang lain.

Tanggapan 2 – Novriandy D

Pak Sudarmadi,

Benar pak kejadian ini pernah kami alami pada saat melakukan synchronize generator. Pada saat kejadian, cos pi generator 1 = 0,9 sedangkan generator 2= 0,5 apakah ini jg berpengaruh ya? Padahal pada saat mau di sinkron parameter tsb sdh sama. Tegangan jg sedikit berbeda yaitu sebesar 4 Volt.

Tanggapan 3 – Sigit kumoro bekti

Salam kenal Pak Andy,

apa yang saya tahu, pada saat reducing power, maka prime mover akan mengurangi tenaga sampai minimum load atau saat trip kemudian mengaktifkan relay reverse power agar tidak terjadi back feeding dari grid ke generator yang akan menyebabkan generator berubah menjadi motor. ini akan membahanyakan prime mover atau bahkan generator. reverse power bisa juga aktif pada saat sinkron generator, bila frequency generator tidak sama dengan grid katakanlah arah jarum synchronouscope berlawanan jarum jam dan 52G di masukan maka akan terjadi back feeding dari grid ke generator sehingga mengaktifkan relay reverse power.

semoga membantu.

Tanggapan 4 – Novriandy D

Salam kenal jg pak sigit,

Jadi bisa saya katakan disini salah satu penyebabnya adalah frekuensi yg tidak sama ya pak? Bagaimana dgn cos pi, apakah jg bisa mempengaruhi terjadinya reverse power ini?

Tanggapan 5 – faried mustawan

Ada reference bagus untuk generator protection guide, termasuk relay 32 reverse power. check this below link:

http://www.basler.com/downloads/genprotguidC.pdf

Tanggapan 6 – Sigit kumoro bekti

salam Pak Andy,

sejauh yang saya tahu pada saat sinkron AVR akan menyesuaikan tegangan output generator sesuai dengan grid dimana pembandingnya adalah tegangan dari grid melalui step up/down trafo disinilah titik acuan tegangan generator sehingga feedback akan diteruskan ke exitasi sistem untuk menyesuaikan tegangan atau pengaturan manual, setelah tyegangan sama melalui sinkronoskop kita akan tau bahwa genertator kita under frequensi atau over, sehingga kalau secara auto akan memberikan feedback ke sistem ke prime mover untuk menyesuaikan putaran generator. acuan pada saat sinkron adalah putaran searah jarum jam dan putaran perlahan disinilah kita diijinkan untuk sinkron,

pada kasus Bapak, 4 volt pada generator adalah sangat kecil dan tidak akan memebrikan efek apa apa, tapi kalau 4 KV, for sure akan berbahaya terhadap generator dan reverse power relay akan active terutama kalau tegangan generator 4 kV lebih dari grid, sudah pasti akan back feeding.

yang perlu diingat adalah pada saat sinkron tegangan generator, frekuensi dan phase harus sama dengan grid.

semoga membantu.

Tanggapan 7 – Sigit kumoro bekti

Salam Pak Andy,

lupa menambahkan,

pada cos phi sama juga Pak Andy, khususnya pada saat synchron, (normal operasi tidak masalah, hanya saja perlu diperhatikan capability curve yang diijinkan manufacture terhadap seberapa besar beban MVAR yang diijinkan),

setahu saya, cos phi menunjukan berapa besar beban aktif dan reaktif yang ditanggung generator, beban reaktif yang tinggi pada generator menunjukan secara langsung tegangan output generator yang rendah, (pada waktu saya di operasi combined cycle saya selalu melihat tegangan grid 150 kV yang turun seiring dengan naiknya MVAR, karena ga dibayar, saya selalu me manualkan tegangan generator dengan menaikannya ke nominal tegangan grid.. tidak direkomendasi hehehehhehe), jadi pada saat sinkron, jika terjadi perbedaan cos phi pada generator pada kasus Bapak, diartikan bahwa masih ada perbedaan tegangan ouput generator antara generator yang sudah on line atau parallel dengan grid dengan generator yang akan sinkron, kembali lagi salah satu syarat untuk paralel generator adalah, tegangan output generator sama dengan grid. jika generator Bapak mengalami hal seperti ini dan generator dipaksa sinkron, akan berakibat fatal pada generator. AVR akan secara automatic mengatur tegangan output generator sama dengan grid.

maaf double reply

semoga membantu.