Masalah asing atau lokal tidak masalah dalam pengerjaan drilling.
Kenapa biasanya perusahaan asing ingin masuk melalui lokal, karena lokal lebih tahu kondisi pasar disini. Jadi, tidak perlu repot2 trial and error. Bahkan ada yang ekstrim bikin anak perusahaan dengan legalitas disini. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan peluang menang tender karena BP Migas mensyaratkan untuk memberikan preferensi lebih untuk perusahaan indonesia / yang berdiri di Indonesia. Biasanya melalui normalisasi harga evaluasi akhir.

Tanya – rivan611

Halo semua.. Salam kenal, saya Rivan. Saya br aja join jd member dr milis ini.
Saya ada pertanyaan ttg tender bagi foreign drilling contractor ni..

Misalnya ada foreign drilling contractor yg pengen ikut bid dlm tender pengadaan oil rig utk projek oil field di Indonesia, setahu saya tender itu musti dilakukan melalu perantara agen lokal di Indonesia. Tapi saya dengar2, kalau foreign drilling contractor tsb sudah terdaftar (mjd registered contractor di Indo), maka contractor tsb dpt ikut tender tanpa perantara agen. Apa betul demikian?

Lalu, gimana caranya supaya foreign drilling contractor itu bisa jd registered contractor? Apa rekan2 di sini ada yg tau proses pendaftarannya? Jika ada, mohon penjelasannya, karena saya sendiri tidak familiar dgn proses tender di Indo.

Terima kasih sblmnya.

Tanggapan 1 – mas_agus_cakep

Pak Rivan,

Setahu saya,masalah asing atau lokal tidak masalah dalam pengerjaan drilling.
Kenapa biasanya perusahaan asing ingin masuk melalui lokal, karena lokal lebih tau kondisi pasar disini. Jadi, gaperlu repot2 trial and error..

Bahkan ada yang ekstrim bikin anak perusahaan dengan legalitas disini.. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan peluang menang tender karena BP Migas mensyaratkan untuk memberikan preferensi lebih untuk perusahaan indonesia / yang berdiri di Indonesia.. Biasanya melalui normalisasi harga evaluasi akhir..

Kebetulan saya dibagian pengadaan disalah satu PSC.

CMIIW

Silahkan kalau ada rekan milis lain yang ingin menambahkan.

Tanggapan 2 – Suryadi_elda

Biasanya masalah Pajak ,perusahaan asing kadang mencari agent utk masuk di indonesia.

Tanggapan 3 – rivan611

Terima kasih buat bung Agus dan bung Suryadi atas reply nya.

Bung Agus, begini masalahnya. saya pernah ada kasus dimana ada foreign drilling contractor ingin mengikuti tender pengadaan jack up rig di wilayah Indonesia. tapi (kalau saya tidak salah) di prequalification buat tendernya, karena contractor tsb blm terdaftar, mereka harus bidding tender itu melalui perantara agen lokal di Indonesia. mereka bilang si kalau tidak melalui perantara agen lokal, percuma submit dokumen apa2, tidak akan bisa berhasil. dan bukan hanya 1 foreign contractor saja, saya tahu ada bbrp foreign contractor lain yg mengikuti tender di Indonesia melalui agen lokal. nah jadi saya ingin tahu, kalau memang tidak ingin melalui agen lokal, gimana caranya supaya jadi registered drilling contractor di Indo utk ikut tender2 tsb. mohon pencerahan dari saudara2 lain yg memang mengetahui secara detail masalah ini.

Tanggapan 4 – rennipuri

Halo Pak Rivan,

Sekedar nambahin sedikit, yang pasti Bidders asing harus punya consortium dengan perusahaan lokal, karena nanti akan menyertakan dokumen legalisasi (Administrative)perusahaan tersebut yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia, dan biasanya perusahaan lokal (partner consortiumnya) akan jadi main bidder untuk tender tsb. Terima kasih

Tanggapan 5 – mas_agus_cakep

Mas Rivan,

Pada PTK 007 Revisi 1 dibagian pelelangan umum ada ketentuan melibatkan minimal satu perusahaan nasional..

Saya tidak tahu regulasi dari depperin atau depdagnya ..

kalo perusahaan asing itu tetap mau maju sendiri bisa kena saringan pertama, karena bagian SCM pasti mensyaratkan adanya aktenotaris,surat domisili, neraca, dll.

Jangan lupa,poin penting revisi PTK 007 adalah penggalakan TKDN (local content), dimana kalo pake perusahaan asing perhitungan local contentnya bisa menjadi minim bila dicompare apple to apple pengadaan barang/jasa yang sama..

Tanggapan 6 – rivan611

Makasih buat info nya, Mbak Renni dan Mas Agus.

Jadi kalau saya boleh klarifikasi lagi, memang utk contractor asing yg ingin ikut tender di Indonesia, penting bagi mereka utk ‘menggandeng’ perusahaan lokal supaya kesempatan mereka utk mendapatkan tender tsb jadi sejajar dgn contractor2 lokal lain? Dan yang saya tangkap dari info Mbak Renni dan Mas Agus, supaya contractor asing bisa ikut tender tanpa melalui perusahan lokal, contractor asing itu harus punya cabang terdaftar yg berdomisili di Indonesia.
Apakah yang saya tangkap itu benar?

Terima kasih banyak.

Tanggapan 7 – rennipuri

Pak Rivan,

Ada baiknya memang memiliki representative office di Indonesia, untuk mempermudah aspek administrative tendernya. Lebih lengkap, Bapak bisa baca di PTK007.

Tanggapan 8 – rivan611

Mbak Renni,

sebelumnya terima kasih bnyk atas tanggapan/infonya.

Saya sudah run through PTK 007 tsb. tapi saya tidak bisa menemukan kalimat dimana contractor asing harus melakukan bidding melalui agen lokal. saya jg tidak bisa menemukan data yg menyebutkan kalau contractor asing mendirikan cabang di Indonesia, maka contractor tsb bisa mengikuti tender scr langsung tanpa melalui perantara.

Mungkin jg saya missed out bagian tsb. Mohon pencerahan dr Mbak Renni atau rekan2 lainnya ttg prosedur mengikuti tender di Indonesia bagi contractor asing.

Terima kasih banyak sebelumnya.

Tanggapan 9 – rennipuri

Pak Rivan,

Biasanya info dibawah ini, saya dapatkan ketika pre-bid meeting dan mendaftar untuk ikut serta dalam tender, karena akan disertakan dokumen pelengkap perusahaan yang akan ikut serta.

Tanggapan 10 – cika.sugeng

Dear Pak Rivan,

Saya mencoba membantu, mohon rekan2 dikoreksi apabila ada yang salah.

Merujuk pada PTK 007 BAB VI: Pelaku Pengadaan Barang dan Jasa

Pada halaman 64 butir 4 disebutkan:

Perusahaan asing yang merupakan mitra Perusahaan Nasional dalam perikatan konsorsium, sub kontraktor dari Perusahaan Nasional atau bertindak sebagai prinsipal dalam pengadaan barang.

Diluar hal tersebut, setahu saya, bagi perusahaan asing, minimal 1 kali pernah melakukan proyek di Indonesia dalam kurun waktu 7 tahun, boleh ikut dalam pelelangan.

Hal tersebut mungkin terkait dengan PTK 007 halaman 70 point 5.4.3 butir 5.

Semoga membantu ya Pak..

Tanggapan 11 – Rivan Rivaldy

Mbak Renni & Mbak Cika,

terima kasih bnyk ya atas info2 yg uda diberikan. Info nya sangat amat membantu.
saya masi ada 1 pertanyaan lagi terkait dgn topik ini.
Jika misalnya contractor asing membuka cabang lokal di Indonesia, apa itu berarti mereka bisa mengikuti tender scr langsung tanpa melalui perusahaan lokal?

Terima kasih bnyk atas tanggapan dan info nya.