Untuk bisa berkerja di offshore minimal perlu sertifikat sea survival dan HUET. Tapi kalau sebelumnya belum pernah bekerja di offshore itu bukan syarat mutlak. Yang penting lebih pada skill nya, setelah diterima biasanya karyawan yg bersangkut akan dirujuk utk mengikut training di atas atas biaya company.

Tanya – Indarto Indarto

mohon bantuan informasinya….

untuk bekerja di offshore apakah ada certificate khusus?
karena ketika teman saya sedang dalam tahapan interview (mechanical engineer) dengan salah satu perusahaan off shore, ditanya terkait certificate offshore…

Terimakasih atas bantuan informasinya.

Tanggapan 1 – Pendi@gunanusa

Pak Indarto,

Biasanya untuk kerja di offshore minimal sekali harus punya sertifikat Sea Survival. Beberapa minggu lalu ada koq pembahasan provider trainingnya di milist ini.

Tanggapan 2 – sabandi ismadi

Pa Indarto

Bapak mesti punya Seasurvival & Huet bias hub Jakarta teknik offshore www.jotc.co.id atau www.samson-tiara.co.id .

Tanggapan 3 – Eko Drajat, Nugroho

yg pasti utk bisa berkerja di offshore minimal perlu sertifikat sea survival dan HUET.

tp kalau sebelumnya belum pernah bekerja di offshore itu bukan syarat mutlak. yg penting lebih pada skill nya, setelah diterima biasanya karyawan yg bersangkut akan dirujuk utk mengikut training di atas atas biaya kumpeni.

Tanggapan 4 – yoki vriandana

ya pak yang saya tahu juga sama dengan yang di utarakan pak Eko, sertifikat sea survival and HUET, sekalian saya tanya kepada bapak-bapak, saya pernah mempunyai sertifikat sea survival dan HUET, akan tetapi sertifikat tersebut di tahan oleh perusahaan lama tempat saya bekerja dulu….apa masih berlakukah jika apabila saya hanya melampirkan softcopy untuk melamar suatu pekerjaan??……..(syukur-syukur ada lowongan juga…)

demikian dari saya, mohon maaf apabila ada tulisan yang tidak berkenan dan terima kasih.

Tanggapan 5 – ferry sonnevil

Pak Yoki,

memang sudah lazim sertifikat training di tahan oleh perusahaan lama, karena merasa mereka yg membiayai, tapi biasa nya provider training juga memberikan semacam kartu /badge yg menunjukkan bahwa anda sudah lulus/melaksanakan training tertentu, selama masih valid waktunya, menurut saya masih bisa digunakan sebagai referensi.

Tanggapan 6 – Admin Migas

Kalau hubungan dengan perusahaan baik, kenapa tidak negosiasi ?. Saya pernah dibiayai WorleyParsons untuk mengambil sertifikat First Aid, Fire Fighting, Sea Survival dan HUET. Kemudian sewaktu mengundurkan diri, saya minta sertifikat-sertifikat tersebut karena masih valid sampai 2 tahun mendatang, dan ternyata diberikan tuh.

Tanggapan 7 – Miftahul Arif

Apakah hanya dengan membiayai, dan mereka (company) lazim menahan sertifikat?

jadi inget pas awal lulus kuliah, ada bbrp teman yg ijazahnya di tahan oleh perusahaan sebagai jaminan kontrak kerja dan loyalitas karyawan.
saya pribadi sih kurang stuju perihal tahan-menahan seperti ini, karena company yg professional, bonafide, saya rasa akan menghormati skill dan kemampuan karyawannya termasuk yakin thd loyalitas karyawannya.
seorang karywan di hire jg pasti melewati bbrp tes & interview, apalagi seorang professional tentu dia jg akan bersikap professional thd company nya, dan harusnya company jg bersifat professional thd nya.

Tanggapan 8 – PURWANTO Dadang

Jadi inget kalo ijazah sy msh disimpen aman di kampus….

Alhamdulillaah sy msh bs tetap diterima bekerja walopun dulu blm punya ijazah krn memang baru banget lulus sidang TA di kampus & ijazah blm ada. Skrg udh 3 tahun lbh kerja di Jkt sejak lulus sidang TA di penghujung 2005, ijazah msh jg sy titipkan di kampus, entah kapan akan diambil..hehehee.. Nitip bentar ijazah sy ya Pak Rektorat :-).

Seinget sy, dulu di kampus sy di bandung, freshgraduate baru dapet ijazah sekitar 3 bulan stlh wisuda..cmiiw.. Berhubung banyak diantara mahasiswa yg udh lulus sidang TA bbrp bln sblm waktu wisuda, akhirnya mereka terpaksa melamar pekerjaan tanpa memegang ijazah mrk (apalagi sertifikat T-BOSIET + HUET ..hehehe..). Alhamdulillahnya waktu itubanyak perusahaan yg dapat memahami kondisi ini & tetap mempekerjakan mereka sbg freshgraduate, bahkan akhirnya sampai skrg banyak temen2 satu almamater yg ‘terpaksa’ menitipkan ijazah mereka dulu di kampus karena sudah terlanjur tenggelam dg kesibukan mrk di kantor yg skrg.

Setahun kemudian sy ditraining T-BOSIET + HUET atas biaya perusahaan. Sampai skrg alhamdulillaah udh cukup puas mengalami susah/senang tinggal & bekerja di bbrp offshore projects, even abroad…

Insyaallah, stlh kesulitan ada kemudahan. Bersabar & tetap berusaha aja.

Tanggapan 9 – yoki vriandana

terima kasih bapak bapak sekalian atas sharingnya, yang telah di sampaikan oleh pak budi saya juga telah mencoba untuk negosiasi perihal sertifikat tersebut dan pada saat itu option yang ditawarkan adalah mengganti seluruh biaya sertifikasi tersebut,…..jadinya sampai saat ini sertifikat masih di perusahaan lama dan mungkin masih menunggu kabar baiknya..