Saya sedang mengelas/repair Dipper Bucket Lip di suatu tambang di Indonesia Timur,dimana data-datanya sbb: – Material :Austenitic Manganese Casting; – Welding method : Shielded metal arc atau Flux cored arc welding; – Filler Materials : 1. SMAW =AWS E-309-L/LT-3 welding rod 3.2 & 4.0 mm 2.FCAW= AWS SFA A5.22 x 1.2 mm wire; – Shielding gas : Argoshield 52 or CO2.
Dan saya punya stock Electrod E-309-O Chromecore tidak ada keterangan lain, yang jadi pertanyaan bisakah ..? electrod tersebut untuk mengelas Lip bucket saya..? atau termasuk F number berapa E-309-O yang saya punya..!
Adakah rekan-rekan millis yang bisa tolong kasih informasi ke saya..? maklum saya kerja di puncak gunung..!dengan cuaca sering hujan dan suhu rata- dibawah 10 deg.C
Sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan banyak terima kasih.

Tanya – marutoad12

Rekan-rekan millis,

Saya sedang mengelas/repair Dipper Bucket Lip di suatu tambang di Indonesia Timur,dimana data-datanya sbb:

– Material :Austenitic Manganese Casting

– Welding method : Shielded metal arc atau Flux cored arc welding

– Filler Materials : 1. SMAW =AWS E-309-L/LT-3 welding rod

3.2 & 4.0 mm

2.FCAW= AWS SFA A5.22 x 1.2 mm wire

– Shielding gas : Argoshield 52 or CO2.

Dan saya punya stock Electrod E-309-O Chromecore tidak ada keterangan lain, yang jadi pertanyaan bisakah ..? electrod tersebut untuk mengelas Lip bucket saya..? atau termasuk F number berapa E-309-O yang saya punya..!

Adakah rekan-rekan millis yang bisa tolong kasih informasi ke saya..? maklum saya kerja di puncak gunung..!dengan cuaca sering hujan dan suhu rata- dibawah 10 deg.C
Sebelum dan sesudahnya saya mengucapkan banyak terima kasih.

Tanggapan 1 – Winarto

Untuk Bpk. Marwoto Adi,

Saya tertarik tentang permasalahan Bapak di lapangan dan saya ingin memberikan sekedar literature/rujukan kepada Bapak sbb:

1. Untuk mengelas material :Austenitic Manganese Casting, menurut AWS Welding Handbook Vol.4 ‘Metals & Their Weldability’, disebut juga Hadfield Manganese Steel, memiliki sifat high strength, good ductility, rapid work hardening & good wear resistance.

2. For Repair Welding on Austenitic Manganese steel Casting. the information are as follows:

Build up of worn areas is the most common repair application. The deposited metal is usually of the same type as the base metal, although hard surfacing of areas subject to extreme wear may appreciably extend service life. In rebuilding worn areas, it must be determined if the surfaces have work hardened in service. Work-hardened surfaces should be removed before resurfacing to prevent possible heat-affected zone cracking and subsequent spalling of the weld metal. The hardness of the exposed surface should be checked to ensure that all work-hardened metal has been removed. The filler metal should match the base metal.

In addition, cracked or broken castings can be repaired by welding. The crack should be removed by grinding or carbon arc gouging, and a generous radius left at the end of the groove. Welding should progress from the end to the start of the groove to minimize welding stresses. Skip welding can minimize heat buildup, and each bead can be peened while hot. Austenitic manganese steel or austenitic stainless steel electrodes, such as Type 308. 309, 310. or 312 may be used for the repair of cracks. Moreover, foundry repairs of casting defects by welding are made after solution heat treatment and quenching because as-cast castings are too brittle, and would likely crack after welding. The faces of a cavity to be filled must have a bevel of at least 15 degrees to provide ready access for welding.

Jadi ringkasnya untuk repairing material, elektrodanya dapat digunakan jenis Austenitic manganese steel or austenitic stainless steel (type 308. 309, 310. or 312), tetapi perlu diingat bahwa jenis austenitic stainless steel (308. 309, 310. or 312) dapat digunakan jika the welded joint will be exposed to little or no wear and moderate stresses. Selain itu Welding Procedure Specification (WPS) untuk repairing pada cracked material perlu diperhatikan dan secara garis besarnya seperti diketerangan pada point (2) diatas.

3. Mengenai F number, mohon maaf saya kurang paham, tetapi kalau P number biasanya digunakan untuk material sesuai API (American Petrolium Institute) maupun ASME (American Society for Mechanical Engineering) dan yang saya ketahui untuk material type 309 adalah P No. 8 Group No.2.

Demikian semoga bermanfaat dan dapat menjawab permasalahan Bapak. Mungkin ada rekan milis yang lain untuk dapat lebih menjelaskannya terutama yang lebih berpengalaman di lapangan. Terima kasih.

Tanggapan 2 – Suripno

Rekan rekan seperjuangan,

Melihat pertanyaan sdr Marutoad

Dengan in saya akan bertanya dulu sama sdr. E- 309 O welding rod yang anda punya apa bukan ER- 309( X) ini yang ada di AWS, E is electroda R Rod 30 Kuat tarik X min 1000 Psi 9 Solid wire X chemical composision.

Dan kawat ini biasanya dipakai untuk process pengelasan GTAW atau GMAW kalau saya lihat anda punya Shielding gas : Argon shield 52 or CO2. artinya ini process pengelasan GTAW atau GMAW jadi bukan SMAW. Juga untuk rekan kita Winarto apa kah sama Material :Austenitic Manganese Casting dengan austenitic stainless steel (308. 309, 310. or 312) ??

Jika sdr. Marutoad /Winarto tidak keberatan tolong di klarificasi spec materialnya yang benar.untuk base material tersebut diatas.

Atau lebih cepat anda bisa consult ke AWS dengan adress sbb:

WWW.aws.org/cgi-bit/shop

Tanggapan 3 – Winarto

Rekan milis Yth.,

Terutama untuk Yth. Bapak Suripno,

Mengenai Austenitic Manganese Steel dan Austenitic Stainless Steel adalah 2
material yang berbeda. Austenitic manganese steel adalah jenis baja paduan
(Alloy Steel) yang kandungan manganese-nya (Mn) antara 11 s/d 14% sedang
carbon-nya (C) sekitar 0.7 s/d 1.45% ; chromiumnya (Cr), Nickel (Ni) dan
Molibden (Mo) cukup kecil berkisar 0.1 s/d 2%. Dengan tingginya Mn, material
ini akan berfasa austenitic (gamma). Selain itu material ini biasanya
diproses melalui pengecoran (casting) dalam pembuatan peralatan/konstruksi
teknik. Oleh sebab itu material ini biasa disebut Austenitic manganese steel
atau austenitic manganese casting dan dikenal dengan nama pasaran baja
Hadfield. Material ini biasanya dipakai untuk aplikasi yang memerlukan
ketahanan aus (wear resistance) seperti jaw crusher (pemecah batuan),
grinding ball, lip bucket, dll. Menurut ASTM A 128 astenitic manganese steel
ini terdiri dari grade A a/d F.

Sedangkan Austenitic stainless steel (baja tahan karat) adalah baja paduan
dengan chromium (Cr) sekitar 18% dan Nickel (Ni) sekitar 8% atau disebut
stainless steel (SS) 18/8. Material ini biasanya dipakai dalam aplikasi yang
tahan terhadap lingkungan korosif (karat). Secara umum material ini dibagi
menurut fasa yang ada didalamnya yaitu : Ferritic SS, Martensitic SS,
Austenitic SS dan Duplex SS. Menurut AISI (Association of Iron and Steel
Engineering), penandaannya digunakan dengan 3 buah angka seperti seri 3XX
untuk austenitic stainless steel (e.g. AISI 316, AISI 309, AISI 304, dll)
dan seri 4XX untuk ferritic SS dan martensitic SS.

Selain itu, saya ingin klarifikasi mengenai Elektroda yang Bapak jelaskan
yaitu E309 bukan artinya 30 kuat tarik X min 1000 Psi 9 Solid wire X
chemical composision, tetapi yang menurut saya dengan merefer kepada AWS
A.54 bahwa E adalah Covered Electrode dan 309 adalah kode dari austenitic
stainless steel (AISI 309). Mungkin penjelasan Bapak agak rancu dengan kode
elektroda untuk SMAW (Shielded Metal Arc Welding) dimana menurut AWS A.51
diberikan dengan huruf E diikuti dengan 4 angka seperti E7018 atau E6018.
E6018 inilah yang berarti E adalah elektroda terbungkus dengan kekuat
minimum 60ksi; angka 1 untuk all position dan angka 8 untuk komposisinya
(iron powder + low hydrogen).

Keterangan untuk gas shielding (Argon shield 52) memang tidak diperlukan
untuk process SMAW karena electrodanya telah ada flux-nya yang nantinya akan
menghasilkan gas pelindung (shielding gas). Sedangkan untuk pengelasan
dengan Flux Cored Arc Welding (FCAW) dengan menggunakan electroda tubular,
gas shielding Argoshield 52 terkadang diperlukan dalam prosesnya.

Setelah saya check di Internet mengenai elektoda E-309-O adalah produk dari
Welding Alloy (WA) dimana dibelakang kodenya ditambahkan huruf O (nol) hanya
yang tecantum di web tersebut adalah (E-309L – 0), elektroda ini ekivalent
dengan E309LT0 – 3 menurut AWS A5.22.95 dan alamat Web-nya dapat dicheck
pada : http://www.neotech-weld.com/flux-cored.html .

Demikian penjelasan dari saya dan terima kasih atas tanggapannya.