Untuk Sea Water lining paling bagus menggunakan hard rubber inner lining untuk pipa lurus tetapi untuk yang disambungan, elbow joint disarankan pakai cement lining .

Agus S

Dear rekan milis Migas_Indonesia,

mohon pencerahan dari rekan-rekan yang konsen dalam bidang pelapisan inner pipe (lining)terutama untuk pipa yang dialiri Sea water. Jenisnya apa saja, termasuk kekurangan dan kelebihannya…
seandainya kita dikasih dua pilihan antara memakai ‘cement lining’ dan ‘hard rubber lining’ mana yang lebih bagus (kelebihan dan kekurangan).
terimakasih,

Andromeda, Yan

Pak Agus,
Ada client yg minta inner pipanya di lapis epoxy, tapi pada praktiknya sulit dan prosedur acceptancenya ke ABS / USCG cukup susah, Demikian juga lining2 yg lain menurut saya, karena sulit untuk melakukan repair di field joint/weld area, cara yg lebih mudah mungkin dengan menggunakan hot dip galvanized carbon steel pipe (pipe spool di hot dip galvanized setelah welding) atau pakai pipa Fiberglass, yg oleh USCG diapprove untuk service marine, bilge & drain dan ballast water.

Djoko Prabowo – PPD

Dear Pak Agus,
Sekedar sharing saja Pak Agus, kalau berdasarkan pengalaman kami di PT CAPC untuk Sea Water lining paling bagus menggunakan hard rubber inner lining untuk pipa lurus tetapi untuk yang disambungan, elbow joint disarankan pakai cement lining .
Dari pengalaman saya di Utility(8 th) kalau dilihat lining tersebut diatas cukup handal , dari hasil underground inspeksi tidak terlalu banyak kerusakan yang signifikan setelah beroperasi 2-3 tahun.
Demikian Pak Agus barangkali bermanfaat.

Agus S.
terimakasih sebelumnya Pak,
bagaimana dengan pekerjaan dilapangan, gampang yang mana soalnya kalau nggak salah hard rubber lining paling mudah pemasangannya dengan flange to flange connection dengan jarak tergantung panjang mesin penekan rubbernya ( compressor ) seandainya pakai welding connection berarti ujung pipa ( 15-30 cm ) tidak di rubber, trus gimana merubber pada area weldingnya…
mohon pencerahannya…

Dirman Artib
Pak Agus,
Pengalaman saya thd. Pekerjaan rubber lining :
Connection antara spool dan spool sebaiknya flange to flange type SO. Jarak dari bibir pipa ke surface flange tidak boleh terlalu jauh (+ – 6 mm saja) . Welding-an pada SO flange digerinda sampai halus dengan cone grinding ( wah ini harus saya dipraktek-kan supaya mengerti ).
Jangan sampai membuat spool pipe terlalu panjang sehingga mudah untuk dilining.

Selamat me lining.

Totok Budiono

Dear Pak Agus,

Pengalaman saya di Cilacap, untuk Fire Water Hydrant (Press. s/d 18 kg/cm2) yang menggunakan Sea Water kami menggunakan internal cement line pipe. Spec. Pipanya bisa ASTM A-53 Grade B atau API 5L Grade B, seamless atau DSAW tergantung operating pressurenya. Sedangkan Flange Joint umumnya menggunakan ASTM A-105 WN Flange #150 lbs (sambungan SO atau Socket hanya digunakan untuk pipa dia.2′ kebawah), yang biasanya diminimise untuk menghindari potensi bocor kecuali untuk valve atau sambungan ke equipment atau spool piece yang memerlukan bongkar pasang. Untuk Pipa, proses cement liningnya biasanya dibuat workshop dengan mengacu srandard AWWA atau API (saya lupa nomornya), kita bisa langsung pesan. Sedangkan untuk sambungan welded joint biasanya menggunakan yang namanya ‘espando’ sejenis rubber yang dipasang pada sisi dalam pipa sebelum di welded joint. Espando ini akan menutup bagian dalam pipa disekitar welded joint dan hasilnya cukup bagus selama ini asal preparationnya sempurna. Untuk welded joint didekat flange, lining dilakukan secara manual karena msih terjangkau tangan. Semoga bermanfaat.