Dalam menimplementasikan RBI tidak dapat dilakukan perorangan, biasanya team yang terdiri atas: a) Equipment inspector; b) Material/ Corrosion specialist; c) Process specialist; d) Operation & Maintenance; e) Management; f) Risk assessment; g) Environmental & safety; h) Financial; i) Ada coordinator yang tingkatannya tinggi sebagai wkil management yang mendrive RBI.

Tanya – sondang siagian

Dear milisters…..

Di API 653 ada statement berikut:

‘The initial RBI assessment shall be reviewed and approved by an authorized inspector and an engineer(s), knowledgeable and experienced in tank design (including tank foundations) and corrosion.’

Apa ya, maksudnya?

– Kalo suatu provider / consultant RBI men-develop RBI di company kita, apa syarat tersebut diatas dikenakan ke dia? Atau harus ada pihak lain lagi yang melakukan review dan approval tersebut?

– Apakah syarat tersebut berlaku pada implementasi RBI secara umum, yaitu kepada equipment manapun?

Mohon sharing-nya.

<Tanggapan – Ramzy SA

Mas Sondang,

Saya mencoba menjawab, bahwa dalam menimplementasikan RBI itu tidak dapat dilakukan perorangan, biasanya team yang terdiri atas

a) Equipment inspector

b) Material/ Corrosion specialist

c) Process specialist

d) Operation & Maintenance

e) Management

f) Risk assessment

g) Environmental & safety

h) Financial

i) Ada coordinator yang tingkatannya tinggi sebagai wkil management yang mendrive RBI.

Nah biasanya team itu tidak bisa lengkap seperti maunya API nah posisi yang kurang itu di isi oleh authorized inspector (RBI expert) yang mempunyai pengalaman. Ini untuk membantu saat dibuat RBI rule dan failure mode. Kalau teamnya kurang maka nanti data yang dibuat juga kurang maka dampaknya ada probability of failure yang tidak dievaluasi.

Kalau team sampeyan sudah merasa solid ya engga usah ada authorized RBI inspector engga apa2. Satu lagi yang diperlukan oleh RBI authorized Inspector di negri sono adalah untuk melakukan audit atas implementasi RBI pada suatu perusahaan. Kemudian adalagi RBI technician adalah diperlukan untuk memasukan data serta mengolah data kedalam RBI software. Kira2 itu mas Sondang, mudah2an menjawab.