Ketika terlibat pada project LPG, MIGAS terlibat dalam pengawasan dan pemberian certificate yang nantinya menentukan keabsahan plant beroperasional dan menyangkut juga ijin pembelian material dan penjualan produk plant tersebut. Certifikasi MIGAS dikeluarkan untuk alat dan Instrument yang diinstall di plant tersebut dimana MIGAS biasanya menunjuk third party untuk pengawasan dan approvalnya, dalam hal ini BKI. Salah satunya adalah Pengeluaran ijin instrument Custody transfer yang wajib ada untuk menjual produk. Untuk lengkapnya bs bertanya ke BP MIGAS atau buka websitenya.

Sehubungan dengan pengetahuan saya yang terbatas mengenai MIGAS sertifikat dan agar klien mendapat informasi yang benar dan akurat untuk itu saya mohon mohon bantuannya untuk menjawab pertanyaan mereka seperti dibawah ini.

MIGAS specification

The customer wants to understand what is this MIGAS specs and what it includes and requires. Kindly send us a copy of MIGAS requirement and procedure for us to send to them.

sebagai informasi; Saat ini saya bekerja di Malaysia dan sedang mengerjakan sebuah proposal untuk proyek di Indonesia. Klien saya dari Jepang,

Tanggapan 1 – Sketska Naratama

Pak Yansen,

Apa kabar, semoga sehat selalu.

Jika memang hal ini didala suatu doc tender, baru kali ini saya baca
statement ini. ‘Migas spec’ lalu ‘requirement’ dan ‘procedure’.

Mengapa yang ditanyakan migas cert oleh p Yansen? Btw, migas spec
selalu merujuk ke standart umum kok untuk industri OG, sehingga jika
bicara requirement ajukan saja compliance list dan procedure bisa ITP,
atau procedure yang lain.

Tetapi basis nya selalu ITB, walau seringkali mandatory deliverable
dijabarkan dengan narasi.

Tanggapan 2 – naf pemri

maksudnya ITP kali..

kemaren saya juga di minta untuk approval ITP ke migas untuk metering system.

Tanggapan 3 – Sri Yansen

Hi Pak Sketsa,

Di dalam ITB menyebutkan ‘requirement’ bukan ‘spec’, tetapi karena si Jepang ini
kurang familiar dengan requirement ini makanya dia ingin tahu lebih
lanjut…..karena dalam clarification meeting kemaren ada cost untuk ini…jadi
saya bisa jelaskan ke mereka bahwa ITP sudah mengakomodir semua requirement ini
dan mengenai copy of migas requirement saya bisa copykan mereka Keputusan Dirjen
MIGAS No. 84.K/38/DJM/1998…CMIW.

Terima kasih sarannya.

Tanggapan 4 – Sketska Naratama

Ic pak Yansen,

Ya memang jika bicara ‘requirement’ maka tentu nya jika project kita
berkaitan dengan fasilitas Migas maka harus ada SKPP dan setelah
terintegrasi di urus pula SKPI.

Kedua hal ini, merujuk pada pedoman keputusan Ditjen Migas No. 84K.

ITP yang dimaksud merupakan salah doc yang disubmit pada saat
pengajuan SKPP ke Ditjen Migas. Saya dengan project tim mengurus hal
ini sendiri, sewaktu bangun plant Condensate di PTM EP beberapa waktu
lalu. Selama paham, mengetahui prosedur, insya Allah tidak lah sulit.

Tetapi untuk pak Yansen di proposal toh, apakah sekarang meng eksekusi nya juga?

Tanggapan selengkapnya dapat dilihat dalam file berikut: