Ada banyak jenis alat untuk mengukur ketebalan (dry film thickness) cat. Yang umum digunakan adalah: 1. Berdasarkan prinsip fluks magnetik (untuk ferrous substrate, seperti baja); 2. Berdasarkan prinsip eddy current (untuk non-ferrous substrate, seperti alumunium, kuningan dll ). Jenis yang lainnya misalnya ‘destructive test instrument’.

Tanya – Hatominuddin, Wirajaya

Rekan-2,

Adakah alat yang dapat mendeteksi ketebalan lapisan cat pada kondisi actual (bukan theoritical) ?. Jadi dari alat itu kita dapat mengetahui ketebalan prime coat, top-coat dst. Sehingga dari data-2 tersebut kita dapat mengetahui actual berat lapisan-2 cat tersebut.

Mohon pencerahan, Terimakasih,

Tanggapan 1 – Nugraha, Deny Mulya

Wira,

Ada banyak jenis alat untuk mengukur ketebalan (dry film thickness) cat.

Yang umum digunakan adalah:

1. Berdasarkan prinsip fluks magnetik (untuk ferrous substrate, seperti baja).

2. Berdasarkan prinsip eddy current (untuk non-ferrous substrate, seperti alumunium, kuningan dll ). Jenis yang lainnya misalnya ‘destructive test instrument’.

Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di SSPC Steel Structure Painting Manual, Chapter 6 tentang Inspection. Atau bisa dilihat di artikel ‘Paint – New Construction and Maintenance’, yg saya kirim ke Pak Budi.

Mengenai ketebalan masing-masing lapisan, kita tidak dapat mendapatkannya langsung dari satu kali pengukuran setelah sampai top coat. Setiap kali selesai aplikasi satu lapisan cat, maka kita harus mengukur ketebalannya. Misal, untuk pengukuran lapisan primer coat didapat ketebalan rata-rata 60 mikron. Kemudian dilakukan pengecatan intermediate coat. Maka yang bisa kita ukur adalah tebal 2 lapisan tsb (primer dan intermediate coat). Jika hasil pengukurannya adalah 150 mikron, maka ketebalan intermediate coatnya adalah 90 mikron.

Tanggapan 2 – Dirman Artib

Kalau nggak salah maksudnya DFT test? Kalo itu kan banyak dijual di pasaran??
Tetapi kalo cara kerja alat tersebut, mungkin kita harus tanya ke pabriknya.

Tanggapan 3 – Hatominuddin, Wirajaya

Den,

Jadi tetap aja mengacu kepada theorithical thicknes juga ya ?.

Nah sekarang gimana klo kondisi sudah dicat sampai Top-coat, dapat gak kita ukur dengan alat tersebut ketebalan actual lapisan cat ? jika bisa kita akan menggunakan metode ini di Proyek yang sedang kita tangani (tentu setelah di analisa keuntungan segi financial-nya).