Formula bending stress dan max bending stress dapat dilihat di buku-buku Mechanics of Material dan sejenisnya (misal karangan Roy R Smith, E Popov etc). Bending stress menurut Euler beam theory: s (x, y) = M(x)y/I dimana: s = stress, M = bending moment pada x, y = jarak suatu titik pada penampang beam dihitung dari natural axis, I = moment inersia penampang beam.

Tanya – Syahrul Harahap

Dear Rekan2

Mohon pencerahannya untuk perhitungan bending stress, harga maksimum bending stress dan natural bend.

Tanggapan 1 – Arief Yudhanto

Dear Pak Syahrul,

Formula bending stress dan max bending stress dapat dilihat di buku-buku Mechanics of Material dan sejenisnya (misal karangan Roy R Smith, E Popov etc).

Bending stress menurut Euler beam theory

s (x, y) = M(x)y/I

dimana: s = stress, M = bending moment pada x, y = jarak suatu titik pada penampang beam dihitung dari natural axis, I = moment inersia penampang beam.

Maximum bending stress terjadi pada titik terjauh dari natural axis. Jika penampang beam-nya persegi empat (A = b x h; luas = lebar x tinggi) maka harga y adalah h/2. Jadi formulanya: s(x, h/2) = (M*h/2)/I

Untuk natural bend, bending moment akibat massa beam/struktur harus dihitung terlebih dahulu. Setelah mendapatkan distribusi bending moment, baru bending stress pada suatu titik dapat dihitung.

Semoga membantu.

Tanggapan 2 – Arief Yudhanto

maaf, revisi: bukan Roy R Smith, tapi Roy R Craig ‘Mechanics of Materials’.

Tanggapan 3 – Heru Agung Setyanto

Pak Harahap,

Dengan adanya beban bending maka akan menghasilkan momen.

Momen yang terjadi ada dua :

1. momen akibat adanya beban arah transversal.

2. momen akibat adanya beban arah horisontal.

Dengan diketahuinya besarnya momen akan didapat beban bending maks.

Untuk reff bisa diambil dari bukunya popov ‘Mekanika Teknik’.