Statoil memulai produksi gas dari penemuan Beta West 2009 1½ km bagian barat dari reservoir Sleipner West utama di North Sea.

Statoil memulai produksi gas dari penemuan Beta West 2009 1½ km bagian barat dari reservoir Sleipner West utama di North Sea.

Penemuan sumur 15/9-B-1 yang dibor dengan vertical depth 3,760 m ( ukuran kedalaman 6,069 m) dari platform wellhead Sleipner B di Sleipner West dan penemuan hydrocarbons di sandstone unit dari Hugin formation. Water depth di Sleipner B adalah 108 m.

Statoil memperkirakan bahwa Beta West memegang kira-kira 80 juta boe dan akan mendorong produksi dari Sleipner B dengan kira-kira 15,000 boe/d.

Meskipun Beta West mengandung minyak, Statoil memastikan dari hasil lima appraisal well bahwa minyak tidak dapat diperoleh kembali.

Sleipner West terletak di Blocks 15/6 dan 15/9 Norwegia dan produksi gas dan kondensat dari lahan dimulai pada Agustus 1996.

Operator Statoil memegang saham 35% di Sleipner West. Partnersnya adalah ExxonMobil Exploration & Production Norway AS 32.24%, dan Total E&P Norge AS 9.41%.

Sumber: www.ogj.com