LOT dan FIT pada prinsipnya sama, dengan memompa lumpur tanpa sirkulasi ke permukaan. (BOP ditutup, choke ditutup). LOT biasanya dilakukan pada sumur2 eksplorasi, dan FIT biasanya dilakukan pada sumur2 development (karena nilai fracture pressurenya sudah diperkirakan dari data2 sumur tetangganya yang pernah dilakukan LOT).

Tanya – deded abdul rohman

Apa artinya Formation integrity Test?
Apa bedanya dengan Leak of Test?
Terima kasih atas perhatiannya.

Tanggapan 1 – hadi muttaqien

Yang saya baca dari glossary MMS;

Formation Integrity Test : The test of ability of the formations to with stand apllied pressure.

Leak Test : The test pipe and casing for leaks.

Bisa juga diartikan test yang terintegrasi dari satu rangkaian system instalasi dan biasanya dilakukan untuk test yang saling bersambungan dalam suatu system proyek, sedangkan leak test dilakukan pada system setempat, biasanya lebih simple atau sederhana, dan untuk menguji kebocoran.
Jawaban diatas adalah untuk proyek pipeline.

Mungkin bisa ditambahkan oleh rekan2 lainnya.

Tanggapan 2 – Ridwan Hardiawan

Kang Deded yang Baik,

Di dalam drilling, Formation Integrity Test (FIT) dan Leak Off Test (LOT), adalah dua metode untuk mengetahui:

1. kekuatan cement disekitar shoe setelah setting casing.

2. Mengaproksimasi fracture gradient

3. Untuk menentukan MAASP saat well control event.

LOT dan FIT pada prinsipnya sama, dengan memompa lumpur tanpa sirkulasi ke permukaan. (BOP ditutup, choke ditutup). LOT biasanya dilakukan pada sumur2 eksplorasi, dan FIT biasanya dilakukan pada sumur2 development (karena nilai fracture pressurenya sudah diperkirakan dari data2 sumur tetangganya yang pernah dilakukan LOT).

LOT dilakukan dengan memompa fluida (dalam hal ini lumpur pengeboran) dengan controlled slow rate hingga tekanan di stand pipe gauge naik perlahan-lahan (bila di gambar di grafik P vs time dia akan naik terus menerus hingga disaat mendekati tekanan rekahnya dia grafiknya akan mulai turun), sampai disini kita sampai pada Pf breakdown, dan jangan diteruskan memompanya karena bisa merekahkan batuan formasi. Pf breakdown ini biasanya dinyatakan dalam ppg (tergantung kebiasaan perusahaannya masing2).

Untuk FIT, karena kita sudah bisa mengira2 Pf breakdownnya berapa (dari data LOT sumur2 tetangga), maka kita melakukan testnya dengan memompa lumpur tidak mendekati Pf breakdown seperti di LOT, tapi kita menentukan limitnya (dibawah Pf breakdown) untuk tes ini. Jika . Kekurangan FIT dibanding LOT disini dia tidak memberikan nilai MAASP yg tepat untuk penghitungan kick tolerance.

Demikian, semoga membantu.

Tanggapan 3 – Isra Ismail

Formation Integrity Test (FIT) dilakukan hanya sampai batas mud weight equivalent (EMW) yang diinginkan. Misalnya kita ingin mengetahui apakah formasi tsb bisa menahan mud weight sampai 13.8 ppg. Maka test yang dilakukan adalah dengan memompa sampai mencapai tekanan yang
memberikan 13.8ppg EMW saja (plot bbls pumped vs pressurenya tidak sampai break seperti pada plot LOT). Kalau Leak-off Test (LOT), test dilakukan sampai formasinya leak-off (mulai pecah), dan plotnya sampai break. Biasanya angka EMW untuk FIT lebih rendah daripada EMW untuk LOT.

FIT biasanya dilakukan jika data LOT sudah banyak diketahui sehingga kita tidak mau ‘memecah’ formasi dengan LOT. FIT biasa juga dilakukan di formasi yang punya tendensi lost circulation, atau formasi karbonat yang kalau pecah bisa terjadi lost circulation, dan sukar ‘disembuhkan’.

Semoga bermanfaat dan menjawab pertanyaan anda.