Proteksi utama tank crude oil adalah internal coating dan external coating, sedangkan proteksi katodik atau impressed current sebagai proteksi korosi khususnya di bagian bottom tank. Kalau penggunaan corrosion inhibitor, sebaiknya konsultasi dengan vendor chemical karena biasanya crude oil selain diinjeksi corrosion inhibitor juga diinjeksi demulsifier, atau chemical lain. Posisi injection point bisa diletakkan di inlet piping ke tank tsb. Perhitungkan jaraknya agar chemical tercampur sempurna dengan crude oil.

Tanya – Farid Wahyudi

Dear Rekans,

Mohon pencerahannya untuk instalasi corrotion protection di tank crude oil, baik menggunakan cathodic protection atau menggunakan corrotion inhibitor. Mungkin rekan2 ada referensi dan prosedur instalasinya. Thanks.

Tanggapan 1 – Kofah Baskoro

Pak Farid,

Bapak bisa mengacu ke API RP 651 Cathodic Protection of Aboveground Petroleum Storage Tanks.
Sependek pengetahuan saya, proteksi utama tank crude oil adalah internal coating dan external coating, sedangkan proteksi katodik atau impressed current sebagai proteksi korosi khususnya di bagian bottom tank.

Kalau penggunaan corrosion inhibitor, sebaiknya konsultasi dengan vendor chemical karena biasanya crude oil selain diinjeksi corrosion inhibitor juga diinjeksi demulsifier, atau chemical lain. Posisi injection point bisa diletakkan di inlet piping ke tank tsb. Perhitungkan jaraknya agar chemical tercampur sempurna dengan crude oil.

Tanggapan 2 – Sigit

Rekan Farid,

Menurut saya lebih baik menggunakan cathodic protection,

Tanggapan 3 – Sabandi Ismadi

Pak Farid

Untuk tanki proteksi katodik lebih cocok Anoda korban (SACP= Sacrefecial Anode Protection Cathodic), bila menggunakan inhibitor kurang berfungsi dengan baik dan bukan closing system pada tanki (atmospheric pressure) sehingga inhibitor system tidak bekerja dgn sempurna.

Hitung luas tanki dan pasang anode korbannya…