Profesi Process Engineer adalah memastikan, mereview dan melakukan perhitungan semua rancangan engineering design untuk process equipment (piping, tank, pump, compressor, vessel, reactor, absorber, flare, dll) memenuhi kaidah (standard) yang dianut (bisa berdasar API, IP, atau standard perhitungan yang RAGAGEP macam John Campbell, dll) baik di tahap awal (preproject), FEED, detailed engineering, construction, start up and commissioning, maupun decommissioning dan mothballing.

Tanya – rian.bastian

Wahai sesepuh yang terhormat..saya mau nanya ttg apa aja sih yg dikerjakan oleh process safety engineer dan process engineer ??

mohon dijelaskan dengan detail..terima kasih.

Tanggapan 1 – Crootth Crootth

Dear Rian,

Saya kira penjelasan detail bisa disearching di milis ini dengan topic (process) atau (process safety).. silahkan di searching

Profesi Process Engineer:

– Memastikan, mereview dan melakukan perhitungan semua rancangan engineering design untuk process equipment (piping, tank, pump, compressor, vessel, reactor, absorber, flare, dll) memenuhi kaidah (standard) yang dianut (bisa berdasar API, IP, atau standard perhitungan yang RAGAGEP macam John Campbell, dll) baik di tahap awal (preproject), FEED, detailed engineering, construction, start up and commissioning, maupun decommissioning dan mothballing.

– Mereview, dan melakukan perhitungan untuk memastikan bahwa perubahan produksi (process), penambahan basic control system, safety instrumented system dan layer of protection lainnya, tidak menyebabkan penyimpangan process parameter keluar dari range operabilitynya.

– Memberikan bantuan konsultasi dan saran yang bersifat ad hoc pada kasus kasus khusus yang membutuhkan perhitungan process engineering, misalnya, terjadinya slugging (gangguan process), water hammering, icing pada saat releiving, gas lock, sludge block, wax and asphalt deposition, dst

– Melakukan perhitungan optimisasi process pada peralatan process yang ada, misalnya untuk efisiensi energi, efisiensi produksi dan atu efisiensi pencemaran lingkungan (effluent)

– Turut serta bersama sama Process Safety Engineer secara aktif dalam setiap studi Process Safety & Risk: HAZID/HAZOP, Quantitative risk Assessment, Fire and Explosion Risk Analysis, Lay Out and siting, Safety Integrity Level Study, dll

Semoga membantu, saya kira yang saya uraikan masih belum komprehensif, mungkin ada teman teman lain yang bisa menambahkan.

Tanggapan 2 – Imam Dermawan

menarik sekali ya Mas Darmawan,

kalau mau belejar process safety buku-bukunya apa aja nih yg perlu di baca ?

Tanggapan 3 – Crootth Crootth

Tahap pertama tentu buku buku Process Engineering

Kalau udah mahir baru tahap berikutnya.